Liputan6.com, Jakarta Resep cireng nasi kuah adalah cara paling cerdas untuk menyelamatkan nasi sisa yang kerap menumpuk di rice cooker. Daripada terbuang, nasi dingin bisa disulap menjadi cireng, singkatan dari aci digoreng, camilan renyah di luar dan kenyal di dalam. Ditambah siraman kuah pedas manis asam, sepiring cireng nasi kuah terasa hangat, gurih, dan bikin nagih, apalagi disantap saat cuaca dingin.
Mengutip TasteAtlas, nama cireng merupakan bentuk singkat dari aci digoreng dalam bahasa Sunda yang berarti tepung tapioka goreng, dan camilan ini berasal dari Jawa Barat. Versi berkuahnya mengikuti tradisi cireng yang biasa disajikan dengan kuah rujak atau gejrot bercita rasa manis, asam, dan pedas. Dalam buku Dari Dapur Rumput Laut Bergizi dengan Inovasi (2021) karya Purwanti Pahrurodji disebutkan bahwa bumbu rujak cireng pada umumnya terdiri dari cabai merah, cabai rawit, gula merah, asam jawa, dan garam.
Menggunakan nasi sisa bukan sekadar hemat, tetapi juga bagian dari gaya masak anti-mubazir yang kini digemari banyak keluarga. Selain cireng, banyak orang mulai kreatif mengolah nasi sisa menjadi camilan agar tidak berakhir di tempat sampah. Panduan berikut merangkum resep bikin cireng dari sisa nasi yang lengkap, mulai dari adonan, teknik menggoreng, hingga racikan kuahnya, berikut ulasan Liputan6.com.
Advertisement
Sekilas tentang Cireng Nasi Kuah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4991687/original/013937100_1730789347-cireng.jpg)
Cireng nasi adalah variasi dari cireng klasik, camilan renyah khas Bandung, yang adonannya dicampur nasi yang dihaluskan. Kehadiran nasi membuat tekstur bagian dalamnya lebih empuk dan lembut dibanding cireng yang hanya berbahan tepung. Ini yang membedakannya dari cimol yang berbentuk bulat kecil dan cilok yang direbus dulu sebelum dikukus atau digoreng. Untuk sajian kuah, ada tiga aliran populer, yaitu kuah gejrot yang asam-manis, kuah rujak yang pedas-manis, dan kuah seblak yang gurih-pedas dengan aroma kencur. Resep ini memilih kuah rujak gula merah yang paling ikonik dan mudah dibuat.
Nasi dingin justru lebih ideal karena teksturnya tidak lembek sehingga mudah menyatu dengan tepung. Mengacu pada penjelasan Hong Kong Baptist University, pati tapioka mengandung sekitar 82 persen amilopektin sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan kenyal setelah dimasak. Karakter inilah yang memberi sensasi kenyal khas cireng saat digigit.
Soal kualitas nasi, Xiaonan Lu, profesor di McGill University, dikutip dari Simply Recipes, menjelaskan, "Seiring waktu, nasi bisa mengering, mengeras, atau kehilangan cita rasanya, terutama jika tidak disimpan dengan benar." Karena itu, pilih nasi sisa yang masih layak dan tidak berbau agar cita rasa cireng tetap terjaga. Sebelum berkreasi lebih jauh dengan bumbu rujak cireng, pahami dulu proporsi adonan dasarnya.
Advertisement
Bahan-Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537593/original/053198400_1774428085-unnamed__64_.jpg)
Bahan cireng nasi:
- 300 gram nasi putih dingin (nasi sisa), haluskan
- 150 gram tepung tapioka, tambah secukupnya untuk pelapis
- 2 sdm tepung terigu
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 80 ml air panas
- minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bahan kuah pedas manis asam:
- 100 gram gula merah, sisir halus
- 20 gram asam jawa
- 350 ml air
- 6 butir bawang merah
- 5 buah cabai rawit merah
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdt garam
Cara Membuat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537594/original/048394600_1774428087-unnamed__65_.jpg)
- Haluskan nasi putih dingin bersama bawang putih dan garam menggunakan ulekan atau blender hingga lembut dan menyatu.
- Pindahkan nasi halus ke wadah, lalu masukkan tepung tapioka, tepung terigu, daun bawang, merica bubuk, dan kaldu bubuk, aduk hingga rata.
- Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat hingga adonan hangat dan bisa dipulung, tidak lengket di tangan namun tidak kering.
- Ambil satu sendok makan adonan, bentuk bulat pipih setebal sekitar 0,5 cm, lalu lumuri tipis dengan tepung tapioka agar tidak lengket, ulangi hingga adonan habis.
- Panaskan minyak dengan api sedang, lalu goreng cireng hingga permukaannya kering dan berwarna kuning keemasan, angkat sebelum berwarna cokelat tua agar bagian dalam tetap kenyal.
- Tiriskan cireng di atas tisu dapur untuk mengurangi minyak berlebih.
- Untuk kuah, rebus gula merah, asam jawa, kecap manis, garam, dan air hingga mendidih dan gula larut sempurna.
- Saring air gula agar bebas dari serat asam jawa dan ampas, kemudian sisihkan.
- Ulek kasar bawang merah dan cabai rawit merah, siram dengan air gula panas, lalu aduk hingga aromanya keluar dan koreksi rasa hingga seimbang antara manis, asam, pedas, dan gurih.
- Tata cireng nasi di mangkuk, siram dengan kuah pedas manis asam, dan sajikan selagi hangat.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5442434/original/084666500_1765536974-Ilustrasi_Sisa_Nasi.jpg)
- Gunakan air panas, bukan air biasa, saat mencampur adonan karena panasnya mengaktifkan pati tapioka sehingga cireng lebih kenyal dan tidak alot. Prinsip ini pula yang membuat cireng krispi tapi tetap molor di bagian dalam.
- Jaga suhu minyak tetap sedang. Sebagaimana disampaikan Centre for Food Safety Hong Kong, suhu ideal menggoreng berkisar 150-180 derajat Celsius. Minyak terlalu panas membuat luar cepat gosong sementara dalam masih mentah, sedangkan minyak kurang panas membuat cireng menyerap banyak minyak.
- Goreng sedikit demi sedikit agar suhu minyak stabil dan cireng matang merata dengan permukaan yang benar-benar kering. Teknik ini juga dibahas dalam beragam cara membuat cireng yang renyah dan anti gagal.
- Perhatikan keamanan nasi sisa. Sebagaimana dilaporkan Food Safety News, nasi sebaiknya didinginkan cepat dan disimpan dalam wadah tertutup agar tidak terlalu lama berada di suhu ruang. Emily Hovis, asisten profesor di University of Washington School of Public Health, dikutip dari UW Medicine, menjelaskan, "Bakteri ini bertahan melewati proses memasak awal sebagai spora, dan jika dibiarkan pada suhu ruang, ia akan memproduksi racun."
- Untuk kuah, selalu saring air gula agar tidak ada ampas asam jawa yang tersangkut, lalu koreksi rasa di akhir. Bila suka lebih gurih, tambahkan sedikit ebi sangrai yang dihaluskan ke dalam kuah.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321861/original/095320400_1755682044-ChatGPT_Image_Aug_20__2025__04_26_10_PM.jpg)
Cireng nasi kuah seblak. Alih-alih kuah rujak, siram cireng dengan kuah pedas beraroma kencur dan tambahkan telur, bakso, atau sayuran. Perpaduan cireng kenyal dan kuah panas ini cocok untuk cuaca dingin. Cari inspirasinya pada kumpulan resep cireng kuah seblak.
Versi cocol bumbu rujak. Jika lebih suka cireng kering, sajikan tanpa disiram dan gunakan kuah kental sebagai cocolan. Kekentalan bumbu bisa diatur dengan mengurangi air. Referensinya bisa dilihat pada aneka resep cireng bumbu rujak.
Versi kuah basah nyemek. Encerkan bumbu rujak lalu siramkan ke cireng agar bumbu meresap dan cireng terasa lebih lembut. Teknik penyajian ini termasuk salah satu dari beragam bumbu rujak cireng kuah basah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cireng Nasi Kuah
Berapa lama nasi sisa aman diolah menjadi cireng nasi kuah?
Nasi sisa sebaiknya disimpan dalam kulkas dan diolah dalam waktu tiga sampai empat hari, serta didinginkan dengan cepat setelah matang. Merujuk laporan Medical News Today, nasi sebaiknya dipanaskan hingga mencapai suhu sekitar 74 derajat Celsius sebelum disantap untuk menekan risiko.[5]https://www.medicalnewstoday.com/articles/322775 Jen Messer, ahli gizi dan dietisien, dikutip dari USA Today, menuturkan, "Memanaskan kembali nasi biasanya tidak menimbulkan bahaya langsung, tetapi ada risiko yang menyertai jika dilakukan dengan cara yang keliru." Selain untuk cireng, nasi sisa yang masih layak juga bisa diubah menjadi kerupuk nasi yang renyah.
Kenapa cireng nasi menjadi keras dan alot?
Cireng nasi yang keras umumnya disebabkan adonan terlalu encer atau kekurangan tepung tapioka, serta menggoreng terlalu lama hingga berwarna cokelat tua. Air panas yang dituang ke adonan berperan penting untuk mengaktifkan pati sehingga tekstur menjadi kenyal, bukan keras. Angkat cireng saat warnanya masih kuning keemasan agar bagian dalam tetap empuk. Banyak ide olahan dari nasi sisa lain yang juga mengandalkan teknik serupa.
Bisakah cireng nasi kuah dibuat tanpa asam jawa?
Bisa, asam jawa dapat diganti dengan air perasan jeruk limau atau sedikit cuka untuk memberi rasa asam yang segar. Namun asam jawa memberi karakter khas kuah rujak dan gejrot yang sulit ditiru bahan lain. Caroline Thomason, ahli gizi asal Washington, D.C., dikutip dari Simply Recipes, mengatakan, "Anda mungkin tidak menganggap nasi sebagai makanan berisiko tinggi, padahal sebenarnya bisa demikian." Karena itu, apa pun pilihan asamnya, pastikan nasi dan bahan lain dalam kondisi segar.
Dengan modal nasi sisa dan bahan dapur sederhana, cireng nasi kuah membuktikan bahwa camilan hangat nan menggugah selera tidak harus mahal. Selagi minyak masih panas dan kuah masih mengepul, sajikan segera agar tekstur renyah dan kenyalnya terasa sempurna. Selamat mencoba dan bereksperimen dengan berbagai camilan dari nasi sisa lainnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319628/original/039854600_1786262534-Gemini_Generated_Image_nvjryrnvjryrnvjr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317014/original/043821400_1785999683-6d4a503c-a1d7-4fd0-a668-17f573448361.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319458/original/077210000_1786251653-IMG_7502.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315107/original/095265700_1785828052-qISJR7tBB3gC13rmtj9dc53pKKU2iJwyM2txMeXO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315113/original/089051500_1785828059-Rj7ZxyEBjIkXpbVgSaL6utoM4FlldOMMuFZKFyrM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319397/original/006161700_1786246201-HL_udang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315096/original/065299800_1785828037-rlNDoBKlPWDN1yaba7JsOuD5pRfIt5IewfeIPuQb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319400/original/098823500_1786246678-ChatGPT_Image_Aug_9__2026__10_26_13_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319367/original/007542200_1786244731-chiki_tahu_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318614/original/090251800_1786112621-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_9.17.06_PM__1_.jpeg)