Liputan6.com, Jakarta - Penyelenggaraan pesta kolam renang (pool party) bertajuk Ngoet Fest x Santa Sea di Kota Sukabumi berbuntut panjang. Acara hiburan yang berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) malam tersebut kini diusut aparat kepolisian karena digelar tanpa mengantongi izin dan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.
Selain menuai kritik dari masyarakat di media sosial, kegiatan yang memadukan pertunjukan live DJ, musik band, hingga tarian modern di area kolam renang tersebut dinilai tidak sejalan dengan norma dan budaya lokal Kota Sukabumi.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi menegaskan pihak panitia tidak mengajukan izin maupun berkoordinasi sebelum acara dilaksanakan.
Advertisement
Pemkot Sukabumi justru baru mengetahui kegiatan tersebut setelah dokumentasinya viral dan menjadi perbincangan publik.
Merespons kegaduhan yang timbul, Satreskrim Polres Sukabumi Kota memanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai klarifikasi.
Di sisi lain, pengelola lokasi wahana telah dijatuhi teguran keras oleh pemerintah kota, sementara pihak panitia secara terbuka telah menyampaikan permohonan maaf.
“Kami Disporapar tidak mengetahui perihal kegiatan ini karena pihak penyelenggara tidak melakukan koordinasi dan tidak mengajukan permohonan rekomendasi perizinan kepada kami,” ujar Kepala Disporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar, Rabu (23/9/2026).
Rahmat menambahkan, keprihatinan yang disampaikan warga di media sosial menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi perizinan kegiatan hiburan ke depan.
“Kami sangat prihatin karena acara malam itu tidak sesuai dengan norma dan budaya Kota Sukabumi. Kami berterima kasih atas kritik warga di media sosial yang menunjukkan rasa cinta untuk kota ini,” tuturnya.
Aspek Legalitas
Sementara itu, proses hukum terkait aspek legalitas dan pelaksanaan acara hingga kini masih berjalan di kepolisian.
“Masih proses penyelidikan terkait kegiatan tersebut. Baru tiga orang yang diperiksa untuk klarifikasi, yaitu satu dari pihak wahana dan dua dari penyelenggara acara,” jelas Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Hartono.
Dari pihak penyelenggara, panitia Ngoet Fest menyampaikan permohonan maaf terbuka atas kegaduhan yang terjadi di tengah masyarakat. Panitia juga berjanji akan lebih bijak dalam menggelar acara pada kemudian hari.
“Kami dari pihak panitia dengan segala kerendahan hati memohon maaf atas kegaduhan ini. Kami menyadari kegiatan tersebut bukan merupakan adat budaya masyarakat Indonesia dan ke depan kami akan lebih bijak,” ungkap panitia dalam keterangan tertulisnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5017021/original/098300300_1732248955-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355619/original/023680000_1790138067-FALSE__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356549/original/039409800_1790182944-468295.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356546/original/093968800_1790182415-610224195_18551882821017001_4253044478766951567_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356510/original/002112200_1790178000-1179080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356496/original/005735000_1790176198-1179275.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356484/original/033356400_1790173744-IMG-20260923-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356460/original/034522600_1790171559-467740.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356451/original/022248300_1790170059-472643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356425/original/075630300_1790165716-IMG-20260923-WA0040.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356423/original/012269900_1790165438-468072.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356387/original/078675500_1790161549-IMG-20260923-WA0089.jpg)