Sukses

Mitos dan Fakta Seputar Waktu Makan Buah

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini beragam buah dengan mudah bisa diperoleh. Mengonsumsi buah-buahan sangat bermanfaat bagi tubuh karena berbagai jenis vitamin terdapat dalam buah.

Buah merupakan salah satu sumber air untuk tubuh. Buah juga merupakan salah satu sumber antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Namun, ada juga sejumlah mitos yang mengikutinya sehingga ada yang menganggapnya sebagai sebuah kebenaran. Salah satunya mitos tentang kapan harus memakan buah yang tepat.

Mitos mengatakan makan buah saat perut kosong. Namun, faktanya, nilai gizi sepotong buah tetap sama baiknya dimakan saat perut kosong maupun setelah makan, seperti dilansir dari MDLinx.com, Selasa, 26 Januari 2021.

Mitos makan buah saat perut kosong sudah beredar cukup lama. Hal itu tentu saja telah memengaruhi pandangan banyak orang. Tentu saja, makan buah dengan makanan lain atau setelah makan tidak akan menimbulkan efek yang tidak sehat.

2 dari 4 halaman

Mitos dan Fakta

Mitos: Jangan Makan Buah Usai Makan

Faktanya, gagasan di balik mitos ini adalah bahwa buah yang dimakan dengan, atau segera setelahnya, makanan lain mungkin tidak dapat sepenuhnya dicerna atau nutrisinya tidak dapat diserap dengan baik. Faktanya, sistem pencernaan Anda siap, mau, dan mampu mencerna dan menyerap nutrisi dari buah, baik Anda memakannya sendiri atau dengan makanan lain.

Mitos: Makan Buah Hanya Saat Pagi

Faktanya, makan buah itu sehat setiap saat, siang atau malam. Mitos ini didukung oleh orang-orang seperti Jesse Itzler, seorang multijutawan yang mengandalkan kesuksesannya untuk makan buah — dan hanya buah — sebelum tengah hari setiap hari.

Mitos ini kemungkinan besar berasal dari buku diet terlaris tahun 1985, Fit for Life oleh Harvey dan Marilyn Diamond. Bagi dia, waktu terbaik mengonsumsi jus buah dan buah adalah sebelum tengah hari.

Mitos: Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Buah

Faktanya, secara umum, penderita diabetes harus makan buah — tetapi menyebar sepanjang hari. Dasar di balik mitos ini adalah bahwa gula dalam buah-buahan akan menyebabkan lonjakan glukosa darah pada penderita diabetes.

Pada kenyataannya, sebagian besar buah memiliki nilai indeks glikemik rendah hingga sedang, sehingga tidak menyebabkan peningkatan tajam kadar glukosa darah dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat lainnya.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk makan buah? "Yang benar adalah bahwa setiap saat sepanjang hari adalah waktu yang tepat untuk makan buah," kata Jones.

3 dari 4 halaman

Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: