Liputan6.com, Jakarta Jika Anda berencana menghabiskan libur Lebaran di Bali, jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Nusa Dua Light Festival yang digelar di Pulau Peninsula. Digelar mulai 17 Juni hingga 30 Juli 2017, festival lampion terbesar yang baru pertama kali digelar di Nusa Dua ini akan menampilkan lebih dari 1.500 bentuk lampion. Tak hanya itu, festival ini juga akan diramaikan dengan pementasan tari tradisional hingga suguhan kuliner khas Bali.
Agus, perwakilan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) kepada Liputan6.com, Kamis (15/6/2017) mengatakan, “Ini festival lampu pertama di Nusa Dua, makanya akan menjadi spesial. Dibuka dengan pentas Tari Kebuiwah nanti, tarian yang mengisahkan lahirnya Nusa Dua di Bali.”
Lebih jauh Agus mengatakan, festival lampion terbesar di Bali ini menjadi sangat spesial karena bertepatan dengan libur Lebaran dan libur sekolah. Bahkan pihak ITDC telah melakukan persiapan khusus selama dua bulan untuk menyambut kedatangan pengunjung.
“Target kami 1.500 pengunjung per hari. Selama sebulan lebih ini kami targetkan 100 ribu pengunjung. Wisatawan domestik, weekday tiketnya Rp 20 ribu, kalau weekend Rp 30 ribu. Kalau untuk wisatawan mancanegara, weekday Rp 75 ribu dan weekend Rp 100 ribu,” ungkap Agus.
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke festival ini, Pulau Peninsula dapat diakses sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Lokasinya berdekatan dengan Hotel Grand Hyat, setelah melewati Bali Collection dan Nusa Dua Theatre.
Libur Lebaran di Bali? Jangan Lewatkan Keseruan Festival Ini
Digelar lebih dari sebulan, Nusa Dua Light Festival menyuguhkan ribuan lampu dalam berbagai bentuknya yang menarik.
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Pemain Argentina Dikritik usai Tidak Ikut Bentangkan Spanduk Malvinas25 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
- FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20302 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20266 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20266 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314177/original/064272800_1785736202-mahfud_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4032168/original/078212600_1653378088-cek_fakta_wuhan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313962/original/012980500_1785727335-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T102000.247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)