Liputan6.com, Jakarta - Teater kembali menawarkan ruang untuk berhenti sejenak di tengah kehidupan yang serba cepat. Lewat Musyawarah Burung, penonton diajak mengikuti perjalanan sekumpulan burung yang kemudian mengarah pada pertanyaan yang lebih dekat dengan kehidupan manusia: ke mana kita sebenarnya sedang menuju?
Karya klasik Fariduddin Attar tersebut akan dipentaskan Teater Satu Lampung di Teater Black Box Salihara, Jakarta, pada 19 dan 20 September 2026.
Adaptasi kontekstual Iswadi membawa karya dari tradisi sufisme Persia abad ke-12 hingga ke-13 Masehi itu ke dalam pembacaan tentang manusia modern yang menghadapi kehilangan arah, pencarian diri, dan kebutuhan untuk menemukan kembali nilai dalam kehidupannya.
Advertisement
"Saya melihat masalah utama masyarakat di era sekarang adalah kehilangan pusat nilai di dalam dirinya," kata Iswadi, sutradara sekaligus penulis pementasan, dalam keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 15 September 2026.
Ia membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun untuk mempelajari dan memahami karya alegoris tersebut sebelum menerjemahkannya ke dalam bahasa panggung. Iswadi melihat perubahan zaman yang bergerak cepat dapat membuat manusia kehilangan pijakan.
Kehidupan kemudian berjalan seperti tanpa pusat gravitasi ketika seseorang terus terbawa arus tanpa memiliki nilai yang menjadi pegangan. Musyawarah Burung menggambarkan perjalanan para burung yang meninggalkan kenyamanan untuk mencari Simurgh.
Kisah tersebut menjadi alegori perjalanan manusia dalam menemukan kesejatian diri dan memahami hakikat kebenaran. Karakter setiap burung merepresentasikan kecenderungan sifat manusia yang memengaruhi cara seseorang memandang realitas dan menentukan tujuan hidup.
Â
Melampaui Sekadar Pencarian
Perjalanan menuju Simurgh kemudian menjadi lebih dari sekadar pencarian terhadap Raja Burung. Pementasan menghadirkan ruang bagi penonton untuk melihat kembali berbagai dorongan yang memengaruhi perjalanan hidup, termasuk ambisi, keraguan, keterikatan, dan keinginan untuk menemukan makna.
Sebanyak 14 aktor terlibat dalam pementasan dengan memainkan karakter ganda sebagai burung, sekaligus manusia yang sedang menempuh perjalanan. Para pemain menjalani latihan fisik selama enam bulan untuk membangun stamina dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan artistik pertunjukan.
Pimpinan produksi Wika mengatakan pilihan terhadap karya tersebut berangkat dari kebutuhan menghadirkan teks yang menggabungkan spiritualisme dengan kritik sosial. "Saat ini semakin sulit ditemukan pertunjukan teater yang mengangkat isu spiritualisme sekaligus kritik sosial yang tajam," ucap Wika.
Â
Advertisement
Musyawarah Burung
Musyawarah Burung juga memiliki sejarah panjang dalam dunia pertunjukan. Sutradara Peter Brook pernah mengangkat teks tersebut ke atas panggung pada kisaran 1975-1979. Sejumlah seniman Indonesia turut mengolah kisah tersebut sebagai pertunjukan, meski jumlahnya relatif terbatas.
Pementasan kali ini menerjemahkan teks klasik melalui pendekatan lintas disiplin. Para seniman menggandeng musisi dari Lampung, serta videografer dan filmmaker dari Yogyakarta. Musik, visual, tubuh aktor, dan ruang panggung menjadi bagian dari proses membangun pengalaman artistik sekaligus tafsir baru terhadap karya Fariduddin Attar.
Sebelum menyambangi Jakarta, pementasan berlangsung di Taman Budaya Provinsi Lampung pada 14 dan 15 September 2026. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pementasan Musyawarah Burung yang diproduksi kelompok seni asal Lampung tersebut.
Â
Pementasan di Jakarta dan Lampung
Iswadi Pratama telah lebih dari tiga dekade berkarya sebagai sutradara, aktor, penulis, dramaturg, dan pengajar. Ia mendirikan Teater Satu Lampung pada 1996 dan mengembangkan praktik seni pertunjukan yang mempertemukan estetika, pemikiran kritis, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Kelompok tersebut juga dikenal melalui proses penciptaan yang memadukan riset, pendidikan, eksplorasi tubuh aktor, musik, visual, dan berbagai disiplin seni. Karya-karyanya mengangkat persoalan kemanusiaan, identitas, sejarah, spiritualitas, lingkungan, dan perubahan sosial.
Pementasan di Jakarta berlangsung melalui kerja sama dengan komunitas Salihara. Pertunjukan di Lampung mendapat dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351163/original/080486900_1789642522-cek_fakta_-_Ibu_Hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309917/original/099505800_1785297828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-29T105932.156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351256/original/047021700_1789648704-Gemini_Generated_Image_bzz6g3bzz6g3bzz6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4144605/original/055689200_1662108074-karelys-ruiz-rYardnw9lno-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351071/original/019204100_1789639117-a0e89b2f-6a79-4c0f-bb64-3ccdd657b071.jpg)