Liputan6.com, Jakarta Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan momongan, salah satunya dengan membaca doa mohon kesuburan wanita yang bersumber dari Al-Quran. Doa merupakan senjata paling ampuh bagi setiap muslim dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, termasuk dalam memohon kesuburan.
Pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati dapat mengamalkan berbagai doa mohon kesuburan wanita yang telah dicontohkan oleh para Nabi dan diabadikan dalam ayat-ayat suci Al-Quran. Melansir dari buku Kitab Munajatul Nisa: Doa-Doa Mustajab Khusus Wanita karya Puspa Swara, terdapat beberapa doa dari para Nabi yang dapat diamalkan oleh pasangan Muslim untuk memohon keturunan yang shaleh.
Doa-doa ini telah terbukti dikabulkan Allah SWT dan menjadi referensi penting bagi umat Islam dalam beribadah. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (11/11/2025).
Advertisement
Doa Nabi Zakaria untuk Mohon Kesuburan
Doa mohon kesuburan wanita yang pertama dan paling populer adalah doa Nabi Zakaria AS yang tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 38. Nabi Zakaria dikenal sebagai sosok yang sangat sabar dalam menghadapi ujian keterlambatan memiliki keturunan.
Arab: رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ
Latin: Rabbi habli milladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka sami'ud-du'a'.
Terjemah: "Ya Tuhanku, berikanlah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa."
Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca selepas melakukan shalat fardhu maupun shalat sunnah. Doa ini dapat diamalkan oleh suami maupun istri yang sedang berusaha mendapatkan keturunan. Keutamaan doa Nabi Zakaria ini terletak pada kesungguhan dan keikhlasan beliau dalam memohon kepada Allah SWT.
Advertisement
Doa Nabi Ibrahim AS Memohon Anak Shaleh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405874/original/079886700_1762501732-Berdoa.jpg)
Doa mohon kesuburan wanita selanjutnya berasal dari Nabi Ibrahim AS yang tercantum dalam Surat As-Saffat ayat 100. Nabi Ibrahim merupakan teladan kesabaran dalam menghadapi ujian keterlambatan memiliki anak.
Arab: رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Latin: Rabbi habli minash-shalihin.
Terjemah: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh."
Kisah Nabi Ibrahim dalam menanti keturunan sangat menginspirasi bagi pasangan yang sedang berjuang memiliki anak. Beliau menghabiskan waktu yang sangat lama untuk mendapatkan keturunan, namun kondisi tersebut tidak membuat Nabi Ibrahim berputus asa.
Nabi Ibrahim senantiasa membacakan doa ini dengan penuh keyakinan hingga Allah memberikan kabar gembira mengenai kehamilan Siti Hajar. Berkat kesabaran dan keistiqomahan dalam berdoa, Nabi Ibrahim akhirnya dikaruniai Nabi Ismail AS di usia 86 tahun, dan kemudian Nabi Ishaq AS di usia yang lebih lanjut lagi.
Doa Orang-Orang Beriman dalam Surat Al-Furqan
Doa berikutnya yang dapat diamalkan untuk memohon kesuburan adalah doa orang-orang shaleh yang tercantum dalam Surat Al-Furqan ayat 74. Doa ini tidak hanya memohon keturunan, tetapi juga meminta agar keluarga menjadi penyejuk mata dan pemimpin bagi orang-orang bertakwa.
Arab: رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a'yunin waj'alna lil-muttaqina imama.
Terjemah: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
Doa ini memiliki dimensi yang lebih luas karena tidak hanya memohon keturunan semata, tetapi juga meminta keberkahan dalam rumah tangga. Orang-orang shaleh terdahulu senantiasa membaca doa ini untuk meminta keturunan yang baik dan menjadikannya sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.
Doa Nabi Zakaria dalam Surat Al-Anbiya
Terdapat doa lain dari Nabi Zakaria AS yang tercantum dalam Surat Al-Anbiya ayat 89. Doa ini menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT dalam memohon keturunan.
Arab: رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
Latin: Rabbi la tadzarni fardan wa anta khairul-waritsin.
Terjemah: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik."
Nabi Zakaria senantiasa membaca doa ini dengan penuh kekhusyukan saat meminta keturunan kepada Allah. Doa ini mengandung permohonan yang sangat tulus agar tidak dibiarkan hidup sendirian tanpa keturunan yang dapat melanjutkan perjuangan dakwah.
Pasangan suami istri yang sedang mendambakan kedatangan seorang anak dapat mengamalkan doa mohon kesuburan wanita ini dengan penuh keyakinan. Kunci dari dikabulkannya doa adalah kesabaran, keikhlasan, dan keistiqomahan dalam memohon kepada Allah SWT tanpa mengenal kata putus asa.
Advertisement
Amalan Agar Cepat Hamil dalam Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380436/original/025286300_1760424585-Wanita_muslim_berdoa_setelah_sholat__Pexels_.jpg)
Selain membaca doa mohon kesuburan wanita, Islam juga mengajarkan berbagai amalan yang dapat dilakukan untuk mempercepat kehamilan. Amalan-amalan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang perlu dibarengi dengan usaha medis.
1. Menjaga Shalat Lima Waktu dengan Khusyuk
Shalat merupakan tiang agama dan sarana komunikasi langsung dengan Allah SWT. Pasangan yang mendambakan keturunan hendaknya menjaga shalat lima waktu dengan penuh kekhusyukan, karena ini merupakan bentuk ketaatan yang paling mendasar dalam Islam.
2. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi kepada Sesama
Sedekah memiliki kekuatan luar biasa dalam melancarkan berbagai urusan, termasuk dalam memohon keturunan. Melansir dari Journal of Islamic Studies, sedekah dapat membuka pintu-pintu rezeki dan keberkahan, termasuk rezeki berupa keturunan yang shaleh.
3. Istighfar dan Bertaubat dari Dosa
Memperbanyak istighfar dan bertaubat dari segala dosa merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman dalam Surat Nuh ayat 10-12 bahwa istighfar dapat mendatangkan berbagai rezeki, termasuk anak dan harta.
4. Shalat Tahajud dan Bermunajat di Sepertiga Malam
Waktu sepertiga malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Pasangan yang menginginkan keturunan sangat dianjurkan untuk bangun di waktu tersebut, melaksanakan shalat tahajud, dan membaca doa mohon kesuburan wanita dengan penuh kekhusyukan.
5. Menjaga Hubungan Baik dengan Kedua Orang Tua
Ridha orang tua merupakan kunci keberkahan dalam hidup. Pasangan yang berbakti kepada orang tua akan mendapatkan doa restu yang sangat berharga dalam perjalanan mencari momongan.
6. Berpuasa Sunnah Secara Rutin
Puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Daud dapat menjadi wasilah dalam memohon keturunan. Puasa melatih kesabaran dan ketaqwaan yang menjadi modal penting dalam mendidik anak kelak.
7. Membaca Al-Quran dan Memahami Maknanya
Al-Quran adalah obat bagi segala penyakit, baik fisik maupun spiritual. Membaca dan merenungkan ayat-ayat Al-Quran dapat memberikan ketenangan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ikhtiar Medis Selain Berdoa
Meskipun doa mohon kesuburan wanita sangat penting, Islam juga mengajarkan untuk melakukan ikhtiar secara maksimal. Pasangan yang menginginkan keturunan perlu memadukan antara ikhtiar spiritual dengan ikhtiar medis untuk hasil yang optimal.
Ikhtiar medis yang dapat dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin bagi suami dan istri. Melansir dari World Health Organization (WHO), sekitar 10-15 persen pasangan usia subur mengalami kesulitan untuk hamil, dan sebagian besar kasus dapat diatasi dengan penanganan medis yang tepat.
Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau fertilitas sangat dianjurkan, terutama jika pasangan telah berusaha selama lebih dari satu tahun tanpa hasil. Dokter dapat melakukan berbagai pemeriksaan untuk mengetahui penyebab keterlambatan kehamilan dan memberikan solusi yang tepat.
Menjaga pola hidup sehat juga merupakan ikhtiar penting yang tidak boleh diabaikan. Hal ini meliputi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari rokok dan alkohol, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, dan mengelola stres dengan baik. Gaya hidup sehat akan meningkatkan kualitas sel telur dan sperma sehingga peluang kehamilan menjadi lebih besar.
Program bayi tabung atau inseminasi buatan juga merupakan ikhtiar medis yang diperbolehkan dalam Islam selama dilakukan sesuai dengan syariat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan program ini asalkan sperma dan ovum berasal dari pasangan suami istri yang sah dan prosesnya dilakukan sesuai dengan ketentuan medis yang Islami.
Advertisement
FAQ
- Apa itu doa mohon kesuburan wanita? Doa mohon kesuburan wanita adalah permohonan kepada Allah SWT agar diberikan karunia keturunan, seringkali diiringi harapan untuk cepat hamil.
- Apakah doa Nabi Zakaria bisa membantu kesuburan wanita? Ya, doa Nabi Zakaria yang tercantum dalam QS. Ali Imran: 38 dan QS. Al-Anbiya: 89 sangat dianjurkan untuk memohon keturunan.
- Selain doa, amalan apa saja yang dianjurkan dalam Islam agar cepat hamil? Amalan lain termasuk memperbanyak zikir, istigfar, sedekah, serta menjaga kebersihan diri dan berwudhu sebelum berhubungan intim.
- Apakah ada tips medis untuk meningkatkan kesuburan wanita? Ya, tips medis meliputi menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga ringan, mengelola stres, mengenali masa subur, dan rutin periksa ke dokter obgyn.
- Mengapa doa Nabi Ibrahim relevan untuk kesuburan? Doa Nabi Ibrahim (QS. As-Saffat: 100) relevan karena beliau memohon keturunan yang saleh dan doanya dikabulkan setelah penantian panjang.
- Seberapa penting peran ikhtiar dalam upaya mendapatkan kehamilan? Ikhtiar sangat penting karena doa harus diiringi dengan usaha nyata, baik secara spiritual maupun fisik, untuk mencapai tujuan.
- Kapan waktu terbaik untuk memanjatkan doa mohon kesuburan wanita? Doa dapat dipanjatkan kapan saja, terutama setelah shalat fardhu, pada sepertiga malam terakhir, atau pada waktu-waktu mustajab lainnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409285/original/006918300_1762851672-Mengaji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288986/original/034116600_1783373945-000_B9FD7NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288982/original/076824500_1783372194-000_B9FD6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8919467/original/008733300_1782953589-AP26183024263579.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110961/original/003017800_1783047335-sp3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111052/original/049202100_1783054835-063_2284418867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8634909/original/092138400_1782635479-000_B7AH3QR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288916/original/039645400_1783343653-AP26187200791478.jpg)