Liputan6.com, Jakarta Bagi pendatang baru di dunia K-pop, memahami apa yang dimaksud center dalam KPop sering kali membingungkan. Secara sederhana, center adalah anggota grup yang menempati titik tengah formasi dan menjadi pusat perhatian saat tampil.
Karena posisinya yang strategis, sang center paling sering disorot kamera, baik di atas panggung maupun dalam music video. Tak heran, ia biasanya menjadi wajah yang paling cepat dikenal publik meski grupnya baru saja debut.
Meski begitu, arti center dalam KPop jauh lebih dalam daripada sekadar berdiri di tengah. Dilansir dari Sportskeeda, posisi ini umumnya diberikan kepada member yang memiliki paras menarik sekaligus stage presence kuat, sehingga sosok itu dianggap mewakili kualitas grup secara keseluruhan.
Advertisement
Pengertian Center dalam KPop
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311580/original/035951300_1785407810-b2792383-557b-4773-be61-b2ee0d92139d.jpg)
Center dalam KPop adalah sebutan bagi anggota yang menempati titik paling menonjol dalam koreografi, terutama pada bagian reff, pose pembuka, pose penutup, hingga killing part sebuah lagu. Posisi ini biasanya sudah ditentukan agensi sejak awal, berdampingan dengan berbagai posisi lain dalam grup K-Pop seperti leader, vokalis, rapper, dan dancer. Karena berada di pusat formasi, center menjadi sosok yang paling mudah ditangkap mata penonton, bahkan oleh orang yang belum mengenal grupnya.
Merujuk laman KoreaPlus, center ditempatkan di posisi depan-tengah pada bagian paling penting koreografi, misalnya saat reff atau point dance khas grup. Menariknya, peran ini bisa berpindah dari satu lagu atau comeback ke comeback berikutnya, dan sejumlah grup sengaja memberi momen center kepada member berbeda agar sorotan lebih merata.
Walaupun identik dengan "orang yang di tengah", makna center sebenarnya lebih luas. Mengutip Haemil, istilah ini juga dipakai penggemar untuk membicarakan citra, keseimbangan formasi, fokus panggung, serta anggota yang paling mampu membuat konsep sebuah lagu terasa jelas.
Satu hal penting saat membahas apa yang dimaksud center dalam KPop adalah bahwa posisi ini umumnya bukan jabatan resmi seperti leader. Dalam keseharian penggemar, center kerap disederhanakan sebagai member yang berdiri di tengah ketika menari, padahal pemilihannya mempertimbangkan banyak faktor, mulai dari tinggi badan, struktur wajah, hingga tema album.
Advertisement
Tugas dan Peran Center dalam Grup KPop
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311581/original/039634300_1785407810-8ebbf606-545f-47ff-a29c-18de460967fe.jpg)
Peran center tidak sebatas "pemanis" formasi, melainkan menyangkut kesan pertama dan daya jual sebuah grup. Sebelum menyelami tugas lengkapnya, ada baiknya mengenal arti tiap posisi dalam grup K-pop agar peran center makin jelas. Posisi center sangat krusial karena sosok ini belum tentu penyanyi atau penari terbaik, tetapi dialah yang paling menarik pandangan dan mewakili energi grup, agensi bahkan menguji kandidat center dengan merotasi mereka saat latihan untuk melihat perubahan dinamika grup.
Menjadi center pun bisa menjadi tanggung jawab yang berat. Lisa dari BLACKPINK, dikutip dari Koreaboo, memberi arahan kepada dua trainee yang sama-sama ditempatkan sebagai center, "Aku ingin kalian menjadi lebih seperti sebuah tim."
- Menjadi titik fokus koreografi. Center memegang bagian tengah pada gerakan-gerakan kunci sehingga mata penonton otomatis tertuju padanya.
- Menarik penonton awam. Ia bertugas memikat penonton yang belum menjadi penggemar agar tertarik lebih jauh pada grup.
- Mewakili konsep dan energi grup. Ekspresi dan aura center membantu menegaskan mood lagu, entah manis, kuat, atau elegan.
- Membangun kesan pertama. Sebagai wajah yang paling dikenal, center ikut menentukan citra grup di mata publik, apalagi menjelang debut.
- Mendapat bagian dan busana paling menonjol. Sebagaimana disampaikan Hello Bias, center kerap memperoleh part mencolok dalam lagu serta mengenakan busana yang paling menarik perhatian, meski hal ini kadang memicu perbincangan soal distribusi line antaranggota.
- Menjadi penanda promosi. Perubahan gaya rambut atau penampilan center sering menjadi sinyal bahwa grup sedang bersiap comeback.
Perbedaan Center, Visual, dan Face of the Group
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311582/original/043662000_1785407810-499ac7bd-247e-4664-98f9-26869e34e465.jpg)
Center sering disamakan dengan visual, padahal keduanya berbeda. Sebagaimana dilaporkan allkpop, center murni berkaitan dengan penampilan panggung dan nyaris tak bermakna di luar panggung, yakni bagian tengah koreografi yang diberikan kepada member tertentu; sementara visual adalah peran grup yang biasanya melekat lebih permanen dan menekankan pada daya tarik wajah. Perbedaan perlakuan inilah yang kadang memunculkan istilah keras seperti visual hole di kalangan penggemar.
Berbeda lagi dengan face of the group. Istilah ini merujuk pada anggota yang paling populer dan paling diingat publik saat nama grup disebut, sekaligus menjadi perwakilan tak resmi ketika grup diundang ke acara televisi. Sebagai perbandingan, sang face of the group lahir dari popularitas di mata publik, sedangkan center ditunjuk oleh agensi berdasarkan pertimbangan panggung.
Meski berbeda konsep, ketiga peran ini kerap menyatu pada satu orang. Seperti yang diberitakan The Mary Sue, tidak jarang center dan face of the group adalah sosok yang sama, contohnya Nayeon yang menjadi center sekaligus face of the group TWICE. Karena itu, member yang menjadi center biasanya juga otomatis menjadi bias banyak penggemar.
Perlu diingat pula bahwa tidak semua grup memiliki center yang jelas. Pada grup generasi baru, batas antarperan makin cair sehingga sorotan panggung dibagi lebih merata, dan beberapa grup memang tidak menetapkan center secara khusus. Karena itulah pembahasan soal center, visual, hingga visual para idol menjadi topik yang selalu menarik diperbincangkan.
Advertisement
Syarat dan Kriteria Menjadi Center
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311583/original/047257900_1785407810-ad6bc60d-4bb2-40f7-8269-c9f770153521.jpg)
Tidak sembarang idol bisa dipercaya menjadi center karena ada kombinasi kualitas yang harus dipenuhi. Beban ini sejalan dengan tuntutan tinggi terhadap idol pada umumnya. Jeff Benjamin, kolumnis musik K-pop yang menulis untuk Billboard dan New York Times, dikutip dari CBC News, menyatakan, "mereka harus sempurna, harus menjadi standar ideal seorang entertainer."
- Visual yang eye-catching. Wajah center harus menonjol dan gampang diingat, khususnya saat tampil di panggung.
- Stage presence yang kuat. Ia wajib mampu mengunci perhatian penonton karena seluruh mata tertuju kepadanya.
- Proporsi tubuh yang seimbang. Postur yang proporsional membantu center terlihat menawan dari kejauhan maupun di layar kamera.
- Kemampuan menari. Center kerap diharapkan menjadi penari yang solid agar bisa memimpin bagian sentral koreografi.
- Kesadaran kamera dan karisma. Sosok dengan camera awareness tajam serta citra rapi, seperti yang sering dilekatkan pada sejumlah idol dengan visual unreal, dinilai cocok mengisi posisi ini.
- Kemampuan menjaga keseimbangan formasi. Center yang baik membuat susunan panggung terasa stabil dan konsep lagu tersampaikan dengan jelas.
Asal-usul Posisi Center dan Deretan Idol Center Terkenal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573560/original/063698700_1777943940-AFP__20260505__2274542285__v1__MidRes__The2026MetGalaCelebratingCostumeArtArrivals.jpg)
Sorotan besar terhadap posisi center tidak lepas dari maraknya program survival show. Mengacu pada laporan Korea Economic Institute of America, ajang seperti Produce 101 memadukan reality show dan kompetisi musik sehingga meningkatkan minat publik terhadap K-pop, baik dari penonton Korea maupun mancanegara. Dalam format tersebut, para trainee bahkan bersaing memperebutkan posisi center untuk lagu tema, sehingga istilah ini kian populer di telinga penggemar global.
Seiring waktu, sederet nama melekat kuat sebagai center dari grupnya masing-masing. Popularitas mereka bahkan kerap melampaui rekan satu grup, tak jarang menyaingi sang leader maupun anggota lain. Berikut beberapa di antaranya:
- Yoona (Girls' Generation) yang citra polosnya menjadi daya tarik hingga sukses sebagai MC, aktris, sekaligus penyanyi.
- Nayeon (TWICE) yang popularitasnya tak pernah padam sejak debut dan dikenal bersuara merdu.
- Jang Wonyoung (IVE) yang kerap disebut sebagai center memikat berkat kesadaran kamera dan citranya yang rapi.
- Karina (aespa) yang visualnya tak pernah gagal memukau; ia juga tergabung dalam lebih dari satu grup di bawah agensinya.
- Ryujin (ITZY) yang kerap menyita perhatian di berbagai penampilan sejak masih trainee.
- Jennie (BLACKPINK), Irene (Red Velvet), Seolhyun (AOA), Naeun (Apink), dan Nancy (MOMOLAND) yang sama-sama dikenal karena aura panggung dan pesona yang kuat.
Sebaliknya, sejumlah grup, terutama boy group dengan banyak anggota, memilih tidak memiliki center tetap. BTS, misalnya, membiarkan barisan maknae bergantian mengisi sorotan, sementara pada grup dengan jumlah anggota terbanyak seperti SEVENTEEN, peran center sulit dipatok pada satu orang karena bagiannya terus berganti. Bahkan ada grup generasi keempat yang tidak menetapkan posisi resmi selain leader, sebagaimana halnya sejumlah idol yang dipercaya menjadi leader meski bukan anggota tertua.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Center dalam KPop
Apa itu center dalam KPop?
Center dalam KPop adalah anggota grup yang menempati posisi tengah pada bagian terpenting koreografi dan menjadi pusat perhatian. Karena itu, ia paling sering disorot kamera serta dianggap mewakili citra dan energi grup secara keseluruhan.
Apakah center sama dengan visual?
Tidak sama. Visual mengacu pada member berparas paling menawan dan sifatnya cukup permanen, sedangkan center lebih menekankan fokus penampilan dan posisi tengah yang bisa berganti tiap lagu atau comeback, meski keduanya sering dipegang oleh orang yang sama.
Siapa saja contoh center KPop yang terkenal?
Beberapa nama yang kerap disebut sebagai center antara lain Yoona (Girls' Generation), Nayeon (TWICE), Jang Wonyoung (IVE), Karina (aespa), dan Ryujin (ITZY). Mereka dikenal karena visual, karisma, serta kemampuan menarik perhatian publik.
Pada akhirnya, memahami apa yang dimaksud center dalam KPop membuat pengalaman menonton grup favoritmu terasa lebih utuh. Posisi ini bukan sekadar soal berdiri di tengah, melainkan tentang siapa yang paling mampu menarik mata, menyeimbangkan formasi, dan mewakili karakter sebuah grup. Semakin kamu mengenal peran tiap anggota, semakin seru pula perjalananmu menyelami beragam istilah yang sering digunakan Kpopers, mulai dari arti stan hingga ungkapan khas fandom seperti apobangpo untuk ARMY.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311330/original/051013700_1785399316-Screenshot_2026-07-30_144448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455556/original/058687200_1766711056-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-26T080132.246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311578/original/001820500_1785407563-baf06957-c224-4dc9-8df6-03fb8e41f42f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309409/original/065141700_1785226833-I4PcH05wdyvv8AmGlf9BUGeqIIMSg5E8tP5CJcM6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311313/original/060149600_1785399147-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309237/original/072261300_1785221446-KfdLwbkW2Qn3XvGuk5AFfN4sLuYU3cjLduwoSK86.jpg)