Hoaks Seputar Gempa Beredar di Medsos, dari Prediksi hingga Video Peristiwa

BMKG menyatakan, gempa pada pukul 04.23 WIB dengan kedalaman 368 kilometer ini terasa di sejumlah wilayah.

Diterbitkan 13 September 2026, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gempa magnitudo 6,5 terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta pada Sabtu 12 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, lindu yang terjadi pada pukul 04.23 WIB dengan kedalaman 368 kilometer ini terasa di sejumlah wilayah salah satunya Lampung.

Di tengah sorotan tersebut, gempa tercatat pernah menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial (medsos).

Lantas apa saja hoaks terkait gempa yang beredar di medsos? Simak daftar dan faktanya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks BMKG Prediksi Gempa Besar pada 5 Maret 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Himbauan Bagi Kita Semua. Ini Info dari BMKG. Mudah²an Nanti tidak Terjadi. Amin..."

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BMKG

PERINGATAN DINI GEMPA BESAR

BMKG MENGHIMBAU UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

ADA KEMUNGKINAN TERJADINYA GEMPA BESAR SKALA BESAR PADA TANGGAL 5 MARET 2026"

Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa besar pada 5 Maret 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust di Lampung

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Desember 2025.

Klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, berupa tulisan sebagai berikut.

"Berita Terkini

Peringatan BMKG soal Potensi Banjir Rob-Tsunami dan Megathrust pada 3–9 Desember 2025 di Lampung

#christmasstory #familyfun #personalstory,"

Benarkah klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung? Simak hasil penelusurannya berikut ini... 

3. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Merupakan Peristiwa Gempa di Aceh pada 11 Mei 2025

Sebuah video yang diklaim peristiwa gempa di Aceh beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 11 Mei 2025.

Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu menampilkan suasana di perumahan warga. Sebagian dari atap dari rumah-rumah itu beterbangan. Tak hanya itu, seorang warga yang melihat kejadian itu terdengar melantunkan azan. Video itu kemudian dikaitkan dengan peristiwa gempa yang mengguncang Aceh Barat Daya pada 11 Mei 2025.

"GEMPA BUMI BERKEKUATAN MAGNITUDO 6,2 MENGGUNCANG WILAYAH ACEH BARAT DAYA, PADA MINGGU (11/5) SEKITAR PUKUL 15.57 WIB," demikian narasi dalam video tersebut.

"Gempa Aceh...." tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4.300 kali ditonton dan mendapat 31 komentar dari warganet.

Benarkan dalam video itu merupakan peristiwa gempa di Aceh pada 11 Mei 2025? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.