Cara Menghilangkan Bau Pesing di Kasur hingga Tuntas dan Anti Bau Kembali

Cara menghilangkan bau pesing di kasur akibat ompol dan urine hewan dengan cuka, baking soda, cairan enzim, dan hidrogen peroksida hingga tuntas.

Diterbitkan 29 Juli 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bau pesing di kasur akibat ompol anak, urine hewan peliharaan, atau tumpahan cairan bisa langsung merusak kenyamanan tidur. Cara menghilangkan bau pesing di kasur yang paling efektif adalah menyerap cairan secepat mungkin, lalu menetralkannya dengan cuka putih dan baking soda.

Semakin cepat ditangani, semakin kecil peluang bau meresap dan mengikat serat kasur. Untuk noda yang sudah lama, cara menghilangkan bau pesing di kasur bisa mengandalkan cairan enzim khusus dan hidrogen peroksida.

Dilansir dari Sleep Foundation, noda urine menjadi semakin sulit dibersihkan seiring waktu sehingga sebaiknya ditangani sesegera mungkin, dan kasur berbahan busa cenderung menahan bau urine lebih lama dibanding jenis kasur lain. Untuk gambaran lengkap penanganannya, kamu bisa menyimak panduan menghilangkan bau ompol untuk orang tua.

Cara Menghilangkan Bau Pesing di Kasur yang Masih Basah

Begitu menyadari kasur terkena ompol, waktu adalah faktor penentu. Langkah cara menghilangkan bau pesing di kasur yang masih basah berfokus pada mengangkat cairan dan menetralkan bau sebelum kristal asam urat sempat mengikat serat kasur.

  1. Angkat Semua Perlengkapan Tidur: Lepas seprai, pelindung kasur, dan sarung bantal, lalu segera cuci dengan air panas agar residu urine ikut luruh dari kain.

  2. Serap Cairan dari Luar ke Dalam: Berdasarkan COIT, tekan area basah dengan handuk atau tisu kering untuk menyerap cairan sebanyak mungkin, dan hindari menggosok karena gerakan itu justru mendorong urine makin dalam ke kasur. Kerjakan dari sisi luar noda menuju tengah agar tidak melebar.

  3. Semprot Larutan Cuka Putih: Campur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot, lalu semprotkan tipis pada area yang berbau. Jessica Samson, pakar kebersihan di The Maids, dikutip dari Mattress Firm, menyarankan, "Beri larutan itu sekitar 15 menit untuk meresap dan bekerja, lalu tepuk-tepuk areanya dan keringkan nodanya."

  4. Taburkan Baking Soda: Baking soda bersifat basa sehingga mampu menetralkan asam urat sekaligus menyerap kelembapan yang tertinggal di dalam kasur. Diamkan minimal beberapa jam, idealnya semalaman, agar bau benar-benar terangkat. Kenali lebih jauh fungsi baking soda sebagai natrium bikarbonat.

  5. Vakum dan Keringkan Sempurna: Sedot sisa baking soda memakai vacuum cleaner, lalu keringkan kasur dengan kipas angin atau buka jendela. Pastikan benar-benar kering agar tidak memicu jamur.

Metode cepat ini paling cocok untuk ompol yang baru saja terjadi. Sebagai referensi bahan tambahan, kamu bisa membaca cara membersihkan kasur kena ompol agar tetap higienis serta langkah mengatasi pipis kucing di kasur busa. Baca juga: keajaiban baking soda untuk membersihkan rumah.

Cara Menghilangkan Bau Pesing di Kasur yang Sudah Mengering dan Membandel

Noda ompol yang telanjur kering butuh perlakuan lebih sabar karena sumber baunya sudah menancap ke serat kasur. Cara menghilangkan bau pesing di kasur yang membandel harus menyasar langsung kristal asam urat, bukan sekadar menutupnya dengan wewangian.

Natalie D'Apolito, pakar kebersihan dari American Cleaning Institute, dikutip dari Yahoo, menjelaskan, "Kristal asam urat yang tertinggal saat noda mengering menancap ke permukaan dan menghasilkan bau membandel."

  1. Basahi Ulang Area Secara Ringan: Semprot tipis area kering dengan air atau larutan pembersih agar residu urine melunak. Jangan sampai basah kuyup supaya kasur tidak makin lembap.

  2. Aplikasikan Cairan Enzim: Cairan enzim bekerja menguraikan protein dan asam urat penyebab bau. Berbeda dari pewangi biasa yang hanya menutupi bau, enzim mencerna partikel penyebab bau hingga level molekul sehingga permukaan benar-benar bersih. Paola Cuevas, dokter hewan, dikutip dari Mattress Firm, menyatakan, "Cairan pembersih enzimatik dirancang untuk melarutkan kristal asam urat."

  3. Takar Sesuai Volume Urine: Gunakan cairan enzim sebanyak volume urine yang membasahi kasur, sebab bila urine meresap dalam, pembersih pun harus ikut meresap sedalam itu. Diamkan 15-30 menit sesuai petunjuk kemasan.

  4. Coba Campuran Hidrogen Peroksida: Merujuk Tuft and Needle, campurkan 1 cangkir hidrogen peroksida, 3 sendok makan baking soda, dan 2-3 tetes sabun cuci piring dalam botol semprot. Karena bahan ini bisa memudarkan warna, lakukan uji coba di area kecil yang tersembunyi lebih dulu.

  5. Ulangi dan Keringkan: Noda lama sering membutuhkan kesabaran dan beberapa kali perawatan ringan sampai baunya hilang. Setelah tuntas, vakum sisa bubuk dan keringkan kasur sepenuhnya.

Untuk kasus noda dan bau ompol yang sudah lama menempel, kamu juga bisa menyimak tips mengatasi noda dan bau ompol yang membandel sebagai pelengkap.

Cara Alami Menghilangkan Bau Pesing di Kasur dengan Bahan Rumahan

Selain cuka dan cairan enzim, ada beberapa bahan rumahan yang bisa jadi andalan. Cara menghilangkan bau pesing di kasur secara alami ini cocok sebagai pertolongan tambahan maupun penyegar akhir setelah pembersihan utama.

  1. Jemur di Bawah Sinar Matahari: Panas dan sinar ultraviolet matahari membantu membunuh bakteri sekaligus mengusir kelembapan. Balik kedua sisi kasur agar keringnya merata; cara ini juga membantu mengurangi tungau di kasur.

  2. Manfaatkan Alkohol atau Vodka: Semprot tipis area berbau lalu keringkan. Rhonda Wilson, Quality Lead Cleaner di FreshSpace Cleaning, dikutip dari Tom's Guide, menyatakan, "Memakai alkohol gosok atau vodka ternyata bisa sangat efektif karena kandungan alkoholnya yang tinggi mampu memecah dan melarutkan zat organik seperti urine."

  3. Serap dengan Bubuk Kopi atau Arang Aktif: Letakkan bubuk kopi murni atau arang aktif di dalam kantong kain di atas area berbau selama beberapa jam. Keduanya berpori dan efektif menyerap bau tak sedap dari kasur.

  4. Semprot Minyak Esensial: Beberapa tetes minyak lavender, tea tree, atau eucalyptus menambah aroma menenangkan sekaligus punya sifat antibakteri. Menariknya, aroma lavender juga dikenal membantu tidur lebih nyenyak.

Bahan alami ini ramah biaya dan mudah didapat, tetapi tetap butuh pengeringan yang benar agar hasilnya awet. Baca juga: manfaat lavender sebagai penenang dan pengusir serangga serta cara menghilangkan bau apek pada kasur tanpa dijemur.

Kesalahan yang Harus Dihindari dan Cara Mencegah Bau Pesing Kembali

Membersihkan kasur bisa sia-sia bila caranya keliru atau baunya dibiarkan datang lagi. Pencegahan jangka panjang justru menentukan keberhasilan cara menghilangkan bau pesing di kasur secara permanen. Mary Helen Rogers, juru bicara Better Sleep Council, dikutip dari Yahoo, mengibaratkan, "Anggaplah pelindung kasur sebagai sabuk pengaman yang menjaga kasur Anda tetap aman."

  • Pasang pelindung kasur tahan air: Pilih yang berlabel waterproof dan bisa dicuci mesin agar cairan tak langsung meresap ke dalam kasur.

  • Sedia dua alas tahan air: Untuk yang sering mengalami ompol di malam hari, siapkan alas cadangan agar bisa langsung diganti tanpa panik.

  • Bersihkan tumpahan sesegera mungkin: Jangan menunggu kering; makin cepat ditangani, makin mudah bau dan nodanya diangkat.

  • Hindari pembersih berbahan amonia: Urine mengandung amonia, sehingga pembersih beramonia justru memperkuat bau pesing.

  • Jangan gunakan pemutih: Pemutih dapat merusak kain sekaligus material bagian dalam kasur.

  • Batasi pemakaian uap panas: Sebagaimana dikutip dari Purple, hindari bahan kimia keras atau pembersih uap dan cukup tepuk-tepuk area dengan lembut. Panas berlebih berisiko mematri noda semakin dalam.

  • Pastikan kasur kering sempurna: Sisa kelembapan bisa memerangkap bau sekaligus memicu pertumbuhan bakteri.

  • Ganti dan cuci seprai secara rutin: Kebersihan perlengkapan tidur mencegah bau menumpuk. Simak tips menjaga lingkungan tidur tetap berkualitas.

  • Pertimbangkan mengganti kasur tua: Kasur berusia 8-10 tahun yang tetap berbau meski sudah dibersihkan sebaiknya diganti dengan yang bersirkulasi udara baik.

Para ahli kebersihan juga mengingatkan bahwa urine bukanlah cairan steril, sehingga ompol yang dibiarkan dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam kasur. Karena itu, kasur yang jarang dibersihkan juga rawan menjadi sarang tungau yang gigitannya memicu alergi, sehingga perawatan seperti mengatasi tungau kasur tetap perlu dilakukan berkala. Untuk urine kucing yang terkenal membandel, tersedia pula cara ampuh menghilangkan bau kencing kucing, langkah agar bau pesing kucing tidak kembali, dan tips menghilangkan bau kencing kucing yang susah hilang.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bau Pesing di Kasur

Apa cara paling cepat menghilangkan bau pesing di kasur?

Cara tercepat adalah segera menyerap cairan dengan handuk kering, menyemprot larutan cuka putih dan air 1:1, lalu menaburkan baking soda dan mendiamkannya sebelum divakum. Penanganan sejak dini membuat bau tidak sempat meresap terlalu dalam ke serat kasur.

Apakah bau pesing di kasur bisa hilang tanpa dijemur?

Bisa. Kombinasi cuka, baking soda, cairan enzim, dan pengeringan dengan kipas angin atau ventilasi sudah cukup ampuh menghilangkan bau tanpa harus menjemur kasur, sehingga cocok untuk yang tinggal di apartemen atau saat cuaca mendung.

Kenapa bau pesing di kasur muncul lagi setelah dibersihkan?

Biasanya karena kristal asam urat belum terangkat tuntas atau kasur masih menyimpan kelembapan. Gunakan cairan enzim untuk memecah asam urat dan pastikan kasur kering sempurna agar baunya tidak kembali muncul.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6