Cara Membersihkan Kasur yang Kena Ompol agar Tidak Bau dan Tetap Higienis

Cara membersihkan kasur yang kena ompol bisa dilakukan dengan langkah sederhana menggunakan bahan rumahan agar noda dan bau urine cepat hilang.

Diterbitkan 12 Mei 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan kasur yang kena ompol sering menjadi tantangan bagi banyak orang tua, terutama ketika noda dan bau urine sudah meresap ke dalam kasur. Jika tidak segera dibersihkan, kasur bisa menjadi lembap, menimbulkan bau tidak sedap, dan memicu pertumbuhan bakteri. Karena itu, penanganan yang cepat dan tepat sangat penting dilakukan.

Kasur yang terkena ompol sebenarnya tidak selalu harus langsung dijemur atau dicuci total. Dengan teknik pembersihan yang benar, noda dan bau dapat dikurangi bahkan dihilangkan menggunakan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah. Mulai dari tisu, baking soda, hingga cairan pembersih bisa dimanfaatkan untuk membersihkan kasur secara efektif.

Selain menjaga kebersihan, membersihkan kasur dengan benar juga membantu memperpanjang umur pemakaian kasur. Permukaan kasur akan tetap nyaman digunakan dan tidak meninggalkan aroma yang mengganggu. Berikut langkah teknis dan mudah dipahami untuk membersihkan kasur yang terkena ompo. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Selasa (12/5/2026).

Langkah Cara Membersihkan Kasur yang Kena Ompol

Segera Serap Cairan Urine dengan Kain atau Tisu

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyerap cairan urine secepat mungkin. Gunakan tisu tebal, handuk kering, atau kain bersih untuk menekan area yang basah. Hindari menggosok permukaan kasur karena justru dapat membuat cairan semakin masuk ke dalam busa kasur. Tekan perlahan hingga sebagian besar cairan terserap.

Jika area ompol cukup banyak, ulangi proses penyerapannya beberapa kali menggunakan kain kering baru. Semakin cepat cairan diangkat, semakin mudah menghilangkan bau dan noda yang tersisa. Cara ini juga membantu mencegah jamur tumbuh akibat kelembapan berlebih pada kasur. Pastikan area yang terkena ompol tidak lagi terlalu basah sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Banyak orang langsung menyiram kasur dengan air, padahal langkah tersebut kurang tepat. Air berlebih justru membuat kasur lebih lama kering dan memicu bau apek. Karena itu, proses penyerapan awal menjadi bagian paling penting dalam membersihkan kasur. Langkah sederhana ini sangat menentukan hasil akhir pembersihan.

Gunakan Campuran Air dan Sabun untuk Membersihkan Noda

Setelah cairan terserap, siapkan campuran air hangat dan sedikit sabun cair atau deterjen lembut. Celupkan kain bersih ke dalam larutan tersebut lalu peras hingga tidak terlalu basah. Gunakan kain untuk menepuk-nepuk area noda secara perlahan. Cara ini membantu mengangkat sisa urine yang menempel pada permukaan kasur.

Untuk noda yang membandel, tambahkan sedikit cuka putih ke dalam campuran air. Cuka membantu menetralisir bau urine sekaligus membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap. Hindari menuangkan cairan langsung ke kasur karena dapat membuat bagian dalam kasur terlalu lembap. Fokuskan pembersihan hanya pada area yang terkena ompol.

Jika noda masih terlihat, ulangi proses pembersihan beberapa kali sampai warnanya memudar. Setelah itu, gunakan kain kering untuk menyerap sisa cairan pembersih dari permukaan kasur. Semakin sedikit air yang tertinggal, semakin cepat kasur bisa digunakan kembali. Pastikan kasur tidak dalam kondisi terlalu basah setelah dibersihkan.

Taburkan Baking Soda untuk Menghilangkan Bau

Baking soda menjadi bahan yang sangat efektif untuk mengurangi bau urine pada kasur. Setelah proses pembersihan selesai, taburkan baking soda secara merata di area yang terkena ompol. Diamkan selama beberapa jam agar baking soda menyerap sisa kelembapan dan bau yang masih tertinggal. Semakin lama didiamkan, hasilnya biasanya semakin maksimal.

Setelah didiamkan, bersihkan baking soda menggunakan vacuum cleaner atau sapu kecil. Jika tidak memiliki vacuum cleaner, gunakan kain bersih untuk mengangkat sisa bubuk secara perlahan. Pastikan tidak ada baking soda yang tertinggal agar permukaan kasur tetap nyaman digunakan. Langkah ini membantu kasur terasa lebih segar dan bersih.

Bila cuaca memungkinkan, jemur kasur atau angin-anginkan di tempat yang terkena sinar matahari. Sinar matahari membantu membunuh bakteri dan mempercepat proses pengeringan kasur. Pastikan kasur benar-benar kering sebelum dipakai kembali agar tidak menimbulkan bau lembap. Dengan cara ini, kasur bisa kembali bersih tanpa harus dicuci total.

Tips Mencegah Kasur Bau Setelah Terkena Ompol

Membersihkan kasur saja tidak cukup jika tidak dibarengi langkah pencegahan. Gunakan pelindung kasur atau waterproof mattress protector agar cairan tidak langsung meresap ke dalam kasur. Pelindung seperti ini sangat membantu terutama untuk anak kecil yang masih sering mengompol. Selain lebih higienis, proses pembersihan juga menjadi lebih mudah.

Rutin menjemur kasur dan mengganti sprei juga penting untuk menjaga kebersihan tempat tidur. Kasur yang terlalu lembap lebih mudah menimbulkan bau apek dan menjadi tempat berkembangnya tungau. Karena itu, sirkulasi udara dan paparan sinar matahari tetap diperlukan secara berkala. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kasur tetap segar lebih lama.

Jika bau urine masih terasa meski sudah dibersihkan, gunakan pewangi khusus kain atau semprotan antibakteri ringan. Hindari penggunaan parfum terlalu banyak karena hanya menutupi bau sementara. Fokus utama tetap pada membersihkan sumber bau dan menjaga kasur tetap kering. Dengan perawatan yang tepat, kasur akan tetap nyaman dan higienis digunakan setiap hari.

People Also Ask

1. Apakah kasur yang kena ompol harus dijemur?

Jawaban: Tidak selalu, tetapi menjemur atau mengangin-anginkan kasur membantu menghilangkan bau dan mempercepat pengeringan.

2. Apakah baking soda aman untuk kasur?

Jawaban: Ya, baking soda aman digunakan untuk membantu menyerap bau dan kelembapan pada kasur.

3. Bagaimana cara menghilangkan bau urine yang membandel?

Jawaban: Gunakan campuran cuka dan baking soda lalu pastikan kasur benar-benar kering setelah dibersihkan.

4. Bolehkah menuangkan air langsung ke kasur?

Jawaban: Tidak disarankan karena dapat membuat kasur terlalu lembap dan sulit kering.

5. Apa penyebab kasur tetap bau setelah dibersihkan?

Jawaban: Biasanya karena bagian dalam kasur masih lembap atau urine belum benar-benar terangkat sempurna.    

Â