Seprai Hotel Selalu Diselipkan dengan Sangat Rapi, Ini Alasannya

Seprai kasur hotel yang diselipkan rapat itu punya sejarah panjang, terutama dalam dunia militer.

Diterbitkan 09 Maret 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seprai yang terselip rapi dan terasa kencang di kasur sering menjadi salah satu kenyamanan kecil yang dirasakan tamu saat menginap di hotel. Selain sarapan, layanan kamar, atau minibar, tempat tidur yang terlihat bersih dan tertata rapi kerap memberi kesan segar dan nyaman.

Namun, tidak sedikit tamu yang merasa seprai hotel diselipkan terlalu rapat hingga menyulitkan saat ingin meluruskan kaki atau memberi ruang di bawah selimut. Pertanyaannya, mengapa hotel selalu menyelipkan seprai seketat itu?

Menariknya, praktik tersebut bukan berasal dari industri perhotelan. Metode ini justru berakar dari dunia medis, khususnya teknik merapikan tempat tidur yang dikenal sebagai “hospital corners” atau sudut rumah sakit, dikutip dari laman Mentalfloss, Senin (9/3/2026).

Sebelum seprai elastis ditemukan pada 1950-an, seprai datar adalah satu-satunya jenis yang tersedia. Di rumah sakit, di mana kebersihan dan kerapian menjadi prioritas utama, seprai yang longgar dianggap berisiko.

Seprai yang tidak terpasang rapat bisa tersangkut pada kaki peralatan medis, bidai, penyangga, atau kruk milik pasien. Selain itu, pasien yang sedang dalam kondisi lemah atau cedera juga lebih rentan terjatuh dari tempat tidur yang tidak rapi saat malam hari.

Karena itu, perawat mulai menggunakan teknik lipatan khusus untuk mengunci seprai dengan rapat di setiap sudut kasur. Metode yang kemudian dikenal sebagai “hospital corners” tersebut terbukti efektif menjaga tempat tidur tetap rapi, aman, dan higienis di bangsal rumah sakit.

Praktik ini kemudian menyebar ke lingkungan militer pada pergantian abad. Di barak tentara, tempat tidur harus dirapikan dengan sangat ketat hingga muncul legenda bahwa koin dapat memantul di atas permukaan seprai yang ditarik kencang.

Selain menjaga kerapian, aturan tersebut juga menjadi bagian dari disiplin militer. Para rekrutan dinilai dari kemampuan mereka mengikuti instruksi secara tepat, termasuk saat merapikan tempat tidur dengan standar yang sangat tinggi.

 

Diadopsi Dunia Perhotelan

Seiring waktu, teknik ini diadopsi oleh industri perhotelan. Seprai yang terselip rapi dianggap mencerminkan kebersihan, ketelitian, dan standar pelayanan yang baik.

Lalu muncul pertanyaan lain: jika seprai elastis atau fitted sheet sudah tersedia, mengapa hotel masih menggunakan seprai datar dengan lipatan ala rumah sakit?

Salah satu alasannya adalah faktor kebersihan. Seprai hotel harus dicuci setiap hari menggunakan air bersuhu tinggi untuk memastikan higienitas. Kondisi tersebut tidak ideal bagi karet elastis yang terdapat pada seprai fitted karena mudah rusak atau kehilangan kelenturannya jika terlalu sering terkena panas.

Sebaliknya, seprai datar jauh lebih tahan terhadap proses pencucian tersebut.

Selain itu, seprai fitted juga lebih sulit disetrika dan dilipat. Seprai datar dapat disetrika dengan cepat hingga rata, kemudian ditumpuk rapi sehingga memudahkan proses penyimpanan dan distribusi di bagian laundry hotel.

Karena alasan efisiensi, kebersihan, dan kemudahan perawatan itulah, banyak hotel hingga kini tetap mempertahankan teknik lipatan seprai ala “hospital corners”, meski seprai elastis telah lama tersedia di pasaran.