Liputan6.com, Jakarta Minyak bumi terbentuk selama jutaan tahun dan jumlahnya di perut bumi sangat terbatas. Karena itu, memahami bagaimana cara menghemat minyak bumi menjadi tanggung jawab setiap orang, bukan hanya pemerintah atau industri besar.
Langkah menghemat minyak bumi sebenarnya sederhana dan bisa dimulai dari kebiasaan harian. Cara menghemat minyak bumi ini mencakup pengurangan pemakaian kendaraan pribadi, efisiensi energi di rumah, sampai peralihan ke bahan bakar alternatif yang terbarukan.
Berdasarkan analisis International Energy Agency (IEA), sederet langkah pengurangan permintaan minyak yang diterapkan bersama-sama dapat memangkas konsumsi minyak global sekitar 2,7 juta barel per hari dalam waktu empat bulan, setara dengan permintaan minyak seluruh mobil di sebuah negara besar. Angka itu menunjukkan bahwa perubahan perilaku individu, jika dilakukan serentak, punya dampak nyata terhadap sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui ini.
Advertisement
Cara Menghemat Minyak Bumi dari Sektor Transportasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747108/original/081853100_1708348091-20240219-Antrian_JakLingko-MER_6.jpg)
Konsumsi minyak dunia paling banyak diserap sektor transportasi, sehingga bagaimana cara menghemat minyak bumi akan paling terasa dampaknya bila dimulai dari kebiasaan bepergian. Menekan penggunaan bahan bakar fosil di jalan raya adalah titik awal yang paling logis dan mudah dilakukan.
Sebagaimana dilaporkan Environmental Protection Agency (EPA), meninggalkan mobil di rumah hanya dua hari dalam seminggu saja dapat mengurangi emisi gas rumah kaca lebih dari 3.000 pon per tahun, sekaligus menghemat bahan bakar. Dampak sederhana inilah yang membuat pilihan moda transportasi menjadi sangat penting.
-
Beralih ke transportasi umum: Menggunakan bus, kereta, atau angkutan kota mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan sehingga konsumsi bahan bakar per orang jauh lebih hemat. Selain lebih murah, ada banyak keuntungan naik transportasi umum yang bisa dirasakan penumpang setiap hari.
-
Berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat: Untuk perjalanan singkat, dua aktivitas ini tidak membutuhkan setetes bahan bakar pun dan bebas emisi. Manfaatnya ganda, karena selain hemat energi, ada banyak manfaat berjalan kaki dan bersepeda untuk lingkungan.
-
Berbagi kendaraan atau carpooling: Menumpang bersama rekan yang searah membuat satu mobil mengangkut lebih banyak orang, sehingga bahan bakar yang terpakai menjadi lebih efisien. Kebiasaan ini juga ikut mengurangi kepadatan lalu lintas.
-
Menerapkan hari bebas kendaraan: Program car free day, terutama jika rutin dijalankan pada akhir pekan, terbukti mampu memangkas konsumsi minyak harian di perkotaan secara signifikan.
-
Bekerja dari rumah bila memungkinkan: Bekerja dari rumah beberapa hari dalam seminggu menghilangkan perjalanan komuter yang menguras bahan bakar. Kebijakan fleksibel ini memangkas permintaan minyak sekaligus menekan biaya transportasi harian.
-
Memilih kereta dibanding pesawat: Untuk perjalanan jarak menengah, kereta cepat atau kereta malam jauh lebih hemat energi per penumpang dibanding penerbangan.
-
Menekan perjalanan udara untuk urusan bisnis: Menggantikan sebagian rapat dengan pertemuan daring mengurangi kebutuhan avtur yang tergolong boros bahan bakar fosil.
Sebagaimana diungkapkan studi University of Oxford (2021), mengganti satu perjalanan mobil dengan sepeda per hari saja dapat memangkas jejak karbon pribadi hingga sekitar 0,5 ton per tahun. Krisis energi belakangan pun disebut sebagai yang terparah sepanjang sejarah, sehingga peralihan moda menjadi makin mendesak. Fatih Birol, Direktur Eksekutif International Energy Agency, dikutip dari Fortune, menyatakan, "Kita sedang menghadapi ancaman keamanan energi terbesar dalam sejarah."
Baca juga: 9 Alasan Anda Harus Bersepeda daripada Mengemudi Kendaraan
Advertisement
Teknik Berkendara dan Perawatan Kendaraan untuk Menghemat Minyak Bumi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910609/original/005027800_1642746594-pexels-andrea-piacquadio-3855223.jpg)
Bagi yang tetap harus memakai kendaraan pribadi, perilaku di balik kemudi ternyata sangat menentukan boros atau iritnya bahan bakar. Menerapkan gaya berkendara yang tepat adalah cara menghemat minyak bumi yang efeknya bisa langsung dirasakan di tangki, tanpa perlu membongkar mesin.
Mengutip fueleconomy.gov, mengemudi agresif seperti sering menginjak gas dan mengerem mendadak dapat menurunkan efisiensi bahan bakar hingga 15 sampai 30 persen di jalan tol dan 10 sampai 40 persen di lalu lintas padat. Karena itu, cara mengemudi patut jadi perhatian utama.
-
Terapkan smart driving: Injak pedal gas secara halus, jaga akselerasi tetap lembut, dan lepaskan gas lebih awal saat mendekati lampu merah. Panduan lengkap soal hemat BBM berdasarkan cara mengemudi bisa jadi acuan sehari-hari.
-
Patuhi batas kecepatan: Efisiensi bahan bakar biasanya turun tajam di atas 80 km/jam, dan setiap kelebihan kecepatan membuat mesin bekerja lebih keras melawan hambatan udara. Menurunkan kecepatan sedikit saja sudah cukup menghemat konsumsi bahan bakar.
-
Periksa tekanan angin ban secara rutin: Ban yang kurang angin menambah beban gulir dan memboroskan bahan bakar. Merujuk Alternative Fuels Data Center, menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar rata-rata 0,6 persen hingga 3 persen.
-
Lakukan servis dan tune-up berkala: Memperbaiki mesin yang tidak prima bisa meningkatkan efisiensi sekitar empat persen, sementara memakai oli sesuai grade pabrikan menambah efisiensi satu sampai dua persen. Jadwalkan servis tiap tiga bulan atau setiap 5.000 km.
-
Kurangi beban berlebih dan boks atap: Semakin berat kendaraan, semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Boks kargo di atap juga menambah hambatan angin, jadi lepaskan bila tidak dipakai.
-
Matikan mesin saat berhenti lama: Membiarkan mesin menyala tanpa bergerak sama saja membakar bahan bakar dengan jarak tempuh nol. Biasakan mematikan mesin bila berhenti lebih dari setengah menit.
-
Gunakan gigi tepat dan cruise control: Perpindahan gigi yang sesuai serta cruise control di jalan tol membantu menjaga putaran mesin tetap stabil dan hemat. Hindari pula mitos keliru soal penghematan bahan bakar seperti yang kerap beredar.
Kunci utamanya adalah konsistensi dan kestabilan. Menjaga kecepatan yang stabil serta mengantisipasi kondisi lalu lintas di depan akan mengurangi kebutuhan mengerem dan berakselerasi mendadak, dua hal yang paling banyak menguras bahan bakar. Yoshihiko Noda, mantan Perdana Menteri Jepang, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Jepang sudah menjadi pemimpin dalam efisiensi energi, dan memiliki kekayaan teknologi inovatif."
Cara Menghemat Minyak Bumi di Rumah dan Kehidupan Sehari-hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562684/original/003607000_1776837436-Cabut_Kabel_Listrik_Sebelum_Mulai.jpg)
Cara menghemat minyak bumi tidak berhenti di jalan raya, karena rumah tangga pun turut menyumbang konsumsi energi fosil. Sebagian besar pembangkit listrik di Indonesia masih mengandalkan bahan bakar fosil, termasuk minyak dan batu bara, sehingga menghemat listrik berarti ikut menghemat minyak bumi.
-
Matikan peralatan listrik yang tidak dipakai: Kebiasaan mematikan televisi, kipas, lampu, dan mencabut charger dari stopkontak menghilangkan konsumsi daya siaga yang sia-sia. Terapkan langkah ini bersama seluruh anggota keluarga agar hasilnya maksimal, seperti banyak cara menghemat listrik di rumah yang terbukti menurunkan tagihan.
-
Manfaatkan cahaya dan ventilasi alami: Membuka tirai dan jendela di siang hari mengurangi ketergantungan pada lampu, sedangkan ventilasi yang baik menekan pemakaian AC dan kipas. Memaksimalkan cahaya matahari sebagai penerangan alami adalah cara paling sederhana dan gratis.
-
Beralih ke lampu LED dan perangkat hemat energi: Lampu LED jauh lebih irit dibanding lampu pijar dan berumur panjang. Pilih pula peralatan berlabel hemat energi atau berteknologi inverter untuk kulkas, AC, dan mesin cuci.
-
Kurangi produk sekali pakai berbahan plastik: Plastik adalah produk turunan minyak bumi, sehingga menekan pemakaiannya berarti menurunkan permintaan bahan baku fosil. Mulailah dengan menghindari kantong, sedotan, dan kemasan sekali pakai.
-
Bawa barang guna ulang: Membawa tas belanja, botol minum, dan wadah makan sendiri secara konsisten memangkas timbunan sampah plastik. Kebiasaan kecil ini berdampak besar terhadap lingkungan sekaligus menghemat pengeluaran.
-
Pertimbangkan memasak dengan listrik: Mengalihkan sebagian aktivitas memasak dari gas ke kompor listrik yang efisien membantu menyisakan bahan bakar cair untuk kebutuhan yang lebih vital.
John W. Snow, mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Tidak diragukan lagi bahwa harga energi yang lebih tinggi mendorong penghematan dan efisiensi energi yang lebih besar."
Baca juga: Cara Mengurangi Sampah Plastik demi Jaga Lingkungan
Advertisement
Bahan Bakar Alternatif sebagai Pengganti Minyak Bumi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4393842/original/025996400_1681377394-29892466_7258804_1_.jpg)
Beralih ke sumber energi terbarukan adalah salah satu jawaban jangka panjang atas pertanyaan bagaimana cara menghemat minyak bumi. Bahan bakar alternatif menawarkan opsi yang lebih bersih, mengurangi emisi karbon, dan menurunkan ketergantungan pada fosil yang jumlahnya kian menipis.
Mengacu pada Encyclopaedia Britannica, pada awal abad ke-21 sekitar 80 persen energi dunia masih dihasilkan dari bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketergantungan sebesar itu menjadi alasan kuat mengapa pengembangan energi alternatif sebagai solusi berkelanjutan terus digenjot.
-
Biodiesel: Campuran solar dengan bahan nabati seperti pada program B30, B35, hingga B40 menjadi alternatif nyata yang sudah beredar luas di Indonesia untuk mesin diesel.
-
Bioetanol: Bahan bakar dari fermentasi tanaman berpati atau bergula ini dapat menggantikan sebagian bensin pada kendaraan bermotor.
-
Biogas: Gas hasil fermentasi limbah organik atau kotoran ternak cocok untuk memasak maupun bahan bakar mesin, dan bahan bakunya mudah didapat.
-
Tenaga surya: Panel surya mengubah sinar matahari menjadi listrik tanpa emisi, ideal untuk penerangan rumah hingga pemanas air.
-
Tenaga angin: Pembangkit listrik tenaga bayu memanfaatkan embusan angin yang melimpah dan ramah lingkungan.
-
Panas bumi: Indonesia memiliki potensi geotermal yang sangat besar sehingga bisa menjadi tulang punggung listrik bersih nasional.
-
Tenaga air: Aliran sungai dan bendungan menghasilkan listrik terbarukan yang stabil sepanjang tahun.
-
Kendaraan listrik: Sepeda motor dan mobil listrik yang lebih efisien menekan konsumsi bahan bakar fosil secara langsung di sektor transportasi.
Selain energi terbarukan, biofuel sebagai bahan bakar ramah lingkungan juga dinilai menjanjikan karena jejak karbonnya jauh lebih rendah dibanding bahan bakar konvensional. Tren peralihan ini bahkan diprediksi para pakar akan makin cepat seiring meningkatnya kesadaran akan keamanan energi.
Fatih Birol, Direktur Eksekutif International Energy Agency, dikutip dari The Guardian, menyatakan, "Akan ada dorongan besar bagi energi terbarukan dan tenaga nuklir, serta pergeseran lebih jauh menuju masa depan yang lebih terelektrifikasi." Joe Kaeser, mantan CEO Siemens, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Dorongan yang lebih besar untuk efisiensi energi, teknologi energi terbarukan, dan mobilitas listrik akan mempercepat masa depan bebas karbon."
Baca juga: 7 Macam Sumber Energi Alternatif dan Manfaatnya dan Contoh Energi Alternatif yang Bisa Digunakan di Indonesia.
Pada akhirnya, menghemat minyak bumi bukanlah tugas yang menuntut pengorbanan besar, melainkan kumpulan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Dimulai dari memilih transportasi umum, mengemudi lebih bijak, menghemat listrik, hingga mendukung bahan bakar alternatif, setiap langkah kecil akan berkontribusi menjaga ketersediaan sumber daya ini untuk generasi mendatang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menghemat Minyak Bumi
Bagaimana cara menghemat minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari?
Cara paling mudah adalah mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dengan beralih ke transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda untuk jarak dekat. Selain itu, hemat listrik di rumah, kurangi produk plastik sekali pakai, rawat kendaraan secara rutin, dan dukung penggunaan bahan bakar alternatif.
Mengapa kita harus menghemat minyak bumi?
Minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui dan proses pembentukannya memakan waktu jutaan tahun, sehingga persediaannya terbatas dan bisa habis. Menghematnya membantu menjaga ketahanan energi, menekan polusi udara, serta mengurangi dampak perubahan iklim.
Apa saja bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi?
Beberapa contohnya adalah biodiesel, bioetanol, dan biogas yang berasal dari bahan nabati atau limbah organik. Selain itu ada energi surya, angin, air, dan panas bumi yang dapat menggantikan peran bahan bakar fosil, termasuk melalui pemanfaatan kendaraan listrik.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320337/original/020715600_1786345570-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T140430.897.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320188/original/007408700_1786339779-cek_fakta_-_sri_mulyani_berbagi_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309413/original/042557900_1785226839-ph1FdMGIShwteLoLwsvZViffgurzs6oV0w2tsVUu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320279/original/056777800_1786342814-Orang_yang_Suka_Nonton_Berita.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309419/original/079792500_1785226845-27Rz5QfkJgpLThnAkGSiIgAamlOMgcVeINfWR7VV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309574/original/009517100_1785231647-cf1VGepqWXaREAtX1ZtvVtvFzudPeRAUpi9gMrmz.jpg)