Liputan6.com, Jakarta - Mencari tips membahagiakan diri sendiri sering terasa sulit di tengah rutinitas yang padat. Padahal, kebahagiaan tidak selalu datang dari hal besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten justru punya pengaruh nyata pada suasana hati kita.
Menurut Harvard Health Publishing, sekitar separuh disposisi seseorang ditentukan genetik, sisanya bisa diubah lewat kebiasaan positif yang rutin dilakukan. Artinya, kebahagiaan ternyata bisa dilatih setiap hari.
National Jewish Health juga menegaskan bahwa pikiran positif dapat memperbaiki kesehatan, dan suasana hati ikut terbantu oleh tidur cukup serta gerak tubuh. Berikut langkah praktis yang bisa langsung Anda coba dan sesuaikan dengan gaya hidup mulai hari ini, Liputan6.com, Kamis (24/9/2026).
Advertisement
1. Prioritaskan Tidur yang Berkualitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4986492/original/094004100_1730359978-Depositphotos_378835380_S.jpg)
Tidur sering dianggap sepele, padahal ia menjadi fondasi suasana hati. Saat kurang tidur, kita lebih mudah tersinggung, cemas, dan sulit melihat sisi baik suatu keadaan.
National Jewish Health menempatkan tidur sebagai prioritas utama, karena tidur yang cukup membuat seseorang tampil lebih baik dan tidak mudah terpengaruh hal negatif. Cobalah tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, jauhi layar gawai satu jam sebelum tidur, serta ciptakan kamar yang gelap, sejuk, dan nyaman agar istirahat Anda benar-benar berkualitas.
Advertisement
2. Jaga Hubungan dengan Orang Terdekat
Manusia adalah makhluk sosial, sehingga kebutuhan akan kedekatan emosional tidak bisa diabaikan. Ngobrol santai dengan keluarga atau sahabat sering mengangkat mood lebih cepat daripada belanja atau menonton serial.
Harvard Health Publishing menyebut menjaga hubungan sosial termasuk perilaku yang memengaruhi tingkat kebahagiaan seseorang. Luangkan waktu menelepon teman lama, makan bersama keluarga, atau sekadar menanyakan kabar tetangga. Jika ada hubungan yang terus melelahkan, tidak apa-apa mengambil jarak demi kesehatan mental Anda.
3. Bergeraklah Setiap Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750252/original/092802700_1708599848-Ilustrasi_olahraga_bersama_pasangan__lari__joging.jpg)
Olahraga tidak harus berat atau mahal untuk memberi manfaat pada suasana hati. National Jewish Health menyebut olahraga sebagai penambah mood yang dapat diandalkan, dan jalan kaki 10 menit saja bisa membantu meredakan stres.
Anda bisa memulainya dengan naik tangga, bersepeda santai di sore hari, atau melakukan peregangan di sela pekerjaan. Kuncinya ada pada konsistensi, bukan intensitas. Pilih gerakan yang menyenangkan agar Anda tidak merasa terpaksa dan mau mengulanginya besok.
Advertisement
4. Nikmati Sinar Matahari dan Alam
Keluar rumah sebentar bisa membuat pikiran terasa lebih ringan dan jernih. Paparan cahaya alami serta pemandangan hijau membantu tubuh dan pikiran lebih rileks setelah seharian menatap layar. National Jewish Health menyarankan sekitar 15 menit sinar matahari per hari untuk menunjang suasana hati dan daya ingat.
Sempatkan minum teh di teras, berjalan di taman, atau sekadar memandangi pepohonan dari jendela. Lakukan di pagi hari agar sinarnya nyaman dan tidak terlalu terik.
5. Latih Rasa Syukur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298546/original/081020300_1784173886-eLx0V7c7N171OazOEWhkLOGChfdjh8yVG4xdmAVg.jpg)
Bersyukur mengalihkan fokus kita dari apa yang kurang ke apa yang sudah dimiliki. Kebiasaan ini tampak sederhana, tetapi efeknya terasa dalam jangka panjang karena otak terbiasa mencari hal positif.
Sebelum tidur, tuliskan tiga hal baik yang terjadi hari itu, sekecil apa pun, misalnya secangkir kopi yang enak, pesan hangat dari teman, atau jalanan yang lancar. Jangan menunggu momen besar untuk bersyukur. Justru hal-hal kecil yang rutin kita alami sering kali menjadi sumber bahagia yang paling stabil.
Advertisement
6. Tulis Jurnal Harian
Menulis membantu mengurai isi kepala yang penuh oleh pikiran dan perasaan yang belum sempat diproses. National Jewish Health menyarankan agar Anda menuliskan kenangan baik untuk memperkuat hal positif, dan menuliskan kejadian buruk untuk mengurangi dampaknya.
Jurnal tidak perlu rapi, panjang, atau indah. Lima menit sebelum tidur sudah cukup. Anda juga bisa memakai catatan ponsel jika menulis tangan terasa merepotkan. Dengan begitu, Anda punya ruang aman untuk jujur pada diri sendiri.
7. Berlatih Meditasi dan Mindfulness
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343325/original/017253100_1788851306-10.jpg)
Meditasi mengajak kita hadir di saat ini dan tidak terseret kekhawatiran tentang masa depan atau penyesalan masa lalu. Fokuskan perhatian pada napas, suara di sekitar, atau sensasi tubuh, lalu kembalikan perlahan saat pikiran mulai melayang. Tidak apa-apa jika Anda sering terdistraksi, itu bagian dari latihan.
National Jewish Health menyebut latihan fokus seperti ini dapat membantu melatih otak menuju kebahagiaan. Mulailah dari tiga sampai lima menit setiap pagi, lalu tambah durasinya bertahap.
Advertisement
8. Lakukan Hobi yang Anda Sukai
Kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu hanya karena terasa menyenangkan, bukan karena harus? Menggambar, memasak, berkebun, atau bermain musik memberi ruang bagi diri untuk bernapas dari tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab.
Harvard Health Publishing bahkan menyebut menemukan kembali aktivitas masa kecil dapat membantu meningkatkan dan menjaga kebahagiaan. Jadwalkan waktu khusus untuk hobi seperti Anda menjadwalkan rapat penting, dan jangan cemas soal hasil. Yang terpenting adalah proses menikmatinya.
9. Bantu Orang Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4364937/original/048679500_1679292945-brooke-cagle-g1Kr4Ozfoac-unsplash.jpg)
Berbuat baik ternyata memberi keuntungan bagi si pemberi, bukan hanya penerimanya. National Jewish Health menulis bahwa membantu orang lain menghasilkan peningkatan kebahagiaan sesaat yang paling dapat diandalkan. Harvard Health Publishing juga mencatat kegiatan seperti menjadi relawan dapat membantu menjaga kebahagiaan.
Anda bisa mulai dari hal kecil, seperti membantu rekan kerja, berbagi makanan, mendengarkan curhat teman, atau ikut kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Tidak perlu menunggu kaya atau punya banyak waktu luang untuk memberi.
Advertisement
10. Beri Ruang untuk Tertawa dan Istirahat
Hidup tidak harus selalu serius dan produktif. Tertawa bersama teman, menonton acara lucu, atau sekadar tersenyum di tengah hari yang berat bisa mengubah suasana hati dengan cepat. National Jewish Health bahkan menyebut tersenyum, meski sedang sulit, dapat membantu mengurangi rasa sakit dan memperbaiki suasana hati.
Beri juga waktu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah. Ingat, tidak ada orang yang bisa selalu ceria, dan merasa sedih sesekali adalah hal yang sangat wajar.
Pertanyaan Seputar Tips Membahagiakan Diri Sendiri
Apa tips membahagiakan diri sendiri yang paling mudah dilakukan?
Mulailah dari hal kecil: tidur cukup, jalan kaki 10 menit, dan menuliskan tiga hal yang Anda syukuri. Ketiganya tidak butuh biaya dan bisa dilakukan dalam sehari.
Apakah kebahagiaan ditentukan oleh genetik?
Sebagian, ya. Harvard Health menyebut faktor genetik memengaruhi sekitar separuh disposisi seseorang. Sisanya bisa dipengaruhi lewat kebiasaan dan pilihan sehari-hari.
Berapa lama sampai efek kebiasaan ini terasa?
Setiap orang berbeda. Sebagian merasa lebih ringan setelah beberapa hari, misalnya lewat jalan kaki atau tidur teratur. Perubahan yang lebih stabil biasanya muncul setelah kebiasaan dijalankan konsisten selama beberapa minggu.
Kapan sebaiknya saya mencari bantuan profesional?
Jika rasa sedih, cemas, atau lelah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas, sebaiknya temui psikolog atau dokter. National Jewish Health juga menyarankan berkonsultasi dengan dokter bila Anda butuh bantuan mengatasi stres, tidur, atau masalah hidup.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356940/original/051953100_1790227062-HOAX__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343324/original/004987500_1788851306-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3345103/original/025914400_1610265459-disgusted-woman-raise-palm-stop-refusing-offer_176420-17699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3459188/original/022683600_1621386808-cowomen-cKQkMFzXHAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694981/original/059163000_1703214208-Ilustrasi_pernikahan__menikah__Islami.jpg)