Liputan6.com, Jakarta Menerima kebaikan orang lain memang menyenangkan, tetapi ada kalanya sebuah pemberian terpaksa harus ditolak. Memahami cara menolak pemberian orang dengan halus akan membantu Anda tetap menjaga perasaan si pemberi.
Kuncinya sederhana, yakni ucapkan terima kasih lebih dulu, lalu sampaikan alasan yang jujur dan singkat. Dengan begitu, cara menolak pemberian orang dengan halus tidak akan merusak hubungan baik yang telah terjalin.
Sebagaimana diungkapkan American Psychological Association, menetapkan batasan yang sehat dan mengenali pemicu stres termasuk salah satu cara terbaik menjaga kesejahteraan diri. Artinya, belajar menolak dengan sopan bukanlah sikap egois, melainkan bagian dari menjaga kesehatan mental sekaligus wujud penghormatan terhadap sebuah hubungan.
Advertisement
Langkah Halus Menolak Pemberian Orang Tanpa Menyakiti Hati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309835/original/010424300_1785290283-young-woman-offering-blue-gift-box.jpg)
Langkah paling aman adalah memadukan rasa terima kasih dengan alasan yang tulus. Beginilah cara menolak pemberian orang dengan halus yang bisa Anda terapkan setahap demi setahap.
Diane Gottsman, pakar etiket modern, dikutip dari Alibaba, menyatakan, "Kesopanan bukanlah soal selalu berkata ya, melainkan menghormati perasaan orang lain sekalipun Anda harus berkata tidak."
-
Ucapkan terima kasih lebih dulu: Awali dengan apresiasi tulus atas niat baik dan perhatian pemberi, karena mengucapkan terima kasih membuat pesan Anda terasa hangat sebelum penolakan disampaikan.
-
Sampaikan permintaan maaf: Kata maaf menandakan Anda menghargai usaha si pemberi, bukan berarti Anda bersalah, sehingga ia lebih mudah berempati terhadap keputusan Anda.
-
Berikan alasan yang jujur dan logis: Hindari alasan yang mengada-ada, dan sampaikan alasan sebenarnya secara singkat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
-
Tegaskan bahwa hubungan tetap penting: Yakinkan pemberi bahwa penolakan ini menyangkut situasi, bukan menyangkut dirinya, agar ikatan yang ada tetap terjaga.
-
Jaga bahasa tubuh dan senyuman: Pertahankan senyum tulus, kontak mata secukupnya, dan postur terbuka, sebab bahasa tubuh sering berbicara lebih kuat daripada kata-kata.
-
Tetap tenang dan tegas saat didesak: Bila pemberi memaksa, ulangi penolakan dengan kalimat sederhana namun mantap, misalnya, "maaf, saya belum bisa menerimanya."
-
Jangan larut dalam rasa bersalah: Setelah menolak, alihkan pikiran dan bersikaplah sewajarnya agar Anda tidak terus dihantui perasaan tidak enak.
Mengutip Verywell Mind, kunci berhenti menjadi pribadi yang tidak enakan adalah berani bersikap tegas pada diri sendiri dan orang lain. Kebiasaan mengiyakan segala hal justru berisiko membuat Anda terjebak dalam pola people pleaser yang melelahkan.
Seorang psikoterapis, dikutip dari Today, menganjurkan untuk membiasakan diri berkata tidak secara anggun, seperti, "Terima kasih telah mengingat saya, tetapi kali ini saya belum bisa."
Advertisement
Cara Menolak Pemberian Sesuai Jenisnya: Uang, Barang, hingga Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309836/original/026571300_1785290283-handsome-young-man-holds-multiple-paper-bag.jpg)
Cara menolak pemberian orang dengan halus juga perlu menyesuaikan bentuk pemberiannya. Pendekatan untuk uang, barang berharga, hingga makanan tentu berbeda, sebagaimana menolak ajakan dengan sopan berbeda dengan menolak sebuah hadiah.
-
Pemberian berupa uang: Hargai niatnya, sampaikan penolakan secara jelas, lalu sarankan agar uang tersebut diberikan kepada yang lebih membutuhkan atau didonasikan, sehingga niat baiknya tidak sia-sia dan anggaran keuangan Anda pun tetap aman.
-
Barang mahal atau berharga: Tolak dengan tegas namun santun, misalnya dengan alasan ingin menjaga kesetaraan dalam hubungan atau karena Anda memang sudah memiliki barang serupa.
-
Gratifikasi di tempat kerja: Banyak instansi melarang penerimaan hadiah bernilai tertentu demi menghindari konflik kepentingan; prinsip yang sama berlaku saat Anda perlu menolak tugas dari bos atau menyusun kata-kata menolak tawaran kerja.
-
Pemberian berupa makanan: Awali dengan kata maaf, kemudian jelaskan alasan logis seperti alergi, sedang berpuasa, atau memang sudah kenyang, agar penolakan terdengar wajar.
-
Pemberian yang berpamrih: Waspadai pemberian yang menuntut balasan atau menyiratkan ketertarikan romantis; dalam kondisi ini, menolak halus dari lawan jenis sejak awal justru lebih bijak.
Sebagaimana disampaikan Emily Post Institute, permintaan semacam "tanpa kado, ya" sebaiknya cukup disampaikan sekali dengan hangat. Bila seseorang tetap membawa sesuatu, terimalah dengan anggun daripada menolaknya secara terbuka yang bisa mempermalukannya di depan orang lain.
Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Menolak Pemberian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4320699/original/038029900_1676092699-ekaterina-shevchenko-ZLTlHeKbh04-unsplash.jpg)
Selain menguasai kalimatnya, ada beberapa kekeliruan yang membuat upaya menolak seseorang secara halus justru terasa canggung. Menghindari cara menolak pemberian orang dengan halus yang keliru berikut ini akan membuat penolakan Anda terdengar jauh lebih tulus.
Manuel J. Smith, dikutip dari Parade, menegaskan, "Anda berhak mengatakan 'Tidak' tanpa merasa bersalah."
Mengacu pada riset yang dimuat Journal of Consumer Research, penggunaan frasa "saya tidak" terbukti lebih ampuh membantu seseorang keluar dari komitmen yang tidak diinginkan dibanding frasa "saya tidak bisa". Pemilihan kata yang tepat memang menentukan seberapa mudah penolakan Anda diterima.
-
Berbohong atau mengarang alasan: Alasan palsu hanya akan membebani pikiran dan mudah dipatahkan; belajarlah menolak seseorang dengan baik melalui kejujuran.
-
Menunda-nunda dan plin-plan: Penolakan yang tertunda terkesan ragu dan kurang menghargai, jadi sampaikan keputusan Anda sesegera mungkin.
-
Menolak tanpa apresiasi: Langsung berkata tidak tanpa ucapan terima kasih membuat pemberi merasa kebaikannya tak dihargai.
-
Memberi alasan yang bertele-tele: Terlalu banyak dalih malah membingungkan; kunci menyampaikan penolakan dengan baik dan benar adalah singkat dan tidak berbelit-belit.
-
Memaksakan diri berkata ya: Mengiyakan padahal hati menolak hanya akan merugikan Anda, padahal Anda sepenuhnya berhak memberikan penolakan.
-
Larut dalam rasa bersalah: Rasa tidak enak yang berlarut adalah beban yang Anda ciptakan sendiri, sehingga Anda memang tak perlu jadi people pleaser untuk disukai.
-
Mengabaikan nada bicara dan gestur: Kata-kata sopan bisa terasa dingin bila nada dan sikap tubuh tidak selaras, sebab komunikasi yang efektif memadukan pesan verbal dan nonverbal.
Menariknya, dalam perspektif adab, menolak bukan berarti tidak menghargai. Merujuk taushiyah NU Jateng, menyenangkan hati orang lain termasuk sedekah, sehingga sebaiknya kita tidak menolak pemberian orang yang dikenal selama kita tidak meminta-minta; namun penolakan tetap dibenarkan bila kita tidak mengenal pemberi atau mengkhawatirkan sesuatu yang tidak diinginkan.
Dalam buku Untamed, Glennon Doyle menuliskan, "Batasan tidak membatasi hidupmu; batasan justru memperluasnya."
Para peneliti, dikutip dari Psychology Today, bahkan menggambarkan penetapan batasan sebagai "perisai agar tidak dieksploitasi".
Pada akhirnya, menolak dengan sopan adalah keterampilan yang bisa dilatih, bukan bakat bawaan. Dengan membiasakan ucapan terima kasih yang tulus, alasan yang jujur, dan tawaran solusi, Anda bisa menjaga hubungan tetap hangat tanpa harus mengorbankan diri sendiri. Bagi Anda yang kerap sulit berkata tidak, mulailah dari langkah kecil hingga akhirnya terbiasa.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menolak Pemberian Orang
Apakah boleh menolak pemberian dari orang lain?
Boleh, karena menerima atau menolak sebuah pemberian merupakan hak pribadi setiap orang. Yang terpenting, sampaikan dengan sopan, awali dengan ucapan terima kasih, dan berikan alasan yang jujur agar niat baik si pemberi tetap dihargai.
Bagaimana cara menolak pemberian orang dengan halus agar tidak tersinggung?
Mulailah dengan mengucapkan terima kasih, lalu sampaikan permintaan maaf beserta alasan singkat yang masuk akal. Bila perlu, tawarkan solusi lain, seperti menyarankan agar pemberian tersebut diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan.
Mengapa kita sering merasa tidak enak saat harus menolak pemberian?
Rasa tidak enak umumnya muncul dari kekhawatiran menyinggung atau takut kehilangan hubungan baik, kecenderungan yang kerap dikaitkan dengan sifat people pleaser. Menyadari bahwa menolak secara sopan tidak akan merusak hubungan dapat membantu meringankan beban rasa bersalah tersebut.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528977/original/025088700_1773301964-BGN_klaim_pendaftaran_PPPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5249187/original/085359700_1749630481-PejalanKaki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309129/original/060060500_1785219041-IGfz1TrUjE5KCTzYpwhSNvT72F78Qt90Hzn1RH27.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5250876/original/021512500_1749742304-beautiful-woman-ironing-her-hair.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309132/original/098281500_1785219044-aGpasWpZLHUx54LVWm7YBAlx93CyxUgZFECk6ATt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404349/original/077032700_1762403317-pexels-karola-g-5902919.jpg)