Kronologi Warung Mi dan Babi di Sukoharjo Dibakar Pria Bertopeng

Empat OTK bertopeng membawa bensin dan senjata tajam lalu membakar warung di Sukoharjo.

Diterbitkan 12 September 2026, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dibakar oleh empat orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

Para pelaku datang membawa bensin dan senjata tajam. Mereka kemudian merusak sejumlah properti dan membakar warung tersebut selama sekitar 30 hingga 45 menit.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan kejadian tersebut. Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Langsung kita selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar. Ada saksi juga yang melihat," ujar Anggaito.

Karyawan warung, Ali Qoirun Rosyid (30), menyebut saat kejadian ia sedang tidur di kamar depan. Ia didatangi empat orang bertopeng, berhelm, berjaket, dan membawa senjata tajam.

"Mereka mendobrak pintu kamar. Satu orang menodongkan senjata tajam, menyuruh saya jongkok dan diam di dekat etalase dapur," kata Ali.

Dua pelaku kemudian menuangkan cairan dari botol yang diduga bensin ke sepeda motor Yamaha Mio milik Ali dan piano kayu di sebelahnya, lalu membakarnya. Satu pelaku lainnya merusak kaca etalase dapur.

"Setelah itu keempatnya kabur menggunakan sepeda motor," katanya.

Ali lantas membangunkan rekannya, Setiyo Purnomo. Bersama sekuriti pabrik di sebelah, api dipadamkan menggunakan 11–12 alat pemadam api ringan sebelum petugas Damkar Sukoharjo tiba di lokasi.

Pemilik warung, Jodi Sutanto, menaksir kerugian sekitar Rp 30 juta. Ia merinci barang dan ruangan yang terdampak. "Ada jenset, motor, mesin-mesin, DVR, TV, komputer kasir, tablet. Satu ruang dapur, gudang kecil, kamar tidur karyawan dan piano terbakar," jelasnya.

Jodi menilai aksi tersebut bukan spontan. "Berarti memang semuanya sudah terstruktur dan terencana. Nanti biar pihak kepolisian untuk mengungkap ini," ujar Jodi.

CCTV Ikut Terbakar

Rekaman pengawas di kamar karyawan ikut hangus. Hanya tersisa dua unit CCTV yang menggunakan kartu memori dan saat ini sedang diperiksa polisi. Akibat kejadian itu, Ali mengalami trauma.

"Yang penting keselamatan dia. Kalau barang kita bisa cari, bisa beli," kata Jodi.

Jodi menyatakan akan membuat laporan resmi ke Polres Sukoharjo. "Ini sudah mengarah ke pengrusakan, tindak pidana," pungkasnya. Polisi telah memeriksa dua saksi dan berkoordinasi dengan Labfor Polda Jateng. Hingga kini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi.