Liputan6.com, Madrid - Gelombang lebih dari 60.000 migran yang menyeberang dari Maroko ke wilayah otonom Spanyol, Ceuta, memicu ketegangan diplomatik sekaligus memunculkan tuduhan baru. Seorang menteri Spanyol mengisyaratkan bahwa Israel diduga ikut memicu situasi tersebut.
Dikutip dari Middle East Eye, Minggu (2/8/2026), pernyataan itu muncul setelah Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Danny Danon, mengkritik Spanyol melalui media sosial X pada Jumat.
"Spanyol, yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menguliahi Israel, kini justru menyatakan keadaan darurat di Ceuta akibat krisis kebijakan imigrasinya sendiri," tulis Danon.
Advertisement
Ia juga menambahkan, "Mungkin sebelum terus menguliahi kami, sudah saatnya Spanyol menjelaskan kepada dunia mengapa mereka masih mempertahankan wilayah kolonial di Afrika."
Unggahan tersebut kemudian dibagikan kembali oleh Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente. Menanggapi pernyataan Danon, Puente menulis singkat, "Ya, sekarang semuanya tampaknya mulai menjadi sangat jelas."
Muncul Dugaan Keterlibatan Israel dan AS
Sejumlah politikus serta pengamat di Spanyol belakangan menuding Israel dan Amerika Serikat berupaya menciptakan tekanan terhadap Spanyol sebagai respons atas sikap pemerintah negara itu yang menentang perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran maupun operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Juru bicara parlemen dari Partai Kiri Republik Catalonia, Gabriel Rufian, berpendapat krisis tersebut menguntungkan kepentingan Amerika Serikat dan Israel.
Sementara itu, jurnalis Spanyol Jose Vizner mengunggah kembali sebuah unggahan media sosial tahun 2019 milik Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang membahas dugaan dukungan Israel terhadap gerakan separatis di Ceuta.
Aktor ternama Spanyol Javier Bardem juga membagikan sebuah video yang menuduh Israel berada di balik gelombang penyeberangan migran tersebut.
Mantan menteri Portugal sekaligus pengamat politik Bruno Macaes mengatakan, terlepas dari benar atau tidaknya keterlibatan Amerika Serikat dan Israel sebelum krisis terjadi, menurutnya kedua negara sangat aktif setelah peristiwa itu terjadi, terutama dengan memanfaatkannya untuk menyerang pemerintahan Spanyol saat ini.
Puluhan Ribu Migran Masuk Ceuta
Ceuta, bersama Melilla, merupakan wilayah otonom Spanyol di pesisir Afrika Utara yang menjadi satu-satunya perbatasan darat antara Uni Eropa dan Afrika.
Pemerintah Spanyol menyebut sekitar 60.000 orang memasuki Ceuta dari Maroko pekan ini, termasuk sekitar 8.000 anak-anak.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan para migran berenang menuju wilayah tersebut melewati pagar perbatasan. Sebagian terlihat mengenakan pakaian renang dan menggunakan pelampung untuk menempuh perjalanan berbahaya itu.
Â
Â
Krisis Picu Ketegangan Diplomatik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311778/original/027564500_1785458803-Untitled.jpg)
Prancis menyatakan akan memperketat pemeriksaan di perbatasannya dengan Spanyol. Sementara Italia mengancam akan menangguhkan keikutsertaan Spanyol dalam kawasan bebas perbatasan internal Uni Eropa.
Namun pada Sabtu, pemerintah Spanyol menyatakan sebagian besar migran, sekitar 48.000 orang, telah kembali ke Maroko dengan pengawalan tentara Spanyol.
Video lain memperlihatkan sejumlah migran bersembunyi di dalam terowongan dan berjalan di jalan-jalan Ceuta.
Sedikitnya 67 orang diyakini meninggal dunia ketika berusaha mencapai wilayah tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab lonjakan penyeberangan tersebut. Namun, insiden serupa pernah terjadi sebelumnya.
Pada Mei 2021, sekitar 8.000 warga Maroko memasuki Ceuta di tengah perselisihan diplomatik antara Spanyol dan Maroko terkait Sahara Barat. Saat itu, Spanyol menuduh Maroko menggunakan para migran sebagai alat tekanan politik. Seorang menteri Maroko ketika itu menyatakan negaranya berhak melonggarkan pengawasan perbatasan sebagai respons atas sengketa diplomatik tersebut.
Sebagian pengamat kini juga menuduh Maroko mempermudah penyeberangan pekan ini. Dugaan itu dikaitkan dengan kemarahan pemerintah Maroko atas kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez ke Aljazair, pemasok gas terbesar bagi Spanyol.
Peneliti senior Universitas Pompeu Fabra di Barcelona, Lorenzo Gabrielli, mengatakan kepada The New York Times bahwa hampir mustahil sekitar 50.000 orang dapat melintasi perbatasan Maroko-Spanyol dalam satu hari tanpa keterlibatan pihak Maroko.
Presiden Ceuta Juan Jesus Vivas menyebut gelombang migrasi tersebut sebagai "pelanggaran terhadap integritas wilayah Spanyol."
Sementara itu, Duta Besar Maroko untuk Spanyol Karima Benyaich menegaskan negaranya selalu mengutamakan migrasi yang legal, tertib, dan aman.
Ia juga membantah bahwa penyeberangan tersebut terjadi atas kehendak pemerintah Maroko.
Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyebut situasi tersebut sebagai "bencana". Ia menambahkan bahwa jika dirinya tidak lagi berada di pemerintahan, Amerika Serikat akan mengalami invasi migran dalam skala yang menurutnya akan membuat situasi di Spanyol terlihat jauh lebih kecil.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311775/original/061615100_1785457858-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313524/original/058443700_1785651034-AP26213861910547-1785632236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313110/original/010141300_1785579576-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321007/original/021442500_1755660714-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312799/original/052441500_1785559569-55432794670_6434e11c76_b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311775/original/061615100_1785457858-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1850018/original/066347600_1517287344-20180129-The-Spheres_-Kantor-Baru-Amazon-yang-Mirip-Rumah-Kaca-AP-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7754435/original/022027800_1780563225-8.jpg)