Liputan6.com, Wina - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada Selasa (3/2/2026) menyatakan bahwa fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran mengalami sejumlah kerusakan baru ketika serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap negara tersebut memasuki hari keempat.
Kerusakan yang dimaksud terdapat pada bangunan pintu masuk menuju pabrik pengayaan bahan bakar bawah tanah atau Fuel Enrichment Plant (FEP).
"Tidak ada konsekuensi radiologis yang diperkirakan dan tidak ada dampak tambahan yang terdeteksi pada FEP itu sendiri," kata IAEA seperti dikutip dari Al Jazeera.
Advertisement
IAEA menambahkan bahwa fasilitas tersebut sebelumnya sudah mengalami kerusakan parah selama perang 12 hari yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tahun lalu.
Fasilitas FEP yang terletak di luar Kota Qom merupakan salah satu dari tiga pabrik pengayaan uranium di Iran yang diketahui sedang beroperasi ketika Israel dan AS melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025.
Infrastruktur nuklir Iran menjadi salah satu target utama dalam ofensif militer terbaru yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada Sabtu (28/2). Menurut data dari Iranian Red Crescent Society, serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 787 orang di seluruh Iran.
Serangan pengeboman itu memicu balasan dari pasukan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah yang lebih luas. Serangan Iran menewaskan sejumlah orang di beberapa negara, termasuk sedikitnya enam anggota militer AS dan 11 orang di Israel.
Diserang AS atau Israel?
Pada Senin (2/3), Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi mengatakan bahwa badan yang dipimpinnya mengikuti perkembangan konflik tersebut dengan penuh kekhawatiran.
Ia menjelaskan bahwa Incident and Emergency Centre (IEC) milik IAEA sedang mengumpulkan informasi dan menilai situasi yang berkembang. Menurut Grossi, sejauh ini tidak terdeteksi adanya peningkatan tingkat radiasi di atas level latar belakang normal di negara-negara yang berbatasan dengan Iran.
Grossi juga menyatakan bahwa IAEA tidak memiliki indikasi bahwa instalasi nuklir lainnya telah mengalami kerusakan atau terkena serangan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Reaktor Riset Teheran, maupun fasilitas lain dalam siklus bahan bakar nuklir.
Pernyataan tersebut dibantah oleh utusan Iran untuk IAEA, Reza Najafi. Ia mengatakan bahwa fasilitas Natanz telah diserang pada Minggu (1/3).
"Mereka kembali menyerang fasilitas nuklir Iran yang damai dan berada di bawah pengawasan kemarin. Alasan mereka bahwa Iran ingin mengembangkan senjata nuklir hanyalah kebohongan besar," kata Najafi kepada para wartawan di kantor pusat IAEA di Wina, Austria.
Sementara itu, Institute for Science and International Security, sebuah lembaga pemikir berbasis di AS, menyatakan pada Senin bahwa citra satelit menunjukkan adanya dua serangan pada titik akses menuju pabrik pengayaan uranium bawah tanah di Natanz.
David Albright, mantan inspektur nuklir PBB dan pendiri Institute for Science and International Security, mengatakan bahwa berdasarkan citra satelit yang ditinjau oleh timnya, serangan itu diduga terjadi antara Minggu sore hingga Senin pagi waktu setempat.
Namun, ia tidak dapat memastikan apakah kompleks Natanz tersebut diserang oleh AS atau Israel.
Advertisement
IAEA: Tidak Ada Bukti Iran Mengembangkan Senjata Nuklir
Pada Selasa, Grossi juga menyatakan bahwa meskipun terdapat klaim dari Israel dan AS, para inspektur IAEA belum menemukan bukti adanya program terkoordinasi Iran untuk membangun senjata nuklir.
Dalam wawancara dengan NBC News, Grossi mengatakan bahwa badan PBB tersebut tidak mengidentifikasi unsur-unsur dari program yang sistematis dan terstruktur untuk memproduksi senjata nuklir di Iran.
Meski demikian, ia mengonfirmasi bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga tingkat kemurnian 60 persen. Tingkat ini jauh melampaui kebutuhan energi sipil dan, menurut Grossi, menimbulkan pertanyaan serius.
Ia mengatakan bahwa tingkat pengayaan tersebut menjadi sumber kekhawatiran IAEA karena tidak ada tujuan yang jelas untuk menimbun bahan dengan tingkat kemurnian setinggi itu.
"Sentrifugal terus berputar tanpa henti dan menghasilkan semakin banyak material tersebut," ujarnya.
Grossi menuturkan lebih lanjut bahwa secara teoritis jumlah itu cukup untuk memproduksi lebih dari 10 hulu ledak nuklir. Namun apakah Iran memilikinya? Tidak.
Kemudian pada Selasa, Grossi menulis di platform X bahwa meskipun tidak ada bukti Iran sedang membangun bom nuklir, persediaan besar uranium yang diperkaya hingga mendekati tingkat senjata serta penolakan Iran untuk memberikan akses penuh kepada para inspektur tetap menjadi sumber kekhawatiran serius.
"Untuk alasan-alasan ini, laporan saya sebelumnya menunjukkan bahwa selama Iran belum membantu IAEA menyelesaikan persoalan pengamanan yang masih tertunda, badan ini tidak dapat memberikan jaminan bahwa program nuklir Iran sepenuhnya bersifat damai," tulisnya.
Sejumlah pejabat tinggi AS dan Israel telah menuduh Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir. Namun Teheran berulang kali membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305798/original/030195100_1784803071-sri_mulyani_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520450/original/088699300_1772615495-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569339/original/097080000_1777438673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546390/original/066861500_1775294100-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305234/original/024634600_1784788648-1000385518.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2016522/original/010736600_1521592962-20180320-Putra-Mahkota-Saudi-Bertemu-Trump-di-Gedung-Putih-AP-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302922/original/002968800_1784612499-Andy_Burnham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1661772/original/063416500_1501227629-Roket-Iran3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540886/original/036683800_1774840988-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282099/original/039918200_1752462524-donald_trump_chelsea_juara_cwc_2.jpg)