Kronologi Mobil BYD Tabrak dan Seret Sopir Taksi di Tol Tomang Jakarta

Usai menabrak, pengemudi mobil BYD sempat menyeret sopir taksi sejauh 50 meter sebelum akhirnya melarikan diri dan kini dalam penyelidikan polisi.

Diterbitkan 21 September 2026, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kecelakaan mobil listrik BYD dan taksi Green terjadi di Gerbang Tol Tomang, Jakarta Barat.
  • Pengemudi taksi terseret 50 meter saat meminta pertanggungjawaban dari penabrak.
  • Pelaku kabur setelah memberikan KTP palsu; polisi masih menyelidiki kasus ini.

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan listrik, yakni mobil BYD dan taksi Green, terjadi di keluaran Gerbang Tol Tomang arah timur, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (19/9/2026) pukul 11.30 WIB.

Insiden yang diwarnai percekcokan antarpengemudi tersebut viral di media sosial.

Kanit Gakkum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan peristiwa bermula saat mobil listrik BYD bernomor polisi B-1366-AZL yang dikemudikan Agustam menabrak bagian belakang taksi listrik Green berpelat B-1070-SLF yang dikendarai Budi Hendra.

"Kendaraan BYD menabrak taksi listrik Green yang melaju searah di depannya. Akibatnya, taksi tersebut mengalami penyok pada bumper belakang kanan," kata Joko dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Situasi memanas saat Budi Hendra menghampiri pelaku untuk meminta pertanggungjawaban. Ketika Budi memegang pintu depan kiri mobil BYD, Agustam justru langsung menancap gas hingga membuat Budi terseret puluhan meter.

"Saat meminta pertanggungjawaban, pengemudi taksi terseret kendaraan BYD sejauh 50 meter," ungkap Joko.

 

Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Usai kejadian, Agustam sempat menyerahkan KTP kepada korban sebagai jaminan sebelum meninggalkan lokasi.

Namun, saat petugas kepolisian menyambangi alamat tertera di Curug, Kabupaten Tangerang, pelaku diketahui sudah tidak lagi tinggal di tempat tersebut.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini. Kasus kecelakaan dan dugaan penyeretan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan Polres Metro Jakarta Barat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6