Jurgen Klopp Pernah Tolak Tawaran MU untuk Gantikan Sir Alex Ferguson, Apa Alasannya?

Dalam wawancara bersama pengusaha Inggris Steve Bartlett di podcast The Diary of a CEO, Jurgen Klopp mengungkap bahwa dirinya pernah didekati oleh Manchester United pada tahun 2013, tepat setelah Sir Alex Ferguson pensiun.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 13:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berbagai transfer mahal seperti Angel Di Maria, Paul Pogba, Romelu Lukaku, hingga kembalinya Cristiano Ronaldo pun tak mampu memperbaiki keadaan. Klopp menegaskan bahwa pendekatan semacam itu tak pernah menarik baginya.

“Saya tidak ingin membawa kembali Pogba atau Cristiano. Mereka pemain luar biasa, tapi ide ‘mengumpulkan bintang’ biasanya tidak berhasil,” katanya.

Pandangan Klopp Soal MU

Dalam sesi yang sama, Bartlett yang dikenal sebagai fans Manchester United sempat menanyakan pandangan Klopp soal mengapa Setan Merah terus terpuruk sejak kepergian Ferguson. Klopp hanya tertawa dan menjawab dengan santai.

“Saya tak pernah memikirkan apa yang dilakukan United sejak saya ke Liverpool. Mereka hanya lawan yang menyenangkan untuk dikalahkan,” ucapnya.

Klopp menilai, masalah utama United adalah keputusan jangka pendek yang diambil karena tekanan hasil. “Mereka terlalu sibuk mencari solusi cepat. Ketika tidak puas, mereka segera ganti arah, padahal pembangunan klub butuh waktu dan konsistensi,” tambahnya.

Refleksi dari Klopp

Klopp menutup dengan refleksi yang cukup tajam tentang dunia sepak bola modern. “Di sepak bola, kamu menang, kamu jadi yang terbaik. Kamu kalah, semua orang bilang kamu tak paham permainan. Tapi yang penting adalah punya ide sendiri dan tetap konsisten dengan arah yang kamu tuju,” ujarnya.

Pernyataannya itu menjadi pengingat bahwa kesuksesan Liverpool bukan lahir dari dana besar, melainkan dari visi jangka panjang dan kepemimpinan yang kuat, sesuatu yang tampaknya masih hilang dari Old Trafford hingga hari ini.

Sumber: The Diary of CEO

Klasemen Premier League 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan