Karier 5 Pemain Top Ini Hancur Akibat Ulah Sendiri

Sebagian dari lima pemain ini menjadi pecandu alkohol.

Diterbitkan 14 Februari 2017, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Emmanuel Adebayor (telegraph.co.uk)

Sempat berjuang di musim perdana, Adebayor mampu memperlihatkan ketajamannya sejak musim 2007/2008. Total, ia mengoleksi 62 gol dan 22 assist dari 142 pertandingan bersama Arsenal. Sayang, petualangannya di Arsenal hanya bertahan tiga tahun.

Ia tergiur dengan tawaran yang datang dari Manchester City pada musim panas 2009. Gaji tinggi menjadi salah satu alasan kepindahan Adebayor. Bahkan, saat itu ia sempat disebut fans Arsenal sebagai pemain mata duitan.

Keputusan hijrah ke City pun menjadi awal keterpurukan Adebayor. Selain di musim 2011/2012 dan 2013/2014 saat di Tottenham Hotspur, tak ada musim Adebayor yang mengesankan, bahkan saat bersama Real Madrid di musim 2010/2011.

3. Adriano Leite

Adriano saat ini masih berusia 34 tahun, usia yang terbilang masih cukup untuk menjadi pesepak bola hebat. Namun, saat ini Adriano justru lebih sering dikaitkan dengan perdagangan senjata ilegal.

Adriano Leite (AFP/Damien Meyer)

Namanya mulai mencuri perhatian sejak dipinjamkan Inter Milan ke Fiorentina pada musim 2001/2002. Anehnya, pulang dari Fiorentina, Inter malah menjualnya ke Parma pada musim panas 2002. Dari 45 penampilan, Adriano melesakkan 26 gol.

Hal itu yang membuat Inter kembali merekrutnya pada musim panas 2004. Penampilannya hingga musim 2005/2006 terbilang mengesankan. Sayang, Adriano tak bisa menjaga diri hingga lebih banyak pergi ke kelab malam. Akibatnya, ia juga mulai kecanduan alkohol.

Ulahnya tersebut membuat Inter sempat menskorsnya. Pada akhirnya, kontraknya diputus pada 2009. Sejak itu pula Adriano tak pernah memiliki musim bagus bersama setiap klub yang dibelanya seperti Sao Paolo, Flamengo, AS Roma, Corinthians, Atletico Paranaense, hingga Miami United.

4. Paul Gascoigne

Nama Gascoigne sempat dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepak bola Inggris. Namanya bersinar saat membela Newcastle United dan Tottenham Hotspur. Publik sepak bola Inggris saat itu pun begitu memujanya.

Legenda timnas Inggris Paul Gascoigne tampil di muka umum dengan memakai pakaian tidur tanpa celana dalam. (The Sun)

Kepribadiannya yang terbilang kurang ajar di dalam dan luar lapangan tak membuat publik membencinya. Ia justru semakin dikenal setelah lagu berjudul Fog on the Tyne masuk urutan kedua dalam Top 40 chart Liga Inggris.

Sayang, ia tak kuasa menahan godaan dari kecanduan alkohol dan penyalahgunaan narkoba. Bahkan, Gascoigne juga sempat tertangkap membawakan bir dan ayam untuk pembunuh berantai Raoul Moat. Saat itu ia memang tengah kecanduan kokain.

Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam sejumlah perkelahian hingga penghinaan berbau rasis. Pria yang akrab disapa Gazza itu mengumumkan niatnya untuk menjauhi alkohol setelah pergantian tahun dan telah menjalani pemeriksaan di tempat rehabilitasi.

5. George Best

Tak akan lengkap jika tak memasukkan nama Best dalam daftar ini. Tak ada pesepak bola yang kecanduan alkohol akut seperti yang Best alami. Padahal, kariernya sebagai pesepak bola terbilang sangat mulus.

George Best (Mundozoquete.cl)

Bersama Manchester United (MU) pada 1963-1974, Best mencetak 181 gol dari 141 laga. Total gelar yang dimenangkan Best bersama Setan Merah berjumlah enam trofi. Sayang, kecanduan alkoholnya membuat Best telah menciptakan kehancuran pada kariernya.

Ia sempat mengumumkan akan berhenti mengonsumsi alkohol pada 1969, namun itu hanya berlangsung 20 menit. Kecintaannya terhadap alkohol membuatnya berulang kali berurusan dengan penegak hukum dan penangkapan. Pada akhirnya, ia pun mengembuskan napas terakhirnya 25 November 2005.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan