Kowani Perkuat Diplomasi Perempuan Bersama Arab Saudi

Pertemuan Kowani dengan Kedubes Arab Saudi menjadi langkah awal membangun kolaborasi.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 20:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kowani bertemu Dubes Saudi untuk perkuat diplomasi perempuan dan jalin kerja sama.
  • Pertemuan ini cerminkan eratnya hubungan RI-Saudi dan komitmen peran perempuan.
  • Kowani dan Saudi akan kolaborasi konkret pemberdayaan perempuan dan perluas jejaring.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Yenny Wahid bersama sejumlah pengurus memenuhi undangan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amudi, dalam jamuan makan siang di Kediaman Resmi Duta Besar Arab Saudi di Menteng, Jakarta.

Adapun, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Kowani memperkuat diplomasi perempuan di tingkat internasional.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara organisasi perempuan Indonesia dan Arab Saudi sekaligus menjajaki peluang kerja sama, terutama di bidang pemberdayaan perempuan.

Kowani menilai pertemuan tersebut memiliki makna khusus karena menjadi salah satu kesempatan langka bagi Kediaman Resmi Duta Besar Arab Saudi menerima delegasi perempuan Indonesia dalam jumlah besar.

Momentum itu dinilai mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi serta komitmen kedua pihak dalam memperkuat peran perempuan di bidang pembangunan dan diplomasi.

"Selamat kepada sahabat saya, Sister Yenny Wahid. Kami telah menjalin persahabatan sejak lama, jauh sebelum beliau terpilih menjadi Ketua Umum Kowani," kata Dubes Arab Saudi, Faisal Abdullah dalam sambutannya seperti keterangan yang diterima, Selasa (7/7/2026).

Dia pun berharap pertemuan tersebut menjadi titik awal bagi semakin eratnya kerja sama strategis antara Indonesia dan Arab Saudi, terutama dalam mendorong kemajuan dan pemberdayaan perempuan di kedua negara.

 

Menanggapi sambutan tersebut, Yenny Wahid menyampaikan apresiasi atas kehormatan yang diberikan kepada Kowani.

"Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat, my brother. Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kowani. Sebagai organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia bahkan telah berdiri sebelum Republik Indonesia lahir, kami merasa sangat dihargai dengan sambutan yang luar biasa ini," kata dia.

"Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari semakin eratnya kemitraan antara gerakan perempuan Indonesia dan Arab Saudi," sambungnya.

 

Berkolaborasi

Lulusan Universitas Harvard tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai transformasi yang dilakukan Arab Saudi dalam memperluas partisipasi perempuan di berbagai sektor.

"Kami menghargai berbagai langkah pembaruan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat peran perempuan. Ke depan, kami berharap akan semakin banyak kolaborasi yang dapat dibangun antara perempuan Indonesia dan perempuan Arab Saudi untuk memperkuat diplomasi people to people sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi kedua bangsa," tutur Yenny.

Yenny menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar kunjungan kehormatan, melainkan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret di bidang pemberdayaan perempuan, kepemimpinan, pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, serta pertukaran pengalaman antarorganisasi perempuan kedua negara.

Di bawah kepemimpinan barunya, Kowani berkomitmen untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat diplomasi perempuan Indonesia, dan mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat, sekaligus memperkokoh hubungan persahabatan antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6