BRIN Kembangkan Sepatu Sekolah Harga Rp 70 Ribuan

Sepatu sekolah inovasi BRIN dibanderol kurang dari Rp 70 ribu dan dibuat dengan teknologi one piece injection molding.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sepatu sekolah berbahan karet lokal dengan harga di bawah Rp 70 ribu per pasang. Produk tersebut menjadi salah satu inovasi yang dipamerkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam agenda pertemuan Presiden dengan 150 periset BRIN di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan pengembangan sepatu sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah industri alas kaki nasional melalui pemanfaatan bahan baku dalam negeri.

"Kami mengembangkan sepatu sekolah berbahan dasar karet lokal dengan teknologi one piece injection molding sehingga bagian atas dan sol menyatu tanpa perekat serta dapat diproduksi secara konsisten," ujar Arif.

Ia bahkan mengaku menggunakan sepatu hasil inovasi BRIN saat memberikan laporan di hadapan Presiden.

"Alhamdulillah hari ini saya menggunakan sepatu produksi BRIN. Harganya saat ini masih kurang dari Rp 70 ribu, Bapak," kata Arif.

Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan proses produksi menjadi lebih efisien, sekaligus menghasilkan sepatu yang lebih kuat karena bagian atas dan sol dicetak menjadi satu kesatuan.

 

Smart Insole

Selain menyasar kebutuhan masyarakat melalui sepatu sekolah, BRIN juga mengembangkan inovasi alas kaki bernilai tambah tinggi untuk sektor kesehatan dan olahraga.

Arif menjelaskan BRIN tengah mengembangkan Smart Insole, yakni sol sepatu pintar yang mampu membaca distribusi tekanan pada telapak kaki.

Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rehabilitasi medis, olahraga, keselamatan kerja, hingga penelitian.

Pengembangan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi BRIN untuk memperkuat kemampuan industri nasional, sekaligus mendorong hilirisasi hasil riset agar dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha dan masyarakat.

Menurut Arif, BRIN tidak hanya berfokus menghasilkan produk inovatif, tetapi juga membangun kapabilitas teknologi nasional agar Indonesia mampu bersaing di masa depan melalui riset yang berdampak langsung terhadap sektor industri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6