Rusia Siap Bantu Bangun Bandar Antariksa Biak

Bandar antariksa di Biak merupakan bagian dari pengembangan ekosistem antariksa nasional Indonesia.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 21:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rusia menyatakan siap membantu Indonesia membangun Bandar Antariksa Nasional di Biak, Papua, dengan teknologi dan pengalaman yang dimilikinya.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengatakan pembicaraan antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan badan antariksa Rusia, Roscosmos, masih berada pada tahap awal.

"Ini baru pembicaraan awal. Belum ada kontrak yang ditandatangani, belum ada kesepakatan yang ditandatangani," kata Tolchenov dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Menurut Tolchenov, BRIN tengah mencari mitra asing untuk proyek tersebut dan telah mengundang Roscosmos untuk berdiskusi.

"Kami baru menjelaskan kepada BRIN teknologi apa yang kami miliki," ujarnya.

Tolchenov mengatakan Rusia memiliki pengalaman dalam pembangunan fasilitas peluncuran antariksa.

"Kami memiliki pengalaman, kami bisa berbagi dan menyediakan teknologi. Kami bisa membantu Indonesia membangun bandar antariksa ini," tuturnya.

Namun, keputusan mengenai mitra yang akan dipilih sepenuhnya berada di tangan Indonesia.

"BRIN yang akan memutuskan siapa yang dipilih. Mungkin mereka juga melakukan pembicaraan yang sama dengan negara lain, saya tidak tahu. Itu terserah BRIN untuk memilih," ungkapnya.

"Jika Roscosmos dan Rusia dipilih, tentu akan sangat baik. Saya yakin kami mampu melakukan pekerjaan ini untuk Indonesia."

Tepis Isu Pangkalan Militer Rusia

Tolchenov turut menanggapi kekhawatiran mengenai kemungkinan bandar antariksa tersebut digunakan untuk kepentingan militer.

"Itu akan menjadi bandar antariksa Indonesia. Indonesia yang menentukan apa yang akan dilakukan di sana," kata Tolchenov.

Ia menambahkan, jika fasilitas tersebut kelak digunakan untuk meluncurkan satelit militer, keputusan itu sepenuhnya berada di tangan Indonesia. Rusia, kata dia, telah memiliki fasilitas sendiri untuk kepentingan militernya.

Tolchenov juga menepis kekhawatiran mengenai kemungkinan keberadaan pangkalan militer Rusia di Indonesia.

"Saat ini tidak ada pangkalan militer asing di Indonesia dan saya percaya tidak akan pernah ada. Tidak peduli Amerika (Serikat), Rusia, atau Australia," imbuhnya.

Â