Danantara Targetkan Laporan Keuangan Rampung dalam 2 Bulan

Dony Oskaria memastikan laporan keuangan Danantara akan diaudit BPK sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menargetkan laporan keuangan perdana hasil konsolidasi ribuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat diselesaikan dalam satu hingga dua bulan ke depan. Proses tersebut membutuhkan waktu lebih lama karena merupakan penyusunan laporan konsolidasi pertama sejak Danantara dibentuk.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan saat ini pihaknya tengah mengonsolidasikan laporan keuangan dari lebih dari 1.000 entitas BUMN. Proses tersebut mencakup eliminasi transaksi antaperusahaan agar laporan keuangan konsolidasi dapat menggambarkan kondisi keuangan secara akurat.

"Ini tahun pertama tentu membutuhkan waktu, ya, kurang lebih nanti satu-dua bulan ke depan lah," ujar Dony kepada awak media dikutip dari Antara, Kamis (6/8/2026).

Menurut Dony, proses eliminasi menjadi salah satu tahapan yang paling memakan waktu karena melibatkan jumlah perusahaan yang sangat besar.

"Nah, eliminasi laporan ini, 1.000 itu membutuhkan waktu," kata Dony.

Ia memastikan laporan keuangan Danantara yang nantinya dipublikasikan telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga memenuhi standar akuntabilitas dan transparansi.

"Oh iya, diaudit BPK," ucapnya.

 

Masih Tahap Praaudit

Dony menjelaskan, masyarakat yang ingin mengetahui kinerja masing-masing BUMN tetap dapat mengakses laporan keuangan perusahaan secara terpisah. Menurut dia, laporan keuangan konsolidasi Danantara tidak menghilangkan keterbukaan informasi dari setiap perusahaan pelat merah.

"Kan bisa dilihat di masing-masing perusahaan, bisa dilihat sebetulnya Pertamina berapa, Mandiri berapa, BRI berapa, gitu," kata Dony.

Saat ini, penyusunan laporan keuangan Danantara telah memasuki tahap praaudit. Selain itu, Danantara juga menggandeng konsultan keuangan untuk menyusun chart of accounts atau struktur akun agar laporan keuangan konsolidasi mengikuti standar akuntansi yang berlaku.

Dony optimistis proses penyusunan laporan akan berlangsung lebih cepat pada tahun-tahun berikutnya. Pasalnya, pola konsolidasi dan eliminasi transaksi antar-BUMN sudah akan terbentuk sehingga proses penyusunan tidak perlu dimulai dari awal.

"Karena ini tahun pertama kan, setelah ini tentu kalau kita sudah ketemu polanya. Makanya perlu disampaikan juga kepada publik bahwa kalau sudah ketemu polanya pas eliminasi dari seluruh perusahaan ini tahun berikutnya akan jauh-jauh lebih mudah," kata Dony.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6