Teman Bermain Bridge Kenang Sosok Michael Bambang Hartono: Bergaul Tak Pandang Status Sosial

Begini sosok Michael Bambang Hartono di mata teman bermain Bridge-nya

Diterbitkan 20 Maret 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Teman bermain Bridge almarhum Michael Bambang Hartono, Bert Toar Polii, mengenang sosok yang dinilainya sederhana, sportif, dan tidak memandang status dalam bergaul.

Bert menuturkan, kebersamaannya dengan Michael juga diwarnai prestasi, salah satunya saat tahun 2018 dan berhasil meraih medali. Kala itu, sempat menjadi sorotan setelah menerima bonus Rp100 juta dari Bank Rakyat Indonesia yang viral di masyarakat.

“Banyak yang menertawakan waktu itu, jadi cerita lucu,” kata Bert usai melayat di Grand Heaven, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, Michael dikenal sebagai pribadi yang egaliter dan tidak melihat orang dari jabatan maupun latar belakang. “Dia menganggap semua teman. Hidupnya juga sangat sederhana,” ujarnya.

Kesederhanaan itu, lanjut Bert, terlihat dalam keseharian, termasuk saat keduanya bertanding di luar negeri. Ia mengingat momen ketika mereka makan bersama di Singapura dengan kondisi seadanya.

“Kita pernah makan sambil berdiri karena tidak ada tempat duduk. Dia santai saja, tidak merasa apa-apa,” katanya.

Bert juga menuturkan, Michael sangat menjaga kebersihan, terutama saat berada di tempat umum. Bahkan, ia pernah mendapat teguran ketika menceritakan kondisi kurang bersih di media sosial saat berada di Prancis.

“Dia marah, karena kalau kotornya tersebar, kita bisa tidak bisa makan lagi, susah,” ucapnya.

 

Komunikasi Masih Intens

Menjelang akhir hayatnya, komunikasi keduanya masih terjalin intens. Bert menyebut mereka bahkan masih sempat bertanding bridge secara daring pada 7–8 Maret.

Namun, sehari setelahnya, Michael diketahui masuk rumah sakit. “Tanggal 14–15 seharusnya kami bertanding lagi, tapi sudah sulit berkomunikasi,” kata Bert.

Ia menambahkan, almarhum juga aktif dalam komunitas bridge melalui NBH Bridge Community, yang disebutnya memiliki kedekatan kuat layaknya keluarga.

“Bridge community itu semuanya seperti keluarga,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6