Tiga Jam 'Empat Mata' Rosan Roeslani dan Prabowo Berbuah Penunjukkan Bos Danantara

Rosan Perkasa Roeslani mengungkap tiga jam pertemuan yang membuat Presiden Prabowo Subianto mantap menunjuknya kini berada di pucuk pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tiga jam pertemuan membuat Presiden Prabowo Subianto mantap menunjuk Rosan Perkasa Roeslani sebagai pucuk pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Padahal, ada nama lain yang sebelumnya sudah disaring Kepala Negara.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengisahkan sendiri pertemuan 'empat mata' itu dengan RI 1. Mulanya, dia tidak tahu akan rencana penunjukkan tersebut.

"Sejujurnya saya tidak tahu ketika dia memilih saya. Karena sebenarnya dia sudah menunjuk orang sebelum saya untuk memimpin ini. Dan juga saya ingat beliau mewawancara beberapa orang juga," kata Rosan dalam sebuah sesi dalam Forbes Global CEO Conference, di St Regis, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Pernyataan itu dilontarkan Rosan saat menjawab kolumnis Forbes Asia, Rich Karlgaard, yang menyinggung soal penunjukkannya sebagai bos Danantara dan kaitannya dengan kedekatan Rosan yang memimpin kampanye Pemilihan Presiden Prabowo Subianto.

Rosan mengisahkan mulanya dia datang untuk melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke Davos, Swiss di awal 2025 ini. Sejurus kemudian, Rosan mengulang momen pembicaraan kala itu, Prabowo mengulik pengalaman Rosan.

"Beliau mulai bertanya, 'Rosan, kamu di (bidang) investasi kan? Berapa tahun?' Saya jawab, lebih dari 20 tahun. 'Oke, dan kamu punya pengalaman yang bagus karena menjadi Dubes AS selama 2 tahun, dan kamu juga memimpin organisasi pengusaha terbesar di Indonesia kan?'," kata Rosan mengulang pertanyaan yang dilontarkan Prabowo.

 

Tiga Jam Berbincang Soal Danantara

Kemudian, Prabowo juga meminta pandangan Rosan mengenai sovereign wealth fund (SWF). Topik ini sekaligus masuk pada koridor pembentukan Danantara. Mantan Wakil Menteri BUMN itu pun mengungkapkan diskusi berjalan hingga 3 jam lamanya dengan Prabowo.

Seakan terkesan dengan jawaban Rosan, Kepala Negara akhirnya memutuskan memilihnya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Danantara.

"Jadi pada akhirnya saya berbincang dengan beliau selama hampir 3 jam. Dan kita berdiskusi soal Danantara, dan di akhir diskusi saya ingat, (menggebrak meja), 'saya menemukan orang yang tepat. Sekarang Anda akan memimpin Danantara' begitu saja," tutur dia.

 

Rangkap Jabatan

Masih dalam sesi yang sama, Rich Karlgaard menyinggung soal jabatan yang sudah diemban Rosan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM. Rosan mengamini kalau jabatan ini pun jadi sorotan Prabowo Subianto.

Penuturan Rosan, Prabowo seakan tak keberatan jika dia mengemban satu amanah baru lagi sebagai CEO Danantara. Rosan pun mengaku sedikit terkejut atas keputusan itu.

"Sebenarnya ketika beliau menunjukkan saya seperti sedikit terkejut. Beliau mengatakan, 'Anda juga menteri kan? Anda juga menjabat dua posisi sebagai Kepala BKPM. Oke, saya tambah satu lagi, sekarang Anda CEO SWF kita, perusahaan senilai 3 triliun dolar AS', begitulah," beber Rosa Perkasa Roeslani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6