Bicara Masa Depan ASN, Kepala BKN Usulkan Revisi UU dan Sekolah Lansia

Kepala BKN Zudan Arif tekankan pentingnya revisi UU Pensiun dan Perlindungan Lansia. Ia juga ajak ASN berinvestasi dan siapkan usaha jauh sebelum pensiun demi masa depan finansial yang lebih baik.

Diterbitkan 25 Juli 2025, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menghadapi tantangan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) pascapensiun, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif, menggarisbawahi urgensi perubahan kebijakan. Hal ini mencakup revisi Undang-Undang Pensiun dan Undang-Undang Perlindungan Lansia.

Selain itu, Zudan juga mendorong berbagai inisiatif seperti pembentukan Sekolah Lansia dan gerakan edukasi bagi ASN yang akan memasuki masa purna tugas.

"Kita perlu kebijakan afirmatif bagi kelompok lansia agar mereka mendapatkan pelayanan yang layak, seperti akses kesehatan, keuangan, dan layanan publik lainnya,” tegas Zudan dalam acara Talk Show Interaktif bertema "ASN Cerdas Finansial: Merancang Masa Depan Pensiun yang Sejahtera" dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (25/7/2025).

Acara yang berlangsung secara daring dan luring ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah, dan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN Herman.

Turut hadir juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI BKN Neny Rochyany, Ketua KORPRI Komisariat Kantor Regional I hingga XIV BKN beserta jajaran, serta pengurus dan anggota KORPRI dari KemenPANRB, ANRI, LAN, dan berbagai Kementerian/Lembaga di seluruh Indonesia.

 

Persiapan Finansial Sejak Dini: Kunci Pensiun Bahagia

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan juga mengajak seluruh ASN untuk memulai investasi dan membangun usaha sedini mungkin, bahkan jauh sebelum mencapai usia pensiun.

“Seluruh anggota KORPRI, jika diberi umur panjang dan kesehatan, pasti akan sampai di masa pensiun. Oleh karena itu, mulailah persiapan atau usaha sejak 5-10 tahun sebelum pensiun. Jangan menunggu akhir jabatan. Semua bisa dirancang sejak dini agar saat pensiun tinggal menikmati hasilnya,” tambahnya, menekankan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

 

Literasi Keuangan dan Kisah Inspiratif

Kegiatan Talkshow Interaktif ini terselenggara berkat kolaborasi KORPRI BKN dengan PT. BRI. Acara ini turut diwarnai dengan momen pelepasan 58 pegawai BKN yang telah dan akan memasuki masa pensiun di tahun 2025 ke Organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).

Ada tiga topik utama yang dibahas oleh narasumber dari BRI, Pegadaian, dan pensiunan BKN, yaitu: literasi keuangan, kisah sukses para pensiunan BKN, serta kemudahan akses pembiayaan pascapensiun. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman keuangan dan kesiapan ASN dalam menghadapi fase pensiun.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    ASN adalah singkatan dari Aparatur Sipil Negara.
    ASN
  • liputan6
    PNS merupakan kependekan dari Pegawai Negeri Sipil.
    PNS
  • liputan6
    BKN atau Badan Kepegawaian Negara adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang memiliki tugas memanajen kepegawaian negara.
    BKN
  • liputan6
    Pensiun seseorang yang sudah tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diberhentikan, ataupun atas permintaan sendiri.
    Pensiun
  • KORPRI