Bandara Wunopito Tutup Sampai Besok Akibat Erupsi

Imbas sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok, operasional Bandara Wunopito Lewoleba dihentikan total.

Diterbitkan 09 September 2026, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Operasional penerbangan di Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, masih harus dihentikan sementara. Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia kembali mengeluarkan peringatan resmi terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok di area penerbangan tersebut.

Langkah penghentian operasional ini dikonfirmasi langsung oleh EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro. Ia menyampaikan bahwa pembaruan status penerbangan telah diterbitkan untuk menjaga keselamatan seluruh armada penerbangan.

"Penutupan diperpanjang mulai Rabu, 9 September 2026, pukul 07.18 WITA, hingga estimasi pukul 07.00 WITA, Kamis, 10 September 2026," katanya dikutip dari Antara, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) nomor C1145/26 NOTAMR C1134/26, Bandara Wunopito (WATW) dipastikan masih berstatus CLOSED. Pengumuman terbaru ini diterbitkan untuk menggantikan NOTAM sebelumnya, yakni C1134/26 NOTAMR C1106/26, yang sebelumnya menjadi acuan penutupan bandara.

Pemantauan Abu Vulkanik

Guna mengantisipasi dinamika di lapangan, AirNav Indonesia memastikan bahwa pemantauan terhadap pergerakan abu vulkanik Gunung Lewotolok dan kondisi ruang udara di sekitarnya akan terus dilakukan secara berkala.

"Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan," ujarnya.

Langkah ini juga diselaraskan melalui koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan penerbangan. Pengawalan ketat ini dilakukan demi menjamin seluruh informasi mengenai navigasi penerbangan dan kondisi ruang udara dapat tersalurkan secara cepat, akurat, serta tepat waktu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6