Sukses

Jelang Tutup Tahun, Bisnis Properti Kinclong Usai Dihantam Pandemi

 

Liputan6.com, Jakarta Memasuki penghujung tahun 2022, pertumbuhan industri properti menunjukkan tren yang positif. Hal ini seiringan dengan pemulihan ekonomi Indonesia secara berkala di masa pandemi Covid-19.

Tidak terkecuali pada sektor hunian premium yang memiliki rangkaian fasilitas dan ekosistem lengkap bagi kualitas hidup konsumen, seperti ASYA yang saat ini menjadi satu-satunya township premium berbasis ecoliving di Jakarta Timur.

Tren positif pada industri properti tersebut dapat terlihat dari data Semester I 2022 yang menunjukkan bahwa 71 persen konsumen berencana membeli properti dalam kurun waktu satu tahun ke depan1, dimana sebanyak 63,4 persen pembeli properti potensial berasal dari Generasi Millenial dan Z2. Sehingga penting untuk mengetahui kriteria hunian serta fasilitas apa yang diminati oleh kedua generasi tersebut.

Beberapa kriteria yang dimaksud antara lain rumah ramah lingkungan, rumah pintar, dan rumah sehat3. Terutama di era new normal seperti saat ini, banyak konsumen yang lebih memilih hunian dengan fasilitas yang dapat menunjang gaya hidup sehat mereka.

Menyadari hal tersebut, ASYA menghadirkan beragam hunian yang diperkaya denganrangkaian fasilitas dan ekosistem untuk menunjang gaya hidup penghuninya.

Merupakan hasil joint venture antara dua developer ternama, Astra Property dan Hongkong Land, kawasan ASYA menghadirkan ruang terbuka hijau dengan danau besar seluas 15 hektare yang dapat menciptakan lingkungan asri dan sehat bagi tubuh dan pikiran penghuninya.

“ASYA akan selalu berinovasi demi mewujudkan visi kami yaitu menciptakan tempat tinggal yang nyaman, aman, dan harmonis bagi masyarakat. Dengan menghadirkan ekosistem dan fasilitas terpadu, kami berharap dapat lebih memperkaya pengalaman hunian konsumen serta menunjang kebutuhan gaya hidup masa kini,” kata Chief Marketing Officer ASYA,  Irma Gunawan Tjandra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Tak hanya itu, ASYA juga memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses dari berbagai arah dengan adanya tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang terhubung dengan jalan tol dalam kota dengan jarak sekitar 500 meter, serta jarak tempuh ke Kelapa Gading yang hanya berkisar 10 menit via Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Konsep Hunian

Dengan mengusung konsep hunian post-pandemic, Cluster Kelimutu at ASYA dapat menjawab kebutuhan untuk menjaga kesehatan di era new normal melalui struktur bangunan rumah berlantai dua dan tiga.

Lantai 1 didesain sebagai ruangan serba fungsi, memungkinkan penghuninya untuk memaksimalkan ruangan sebagai ruang tamu, ruang kerja, hingga area bermain, serta dilengkapi dengan satu kamar tidur (untuk tipe tertentu) dengan fasilitas ensuite bathroom, dimana terdapat kamar mandi lainnya untuk area sterilisasi sebagai upaya menjaga kebersihan saat memasuki rumah.

Selain itu, terdapat juga taman yang cukup luas di halaman belakang dan sisi samping, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung gaya hidup sehat seluruh penghuni.

Salah satunya dengan aktif melakukan aktivitas home-workoutsecara individu maupun bersama keluarga.Pada lantai 2 rumah merupakan area ruang keluarga dengan view 180 derajat (untuk tipe Corner) yang dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat dengan memberikan pencahayaan alami yang maksimal melalui kolom kaca yang lebih tinggi dan luas.

Begitu pun dengan dukungan sirkulasi udara yang lebih baik melalui atap tinggi hingga 6,5 meter di area family room dan area balkon yang dapat memanjakan penghuninya untuk menikmati suasana santai baik indoor maupun outdoor dari ruang keluarga. Selain itu, lantai ini juga terintegrasi langsung dengan dapur bersih, ruang makan, dan ruang keluarga.

Sedangkan lantai 3 didesain sebagai private area yang terdiri dari kamar tidur utama yang dilengkapi dengan walk-in closet dan balkon serta kamar tidur anak, lengkap dengan en-suite bathroom pada masing-masing kamar. Dengan kelengkapan fasilitas tersebut, hunian ini dapat menjadi contoh baik dalam mendukung gaya hidup sehat dan nyaman bagi penghuninya.

Berbagai fasilitas serta ekosistem tersebut telah menjadikan ASYA, melalui Cluster Kelimutu, sebagai pemenang kategori “Best Housing Development (Jakarta) dalam ajang penghargaan bergengsi Indonesia Property Awards 2022 yang diselenggarakan oleh PropertyGuru.

3 dari 4 halaman

Siap-Siap, Bunga KPR Bakal Meroket

Suku bunga perbankan termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) dipercaya bakal naik. Hal ini sebagai imbas kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sebesar 50 basis poin (bps).

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, bunga KPR biasanya merespon cepat kenaikan suku bunga acuan.

"Yang perlu jadi kekhawatiran adalah naiknya bunga pinjaman di dalam negeri. Paling cepat penyesuaian suku bunga KPR dan kredit kendaraan bermotor," kata Bhima kepada Liputan6.com, Jumat (6/5/2022).

Menurut perhitungannya, yang terdampak peningkatan BI 7 Day Reverse Repo Rate adalah KPR dengan bunga floating. Dia memperkirakan kenaikannya bisa mencapai 1-2 persen di tahun ini, dari 7,5 persen menjadi 9,5 persen.

"Bunga floating KPR diperkirakan akan naik tahun ini. Membuat milenial makin sulit punya rumah," sebut Bhima.

Sebagai catatan, bunga KPR sempat ikut terkerek naik saat BI melakukan pengetatan moneter pada 2018 silam. Kala itu, suku bunga acuan BI7DRRR meningkat 50 bps dari 5,5 persen di Mei 2018 menjadi 6 persen di November 2018.

Alhasil, rata-rata bunga KPR juga melonjak dari 9,49 persen menjadi 10,7 persen.

Kondisi serupa bisa saja terjadi jika Bank Indonesia kembali meningkatkan suku bunga acuan dalam rapat dewan gubernur per Mei 2022 ini. Bhima bahkan memperkirakan, bank sentral bakal mengangkat suku bunga acuan selama tiga bulan beruntun hingga sebesar 75 bps, atau setara 0,75 persen.

"Mei ini mulai 25 bps. Bisa berlanjut 25-50 bps dalam 3 bulan ke depan," ujar dia.

4 dari 4 halaman

Tok! The Fed Menaikkan Suku Bunga, Terbesar dalam 2 Dekade

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar setengah poin persentase. Ini menjadi langkah paling agresif bank sentral ini melawan inflasi tertinggi selama 40 tahun.

“Inflasi terlalu tinggi dan kami memahami kesulitan yang ditimbulkannya. Kami bergerak cepat untuk menurunkannya kembali," kata Ketua Fed Jerome Powell melalui konferensi pers, yang ia buka dengan pidato langsung yang tidak biasa dengan menyebut "rakyat Amerika."

Dia mengakui beban inflasi ditanggung pada orang-orang berpenghasilan rendah. Namun ditegaskan jika pihaknya sangat berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga."

Dia mengakui jika kenaikan suku bunga 50 basis poin akan berdampak, meskipun kemungkinan tidak ada yang lebih agresif dari angka ini.

Tingkat suku bunga The Fed menetapkan berapa banyak bank membebankan bunga satu sama lain untuk pinjaman jangka pendek, tetapi juga terkait dengan berbagai tingkat utang konsumen yang dapat disesuaikan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS