Simak Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian pada Selasa 16 Maret 2021

Berikut ini daftar terbaru harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) pada Selasa 16 Maret 2021.

Diterbitkan 16 Maret 2021, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) sebagian bergerak lebih tinggi pada perdagangan Selasa pekan ini. Untuk diketahui, selain menawarkan jasa gadai, Pegadaian juga menawarkan jasa jual beli emas.

Ada beberapa jenis emas yang dijual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Tercatat, terdapat emas Antam dan emas Retro. Selain itu juga terdapat emas Batik dan emas UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas Pegadaian yang dijual terus berubah. Pada Selasa, 16 Maret 2021, harga emas antam dan batik terpantau turun. Sedangkan harga emas retro dan USB terpantau naik. 

Lengkapnya, berikut ini daftar terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada Selasa 16 Maret 2021:

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 536.000

- 1 gram = Rp 965.000

- 2 gram = Rp 1.867.000

- 3 gram = Rp 2.774.000

- 5 gram = Rp 4.587.000

- 10 gram = Rp 9.116.000

- 25 gram = Rp 22.658.000

- 50 gram = Rp 45.233.000

- 100 gram = Rp 90.384.000

- 500 gram = Rp 451.141.000

- 1000 gram = Rp 902.239.000

 

Harga Emas Antam Retro

- 0,5 gram = Rp 439.000

- 1 gram = Rp 877.000

- 2 gram = Rp 1.752.000

- 3 gram = Rp 2.628.000

- 5 gram = Rp 4.378.000

- 10 gram = Rp 8.756.000

- 25 gram = Rp 21.888.000

- 50 gram = Rp 43.775.000

- 100 gram = Rp 87.549.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 608.000

- 1,0 gram = Rp 1.122.000

- 8,0 gram = Rp 8.466.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 491.000

- 1 gram = Rp 920.000

- 2 gram = Rp 1.826.000

- 5 gram = Rp 4.509.000

- 10 gram = Rp 8.971.000

- 25 gram = Rp 22.382.000

- 50 gram = Rp 44.672.000

- 100 gram = Rp 89.309.000

- 250 gram = Rp 223.206.000

- 500 gram = Rp 444.884.000

- 1000 gram = Rp 890.803.000.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Akhirnya, Harga Emas Menguat Kembali karena Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas naik pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pendorong kenaikan harga emas adalah penurunan imbal hasil obligasi AS dari rekor tertinggi.

Saat ini, inevstor lebih memilih untuk menunggu (wait and see) hasil dari pertemuan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Selasa (16/3/2021), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD 1.729,94 per ounce pada pukul 1.47 siang EDT. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,5 persen menjadi USD 1.729,20 per ounce.

"Imbal hasil obligasi AS pada perdagangan Senin pagi turun, hal ini dianggap sebagai peluang bagi sebagian investor untuk melakukan aksi beli di emas," jelas Direktur Perdagangan Logam Mulia High Ridge Futures, David Meger.

Meger melanjutkan, perdebatan yang ada saat ini apakah apakah kenaikan imbal hasil yang didorong oleh optimisme pemulihan ekonomi akan terus menekan harga emas. Atau jika pertumbuhan terhenti atau inflasi meningkat akan mendukung harga emas.

Imbal hasil obligasi AS turun dari puncak tertinggi dalam satu tahun pada perdagangan Senin. Hal ini memulihkan daya tarik instrumen investasi tanpa bunga seperti emas.

“Kapanpun imbal hasil obligasi mencapai puncak, itu akan menjadi awalan bagi emas untuk kembali menguat,” kata kepala analis Blue Line Futures Chicago, Phillip Streible.

“Mereka (Obligasi AS) masih memiliki ruang untuk berkembang lebih tinggi tetapi hasil tidak akan naik selamanya, jadi akan ada titik balik. Semakin tinggi kita pergi, semakin dekat kita ke titik balik.” tambah dia.

Investor menunggu pertemuan the Fed yang berlangsung selama dua hari. Pertemuan tersebut dimulai pada hari Selasa waktu setempat dengan fokus pada lonjakan imbal hasil obligasi AS, kekhawatiran kenaikan inflasi dan prospek ekonomi.

Sinyal dari the Fed akan memberikan gambaran kepada investor mengenai gerak harga emas ke depannya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6