Sukses

Gandeng Pemprov, Perusahaan Asuransi Ini Sebar Bantuan Sembako di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta -lipu Perusahaan asuransi, Chubb Life Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mendistribusikan sembako ke lebih dari 200 kepala keluarga di Jakarta yang ekonominya terdampak akibat pandemi Covid-19. Adapun total nilai sembako yang dibagikan mencapai hampir Rp50 juta.

Paket sembako yang dibagikan mencakup berbagai kebutuhan dasar. Paket sembako tersebut diserahkan kepada warga di Kelurahan Tanah Abang, Kecamatan Bendungan Hilir melalui kerja sama Chubb Life Indonesia dengan Rumah Zakat.

Chubb Life mengatakan inisiatif ini merupakan bentuk partisipasi Chubb Life Indonesia dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) yang diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Forum CSR DKI Jakarta.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi ini telah memberikan dampak pada pemasukan rumah tangga banyak masyarakat di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perlindungan, penting bagi kami untuk turut menciptakan masyarakat yang tangguh," ujar Chub Life lewat keterangannya, Selasa (23/6).

Perusahaan bersama dengan Pemprov DKI Jakarta, akan membantu meringankan beban masyarakat yang rentan terhadap dampak ekonomi pandemi ini. Dirinya yakin bahwa dengan upaya kolektif lewat kolaborasi, kita bisa bersama-sama melewati masa sulit ini.

Pemprov DKI Jakarta pun menyambut positif partisipasi Chubb Life Indonesia dan mitra lainnya dalam program KSBB yang dihadirkan sebagai platform untuk berbagai pemangku kepentingan berkolaborasi dan bersama-sama mengatasi situasi sulit yang tengah dunia hadapi saat ini.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Asosiasi: Belum Ada Kenaikan Klaim Asuransi Jiwa di Kuartal II 2020

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon, mengatakan bahwa pada perkembangan kuartal II 2020 mengenai asuransi jiwa selama memasuki masa transisi dari pandemi covid-19, belum terjadi peningkatan klaim maupun nasabah.

"Untuk data lengkapnya, dilaporkan para Anggota ke asosiasi setiap triwulanan. Jika terjadi kenaikan, baru akan terlihat setelah Q2 berlalu,” kata Budi kepada Liputan6.com, Senin (22/6/2020).

Menurutnya data mengenai klaim asuransi jiwa baik penurunan dan peningkatan dari kuartal sebelumnya masih dalam proses, karena saat ini baru memasuki kuartal II.  Begitupun dengan klaim asuransi jiwa pada kuartal I juga tidak terjadi peningkatan.

Demikian ia menegaskan bahwa untuk kuartal II masih belum dihimpun informasi terkait asuransi jiwa apakah terjadi peningkatan klaim atau nasabah, masih membutuhkan waktu hingga kuartal II selesai, dan sampai setiap perusahaan asuransi menyampaikan laporannya.

“Data Q2 baru akan diterima asosiasi di akhir Juli,” pungkasnya.  

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: