Sukses

Kamu Wajib Hindari 7 Sifat Ini Jika Mau Sukses

Liputan6.com, Jakarta - Setiap orang tentu mau jadi bos. Selain bisa mendapatkan gaji yang besar, mereka juga bisa punya banyak bawahan dan disegani.

Padahal, sebenarnya jadi bos itu tak gampang! Kamu harus memiliki kualitas dan kriteria tertentu untuk bisa menyandang gelar tersebut. Jadi, tidak sembarang orang yang bisa. Selain itu, seorang bos juga memiliki tanggung jawab yang besar bila dibandingkan dengan karyawannya.

Nah, jika kamu ingin jadi seorang bos yang sukses, ada baiknya kamu mulai menghindari hal berikut ini mulai dari sekarang. Apa saja? Yuk, simak ulasan dari Swara Tunaiku!

1. Baperan

Seorang bos baperan? Bisa-bisa kacau. Seorang bos tidak boleh melibatkan perasaan dengan pekerjaan. Kamu harus berpikir logis ketika mengambil keputusan karena karyawan perusahaan butuh orang yang tegas dan dapat mengambil keputusan seobjektif mungkin.

Kalau kamu masih baperan dan sedikit-sedikit sensitif, yang ada kamu akan terus salah ketika mengambil keputusan. Hal itu tentu saja terjadi karena kamu terpengaruh emosi. Malah nanti, kamu bisa dianggap sebagai bos yang kurang profesional oleh bawahan.

2 dari 4 halaman

2. Malas

Ada banyak orang yang berpikir bahwa jadi bos itu enak. Kerjaan tak banyak, punya karyawan yang bisa disuruh-suruh dan masih banyak lagi.

Padahal, jadi bos itu malah sebaliknya. Kamu malah punya tanggung jawab yang lebih besar dan seharusnya kamu tak punya waktu untuk bermalas-malasan lagi.

3. Ceroboh

Ceroboh dan melakukan semua tanpa rencana juga adalah sifat yang harus dijauhi seorang bos. Ingat, bos itu memimpin banyak orang dan punya tanggung jawab dan tujuan yang terencana.

Jika kamu seperti ini, bagaimana bisa mengatur dan menyusun rencana bawahan? Apalagi sampai sukses! Jadi, ketika mau jadi bos, kamu harus punya rencana.

3 dari 4 halaman

4. Lepas Tanggung Jawab

Jika kamu adalah tipe orang yang suka lari dari masalah, melepas tanggung jawab atau melempar masalah ke orang lain, jangan harap kamu bisa jadi bos yang sukses. Itu karena mental kamu masih belum cukup kuat.

Padahal, seorang bos harus tahan banting. Ingat, tanggung jawab bos itu besar. Jika ada masalah sedikit saja lari, bagaimana mau sukses?

5. Penakut

Seorang bos penakut? Tak ada ceritanya kalau mau sukses. Kalau kamu masih main aman dan tak mau ambil risiko, itu artinya mental kamu masih mental bawahan.

Bila mau jadi pemimpin yang baik, sifat ini harus dihindari. Kamu harus berani berargumen tentang suatu gagasan yang telah dirancang bersama dengan bawahan. Jangan malah sebaliknya, kabur!

4 dari 4 halaman

6. Plin-plan

Seorang bos tentunya biasa menghadapi banyak orang. Oleh sebab itu, sifat tegas dan teguh sangatlah dibutuhkan. Apalagi, bos juga sering dihadapkan pada keadaan harus mengambil keputusan.

Kalau pikiran kamu masih suka berubah-ubah, yang ada bawahan dan rekan kerja kamu malah malah kehilangan kepercayaan. Jadi, buang sifat plin-plan jauh-jauh, ya!

7. Kurang Interaksi

Meski pangkat kamu saat ini bos, bukan berarti kamu bisa cuek dan tak mau interaksi pada bawahan. Kalau kamu jarang berinteraksi, bagaimana bisa mengenal bawahan lebih baik dan bisa bekerja secara solid?

Memang, jaga jarak tak ada salahnya untuk menghindari karyawan yang ngelunjak. Namun, kalau sekadar bertegur sapa, tentunya masih harus dilakukan.

Menjadi seorang bos memang tak mudah sebab kamu harus jadi panutan banyak orang. Jadi, kamu tak bisa berbuat semena-mena dan harusnya juga bisa menghindari sifat buruk yang membuat kamu terlihat sebagai seorang bos yang tak baik.

Loading
Artikel Selanjutnya
Antisipasi Kerugian, Lakukan 5 Hal Ini di Awal Merintis Bisnis
Artikel Selanjutnya
Modal Kecil tapi Bisa Trading Emas? Begini Caranya