Operator seluler asal Iran, Irancell, menuai kecaman karena kasus pelecehan agama. Tuduhan pelecehan terjadi saat Irancell membuat kompetisi, dan dianggap melakukan penghinaan terhadap Khalifah Umar bin Khattab, yang merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad.
Dilansir dari laman Al Arabiya, Selasa (23/7/2013), pelecehan ini merupakan salah satu isu sensitif di Iran, juga di negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Sebab penghinaan terhadap Umar dianggap sebagai penghinaan terhadap Muslim Sunni. Sedangkan saat ini Iran merupakan negara yang didominasi Muslim Syiah.
Menurut Iran Daily Brief, kasus ini bermula saat operator seluler itu membuat kuis kepada konsumen dengan pertanyaan: "Siapa hakim yang ditipu oleh iblis di masa pemerintahan Imam Ali?"
Di kuis itu terdapat opsi jawaban: A/ Sharih Qazi, penguasa Sunni di kota Kufah pada masa awal Pemerintahan Islam. B/ Umar bin Khattab, khalifah kedua masyarakat Muslim.
Sontak kuis ini mendapat tanggapan, tentu saja tanggapan keras dari ulama Sunni di Iran. "Irancell telah melakukan penghinaan kepada salah satu orang besar bagi masyarakat Muslim," kata Imam di kota Zahedan, Mowlavi Abdolhamid Esmailzehi.
Minta Maaf
Irancell telah meminta maaf atas tuduhan pelecehan agama ini. "Ini dilakukan untuk menjaga persatuan Muslim, kedekatan antar-agama, serta untuk seluruh kerukunan agama," tulis Irancell di situsnya.
Â
The Golden Key Institute yang merupakan pelaksana kuis ini juga memberikan tanggapan. "Umar bin Khattab tak hidup di periode yang dimaksud dalam kuis. Tentu itu bukan jawaban yang benar".
Meski begitu, Pemerintah tetap merespon kecaman dan akan melakukan tindakan terhadap Irancell. Kejaksaan di Kota Zahedan kemudian mengajukan gugatan terhadap Irancell dan membawa kasus ini ke pengadilan. (gal)
Dilansir dari laman Al Arabiya, Selasa (23/7/2013), pelecehan ini merupakan salah satu isu sensitif di Iran, juga di negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Sebab penghinaan terhadap Umar dianggap sebagai penghinaan terhadap Muslim Sunni. Sedangkan saat ini Iran merupakan negara yang didominasi Muslim Syiah.
Menurut Iran Daily Brief, kasus ini bermula saat operator seluler itu membuat kuis kepada konsumen dengan pertanyaan: "Siapa hakim yang ditipu oleh iblis di masa pemerintahan Imam Ali?"
Di kuis itu terdapat opsi jawaban: A/ Sharih Qazi, penguasa Sunni di kota Kufah pada masa awal Pemerintahan Islam. B/ Umar bin Khattab, khalifah kedua masyarakat Muslim.
Sontak kuis ini mendapat tanggapan, tentu saja tanggapan keras dari ulama Sunni di Iran. "Irancell telah melakukan penghinaan kepada salah satu orang besar bagi masyarakat Muslim," kata Imam di kota Zahedan, Mowlavi Abdolhamid Esmailzehi.
Minta Maaf
Irancell telah meminta maaf atas tuduhan pelecehan agama ini. "Ini dilakukan untuk menjaga persatuan Muslim, kedekatan antar-agama, serta untuk seluruh kerukunan agama," tulis Irancell di situsnya.
Â
The Golden Key Institute yang merupakan pelaksana kuis ini juga memberikan tanggapan. "Umar bin Khattab tak hidup di periode yang dimaksud dalam kuis. Tentu itu bukan jawaban yang benar".
Meski begitu, Pemerintah tetap merespon kecaman dan akan melakukan tindakan terhadap Irancell. Kejaksaan di Kota Zahedan kemudian mengajukan gugatan terhadap Irancell dan membawa kasus ini ke pengadilan. (gal)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824890/original/015114700_1715084293-IMG_0156.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033320/original/056331500_1580109526-20200127-Ekspresi-Peserta-Tes-CPNS-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/39841/original/irancell-130723b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342609/original/043600500_1788780135-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346889/original/086236500_1789217838-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346870/original/027337400_1789214833-BRICS_2026-12_September_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842620/original/006553500_1716651142-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346696/original/041602600_1789193559-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346574/original/077949100_1789182048-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4373616/original/042892900_1679963213-Israel-Netanyahu-AFP-800x500-780x470.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569343/original/077887400_1777438850-5.jpg)