PSS Sleman Terlalu Dermawan saat Dibobol Madura United 3 Kali

PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di Maguwoharjo. Huistra menilai tim terlalu mudah kebobolan.

Diterbitkan 12 September 2026, 23:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sleman - PSS Sleman gagal mengamankan poin pada laga kandang perdana BRI Super League 2026/2027. Super Elja ditundukkan Madura United 1-3 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026) sore WIB.

Tim tamu unggul lewat brace Dimitar Mitkov pada menit ke-45 dan 67', disusul gol Danilo Santacruz pada 47'. Tuan rumah hanya membalas melalui tandukan Matheus Fornazari di menit ke-85.

Dari dua laga awal, PSS Sleman mengoleksi satu poin dan menempati peringkat ke-15 klasemen sementara. Pelatih Pieter Huistra menyebut hasil ini terasa berat karena terjadi di depan publik sendiri.

"Pertandingan kandang pertama di musim ini kami memiliki niat untuk memainkan pertandingan yang luar biasa dengan suporter penuh dan dukungan yang baik. Jadi, kami ingin memberikan permainan yang terbaik," ujar Huistra seusai laga.

Kebobolan Mudah Jadi Sorotan

Huistra menilai timnya sempat memegang kendali permainan sebelum kebobolan jelang jeda. Menurutnya, Madura United nyaris tak mendapat peluang hingga gol pertama lahir tepat sebelum turun minum.

"Babak pertama kami bermain cukup memegang kendali. Madura sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali sampai di menit-menit akhir pada menit ke-45, sebuah tembakan dari jarak 30 atau 50 meter masuk ke gawang," katanya.

"Di babak kedua kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki. Hal yang baik yang saya lihat adalah suporter tetap berdiri di belakang kami dan pemain juga tidak menyerah dan berjuang. Kami memiliki beberapa peluang bagus yang tidak berbuah gol."

"Namun, jika melihat dua pertandingan awal tidak memiliki poin, itu mengecewakan. Kami semua sepakat tentang hal itu dan kami harus berbuat lebih baik. Itu juga sudah jelas," lanjutnya.

Riko Simanjuntak Dorong Kebangkitan

Winger PSS, Riko Simanjuntak, menyampaikan kekecewaan serupa. Ia menegaskan hasil ini jauh dari harapan para pemain dan suporter.

"Saya mewakili pemain tentu ini hasil yang bukan kita inginkan ya, apalagi main di kandang kita. Kita tahu keinginan suporter semua ingin kita dapat hasil yang maksimal," ucap Riko Simanjuntak.

Riko menilai rekan-rekannya telah berjuang dan mampu mengontrol permainan, namun merasa momentum tidak memihak.

"Tetapi yang perlu diketahui kita berjuang tadi di babak pertama dan babak kedua bisa dilihat kita mengontrol pertandingan cuma keberuntungan menurut saya yang tidak berpihak buat tim kita."

Ia meminta ruang ganti segera menatap partai berikutnya dan tidak terjebak pada dua hasil awal musim.

"Yang terpenting adalah bagaimana respons kita untuk laga berikutnya. Kita enggak bisa larut di dua pertandingan kita belum dapat hasil karena ini masih awal. Masih banyak pertandingan ke depan yang harus kita pikirkan untuk bisa mengubah situasi ini," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Lando Norris Segel Pole F1 GP Spanyol 2026, Cuma Unggul 0,011 Detik!

Ana Dewi, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan