Sukses

Bill Gates Nilai India Mampu Produksi Vaksin Covid-19 Global

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Microsoft sekaligus aktivis filantropis Bill Gates menilai, industri farmasi India mampu memproduksi vaksin Covid-19 untuk seluruh dunia.

Dia mengatakan, banyak hal penting telah dilakukan oleh industri farmasi India.

"Industri farmasi India tengah bekerja untuk membantu membuat vaksin Covid-19 dan obat-obat lainnya untuk mengobati berbagai penyakit lain," kata Pendiri Yayasan Bill & Melinda Gates yang sudah lama fokus pada berbagai masalah kesehatan ini, seperti dikutip dari India Today, Selasa (21/7/2020).

Dia mengungkapkan hal ini dalam sebuah dokumenter berjudul "Covid-19: India's War Against The Virus". Di dalam dokumenter tersebut, dia juga menggarisbawahi fakta bahwa India menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi krisis kesehatan.

Tantangan India dalam menghadapi Covid-19 antara lain adalah negaranya yang besar dan wilayah perkotaan yang padat penduduk.

2 dari 3 halaman

Banyak Perusahaan Farmasi

Dia percaya industri farmasi India mampu memasok vaksin Covid-19 ke seluruh dunia. "India memiliki kapasitas, ada beberapa perusahaan obat dan vaksin yang merupakan pemasok besar ke seluruh dunia," tutur dia.

Selain itu, kata dia, ada lebih banyak vaksin dibuat di India ketimbang di mana pun, mulai dari perusahaan farmasi Serum Institute yang terbesar di negara itu. Ada pula sejumlah perusahaan farmasi lainnya seperti Bio E, Bharat (Biotech) dan lainnya yang turut membantu membuat vaksin Covid-19 dan penyakit lainnya.

"Kita perlu mengurangi kematian dan memastikan kita kebal. Itulah cara kita mengakhiri pandemi," kata dia.

3 dari 3 halaman

Minta Vaksin Covid-19 Tak Dikuasai Penawar Tertinggi

Sebelumnya, miliarder sekaligus filantropis Bill Gates berharap agar vaksin Covid-19 dibuat dalam jumlah banyak dan tersedia untuk semua negara yang membutuhkan.

Bill Gates meminta, vaksin Covid-19 tak dikuasai oleh penawar tertinggi. Ia menyebut, mengandalkan kekuatan pasar untuk menentukan siapa yang bisa mendapatkan vaksin, bakal memperpanjang pandemi.

"Jika kita membiarkan obat dan vaksin jatuh pada penawar tertinggi alih-alih kepada mereka yang membutuhkan, pandemi bakal berlangsung lebih lama dan mematikan," tutur pendiri Microsoft, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (12/7/2020).

Gates juga meminta agar para pemimpin dunia mengambil keputusan distribusi obat dan vaksin dengan tepat, bukan berdasarkan pada mekanisme pasar.

(Tin/Why)