Film Horor Lastri: Arwah Kembang Desa Teror Bioskop Malaysia Mulai Pekan Depan

Film Horor Lastri: Arwah Kembang Desa Siap mengisahkan Atmi, perempuan lanjut usia yang mengalami teror gaib dari sosok tak berwujud.

Diterbitkan 17 Oktober 2026, 16:01 WIB
Copy Link
Batalkan

“Menurut saya, film Lastri Arwah Kembang Desa bagus banget naskahnya. Penulisannya apik, dramanya kental. Jadi mungkin banyak dari teman media mengira Lastri ini film horor karena dari font tulisan, tampilan posternya pun horor. Tapi perlu diyakini sebenarnya Lastri ini film drama. Kami menceritakan bukan soal Lastri menakut-nakuti orang,” ungkap Hana Saraswati.

Ia menambahkan, "Saya baca pertama kali itu penasaran karena selain ceritanya luar biasa menurut saya, secara penulisan terbagi dua fase. Jadi dalam dua jam tayang ini kita dibawa ke tahun 1980-an sama tahun 2020-an. Ada banyak hal yang diolah."

Horor yang Terasa di Lokasi Syuting

Hana Saraswati juga menyorot tentang pemilihan set.

"Entah kenapa yang dipilih set-nya horor semua. Jadi yang dipakai untuk rumah Lastri itu rumah kosong yang memang bekas peninggalan Belanda pula. Itu di tengah-tengah pabrik gula,” ia menjelaskan.

“Jadi mengerti, kan pabrik gula tuh identik dengan ya, we know, kita semua tahu. Jadi suasananya horor, terasa. Yang enggak percaya (soal hantu dan klenik) pun setelah syuting Lastri jadi percaya,” kata Hana. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All