7 Penyanyi Lawas yang Namanya Kembali Dikenal setelah Lagunya Viral di Media Sosial

Lagu lawas kembali viral pada 2026 dan bikin generasi muda penasaran dengan penyanyinya. Intip 7 penyanyi yang namanya kembali mencuri perhatian.

Liputan6.com, Jakarta - Lagu lawas kembali menemukan tempat di tengah tren musik digital. Di TikTok dan Instagram Reels, lagu yang dirilis puluhan tahun lalu bisa kembali terdengar melalui video nostalgia, konten romantis, perayaan, hingga unggahan keseharian. Fenomena ini membuat karya musisi legendaris menjangkau pendengar yang bahkan belum lahir ketika lagu tersebut pertama kali populer.

Daya tarik lagu lama tidak hanya terletak pada faktor nostalgia. Melodi yang mudah dikenali, lirik yang dekat dengan pengalaman sehari-hari, serta bagian lagu yang cocok menjadi latar video membuatnya mudah digunakan kembali oleh kreator konten. Ketika sebuah sound terus muncul di linimasa, pengguna yang awalnya hanya mengenal potongan lagunya bisa terdorong mencari judul dan penyanyi aslinya.

Lantas siapa saja penyanyi lawas yang namanya kembali dikenal setelah lagunya viral di media sosial? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (17/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Katy Perry — “The One That Got Away”

Katy Perry dikenal sebagai penyanyi pop yang menghasilkan sejumlah lagu populer, mulai dari “I Kissed a Girl”, “Teenage Dream”, hingga “Firework”. Di antara karya-karyanya, “The One That Got Away” memiliki karakter berbeda karena mengangkat kisah tentang hubungan yang berakhir dan penyesalan setelah kehilangan seseorang yang pernah berarti.

Lagu ini dirilis pada 2011 sebagai bagian dari album Teenage Dream. Berbeda dari lagu Katy Perry yang bernuansa ceria dan penuh energi, “The One That Got Away” menghadirkan suasana melankolis dengan lirik tentang kenangan cinta yang tidak bisa diulang. Tema tersebut membuatnya mudah dikaitkan dengan berbagai cerita, seperti hubungan masa lalu, perpisahan, dan seseorang yang masih sulit dilupakan.

Ketika lagu bernuansa nostalgia digunakan dalam video pendek, pendengar dapat menghubungkannya dengan pengalaman pribadi atau kisah yang mereka lihat di layar. “The One That Got Away” juga tercatat dalam daftar lagu TikTok musim panas 2026 yang dirilis platform tersebut. Momentum ini menunjukkan bagaimana lagu dari era sebelumnya dapat kembali menjangkau audiens baru. Meski demikian, popularitas di TikTok tidak otomatis membuktikan bahwa frekuensi penggunaannya di Instagram Reels sama tinggi.

2. ABBA — “Dancing Queen”

ABBA merupakan grup pop asal Swedia yang dikenal luas melalui lagu-lagu ikonis seperti “Mamma Mia”, “The Winner Takes It All”, dan “Dancing Queen”. Grup yang beranggotakan Agnetha Fältskog, Björn Ulvaeus, Benny Andersson, dan Anni-Frid Lyngstad ini berhasil menciptakan musik yang tetap dikenal lintas generasi.

“Dancing Queen” dirilis pada 1976 dan menjadi salah satu lagu paling terkenal dalam perjalanan karier ABBA. Lagu ini memiliki melodi pop-disko yang ceria, irama yang mudah diikuti, serta nuansa pesta yang membuat pendengar ingin ikut bernyanyi dan menari. Karakter tersebut membuatnya cocok digunakan untuk video ulang tahun, pesta, momen kebersamaan, hingga konten yang merayakan kebebasan berekspresi.

Di media sosial, lagu klasik seperti “Dancing Queen” dapat memperoleh konteks baru ketika dipadukan dengan tren tarian atau video yang menggambarkan momen bahagia. Pendengar muda juga bisa mengenalnya melalui film, pertunjukan, atau unggahan kreator konten. Namun, untuk menyebutnya sebagai salah satu lagu yang paling viral pada 2026, diperlukan bukti tren khusus tahun tersebut. Popularitasnya yang bertahan lama tidak dengan sendirinya membuktikan adanya lonjakan baru pada tahun ini.

3. Kool & The Gang — “Celebration”

Kool & The Gang adalah grup musik asal Amerika Serikat yang dikenal melalui perpaduan funk, soul, R&B, dan musik dansa. Sepanjang perjalanan kariernya, grup ini menghasilkan lagu-lagu yang lekat dengan suasana pesta dan perayaan. Salah satu karya yang paling dikenal adalah “Celebration”, yang dirilis pada 1980.

Sesuai judulnya, “Celebration” membawa pesan tentang kebahagiaan dan kesempatan untuk merayakan momen bersama. Aransemen yang meriah, bagian vokal yang mudah diikuti, serta ritme yang kuat menjadikan lagu ini pilihan untuk berbagai acara, mulai dari pesta keluarga hingga perayaan keberhasilan. Lagu tersebut juga sering diasosiasikan dengan suasana positif dan kebersamaan.

Karakter itu membuat “Celebration” relevan untuk video pendek yang menampilkan kelulusan, pencapaian pribadi, pesta, atau kabar baik. Lagu yang sebelumnya dikenal sebagai musik perayaan lintas generasi dapat kembali ditemukan oleh pengguna muda melalui unggahan kreator lain. Meski demikian, agar artikel ini akurat untuk tren 2026, penggunaan “Celebration” perlu dibuktikan melalui tren sound atau data penggunaan terbaru, bukan hanya berdasarkan popularitasnya sebagai lagu klasik.

4. Lenny Kravitz — “It Ain’t Over ’Til It’s Over”

Lenny Kravitz dikenal sebagai musisi yang memadukan unsur rock, soul, funk, dan pop dalam karya-karyanya. Salah satu lagunya yang menonjol adalah “It Ain’t Over ’Til It’s Over”, yang dirilis pada 1991 dalam album Mama Said. Lagu ini memperlihatkan sisi musikal Kravitz yang lebih lembut dibandingkan sejumlah karya rock-nya.

Lagu tersebut mengusung nuansa soul dengan aransemen yang hangat dan vokal emosional. Liriknya menggambarkan harapan untuk mempertahankan hubungan yang sedang menghadapi masalah. Tema tersebut membuat lagu ini mudah dikaitkan dengan konten tentang cinta, perpisahan, kesempatan kedua, maupun cerita hubungan yang belum benar-benar berakhir.

Pada 2026, “It Ain’t Over ’Til It’s Over” tercantum dalam daftar lagu TikTok musim panas yang diterbitkan platform tersebut. Lagu ini juga memperoleh perhatian baru melalui penggunaannya dalam berbagai jenis video, termasuk konten emosional dan hiburan. Kemunculannya memperlihatkan bahwa musik dari awal 1990-an masih dapat terasa relevan ketika dipertemukan dengan cerita dan tren baru.

Bagi pendengar yang sebelumnya hanya mengenal Lenny Kravitz melalui lagu rock, karya ini juga bisa menjadi alasan untuk menjelajahi sisi lain dari musiknya. Namun, besarnya tren di Instagram Reels tetap perlu diperiksa secara terpisah sebelum disimpulkan setara dengan popularitasnya di TikTok.

5. Backstreet Boys — “Shape of My Heart”

Backstreet Boys merupakan grup vokal asal Amerika Serikat yang mencapai popularitas besar pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Grup yang dikenal melalui lagu “I Want It That Way”, “Everybody (Backstreet’s Back)”, dan “As Long as You Love Me” ini menjadi salah satu ikon musik pop pada masanya.

“Shape of My Heart” dirilis pada 2000 sebagai bagian dari album Black & Blue. Lagu tersebut menampilkan karakter pop balada dengan harmoni vokal khas Backstreet Boys. Liriknya berpusat pada keinginan untuk menunjukkan perasaan yang sebenarnya kepada seseorang, sehingga memiliki nuansa romantis yang berbeda dari lagu mereka yang lebih energik.

Karakter balada dan harmonisasi vokalnya membuat lagu ini cocok untuk konten nostalgia, video pasangan, cerita cinta, maupun unggahan yang mengenang masa lalu. Bagi penggemar lama, mendengarnya kembali bisa membangkitkan ingatan tentang masa ketika Backstreet Boys mendominasi musik pop. Sementara itu, pendengar muda bisa mengenal lagu tersebut melalui rekomendasi musik dan video pendek di media sosial.

Meski “Shape of My Heart” tetap memiliki daya tarik sebagai lagu klasik, klaim bahwa lagu ini mengalami lonjakan viral khusus pada 2026 perlu didukung data yang lebih spesifik. Contohnya, peningkatan penggunaan sound resmi, tren video yang dapat ditelusuri, atau pemberitaan terbaru tentang kebangkitannya. Dengan begitu, artikel tidak menyamakan popularitas sepanjang masa dengan viralitas yang benar-benar baru.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Penyanyi Lawas dan Lagu Viral

1. Siapa saja penyanyi atau grup lawas yang lagunya kembali mendapat perhatian?

Lima nama yang dibahas adalah Katy Perry dengan “The One That Got Away”, ABBA dengan “Dancing Queen”, Kool & The Gang dengan “Celebration”, Lenny Kravitz dengan “It Ain’t Over ’Til It’s Over”, dan Backstreet Boys dengan “Shape of My Heart”.

2. Mengapa lagu lawas sering digunakan sebagai musik latar video?

Lagu lawas memiliki melodi yang mudah dikenali dan tema yang bisa disesuaikan dengan berbagai cerita. Hal ini membuatnya cocok untuk video nostalgia, kisah cinta, pesta, maupun konten keseharian.

3. Apakah semua lagu tersebut terbukti viral di TikTok dan Instagram pada 2026?

Tidak semua memiliki bukti yang sama kuat untuk kedua platform. “The One That Got Away” dan “It Ain’t Over ’Til It’s Over”, misalnya, tercatat dalam daftar lagu TikTok musim panas 2026. Untuk lagu lainnya, tren penggunaan khusus pada 2026 perlu diverifikasi lebih lanjut sebelum disebut viral pada tahun tersebut.

4. Apakah lagu yang kembali populer selalu membuat penyanyinya ikut terkenal lagi?

Belum tentu. Lagu yang viral dapat membuat nama penyanyi kembali dicari, tetapi dampaknya terhadap popularitas sang musisi bergantung pada jangkauan tren, minat pendengar, dan apakah mereka kemudian mendengarkan karya lainnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6