Film Horor Lastri: Arwah Kembang Desa Teror Bioskop Malaysia Mulai Pekan Depan

Film Horor Lastri: Arwah Kembang Desa Siap mengisahkan Atmi, perempuan lanjut usia yang mengalami teror gaib dari sosok tak berwujud.

Diterbitkan 17 Oktober 2026, 16:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah dirilis di Indonesia pada 16 Juli 2026 lalu, film horor Lastri: Arwah Kembang Desa produksi Abelle Pictures akan menghantui penonton di negeri jiran. Dilansir dari keterangan tertulis pada Jumat (16/10/2026), film ini akan tayang di bioskop Malaysia mulai 22 Oktober 2026. 

Penayangan di negara tetangga ini menjadi langkah Abelle Pictures memperkenalkan karyanya ke penonton yang lebih luas. Film ini mengangkat urban legend dari Pati, Jawa Tengah, dengan perpaduan atmosfer horor, konflik antarkarakter, dan drama emosional.

Eksekutif produser sekaligus pemeran Atmi, Audy Bella, mengaku bangga atas kesempatan tersebut. “Sebagai bagian dari keluarga besar Abelle Pictures, saya bangga dan bahagia karena film ini tidak hanya bisa dinikmati penonton Indonesia, tetapi juga hadir di bioskop Malaysia. Kami berharap penonton di Malaysia ikut merasakan ketegangan, misteri, dan emosi yang kami hadirkan,” ujar Audy.

Sutradara Hendry Tivo menjelaskan pendekatan yang ia pilih dalam menggarap film ini.

“Kami berusaha membuat Lastri bukan sekadar film yang menghadirkan rasa takut, tetapi juga memiliki cerita dan konflik yang membuat penonton ikut terlibat secara emosional. Semoga kehadiran film ini di Malaysia mendapat sambutan positif dan menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan karya perfilman Indonesia kepada penonton yang lebih luas,” tuturnya. 

 

Tentang Film Lastri: Arwah Kembang Desa

Cerita film berpusat pada Atmi, perempuan lanjut usia yang mengalami teror gaib dari sosok tak berwujud. Arwah itu ternyata Lastri (Hana Saraswati), kembang desa di kampung Bandeng yang menikah muda dengan juragan tambang pasir, Turenggo (mendiang Gary Iskak).

Film ini juga menghadirkan Audy Bella, Yama Carlos, Joe Richard, Dodit Mulyanto, Nando Hilmi, Debby Sahertian, Ingrid Wijanarko, Rizal Djibran, Ratu Meta, dan Pak Yusub.

 

Daya Tarik Naskah Film Lastri Arwah Kembang Desa

Diberitakan sebelumnya, Hana Saraswati sempat mengungkap tiga hal yang menjadi daya tarik film Lastri Arwah Kembang Desa baginya. Pertama, Lastri adalah urband legend yang dikenal publik hingga kini. “Urband legend dari Pati tapi memang kita produksinya di Lumajang,” katanya lalu membahas daya tarik kedua, yakni naskah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Menurut saya, film Lastri Arwah Kembang Desa bagus banget naskahnya. Penulisannya apik, dramanya kental. Jadi mungkin banyak dari teman media mengira Lastri ini film horor karena dari font tulisan, tampilan posternya pun horor. Tapi perlu diyakini sebenarnya Lastri ini film drama. Kami menceritakan bukan soal Lastri menakut-nakuti orang,” ungkap Hana Saraswati. Ia menambahkan, "Saya baca pertama kali itu penasaran karena selain ceritanya luar biasa menurut saya, secara penulisan terbagi dua fase. Jadi dalam dua jam tayang ini kita dibawa ke tahun 1980-an sama tahun 2020-an. Ada banyak hal yang diolah."

Halaman
Show All