Kronologi Ed Sheeran Ditinggal Penyanyi Pembuka Tur Konser, Usai Macklemore Didepak

Geger di konser Ed Sheeran ini diawali pernyataan Macklemore di panggung yang menyampaikan keberpihakan pada Palestina.

Diterbitkan 16 September 2026, 14:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rapper asal Amerika Serikat (AS), Macklemore, sempat menjadi penampil pembuka konser Ed Sheeran “Loop” yang dihelat di Stadion MetLife, New Jersey pada Jumat-Sabtu (4-5/9/2026).

Dalam penampilannya di hari pertama, musisi berusia 43 tahun tersebut menunjukkan dukungannya terhadap warga Palestina dengan menyuarakan kebebasan Palestina dan menyampaikan pesan bahwa ia ingin orang-orang di Gaza yang tertindas tahu bahwa mereka tidak dilupakan.

“Saya percaya bahwa setiap manusia yang berjalan di muka bumi ini berhak atas kebebasan yang sama persis,” katanya dilansir dari Variety, Minggu (6/9/2026). Ia pun mengulangi pernyataan tersebut pada konser hari kedua.

Penampilannya itu pun memicu petisi dari Dewan Israel-Amerika yang menuntut agar pelantun “Glorious” tersebut dikeluarkan dari rangkaian tur “Loop” lainnya.

“Ini adalah konser Ed Sheeran, bukan rapat umum politik, bukan protes, dan bukan acara aktivis. Isunya bukanlah apakah Macklemore berhak memiliki pandangan politik. Pertanyaannya adalah di mana batasan harus ditarik ketika seorang penampil pembuka menggunakan platform konser global untuk memajukan agenda politik sepihak,” begitu bunyi petisi tersebut.

Pink Protes Pernyataan Macklemore

Sementara itu, penyanyi asal AS, Pink, memposting ulang unggahan yang menunjukkan petisi soal dikeluarkannya Macklemore dari rangkaian tur “Loop” milik Ed Sheeran. Hal tersebut pun kemudian memicu ancaman yang datang kepadanya.

>Diwartakan oleh Variety pada Jumat (11/9/2026), pelantun "Stupis Girl" itu memberikan pembelaan bahwa tanggapannya tersebut bukan karena ucapan “Bebaskan Palestina” dari Macklemore. Namun oleh pernyataan sang rapper di atas panggung yang ditujukan kepada Israel bukan kepada semua orang Yahudi.

“Itulah yang mendorong saya untuk memposting ulang. Bukan 'Bebaskan Palestina,' dan bukan hak siapa pun untuk mengatakannya. Saya tidak pernah meminta agar artis lain dibungkam dan saya tidak meminta itu sekarang. Saya tidak perlu ada yang dipecat, dan saya tidak perlu pengembalian uang,” tuturnya melalui unggahan Instagramnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa hal tersebut membuat dirinya dan orang-orang yang dicintainya takut, “Yang saya butuhkan adalah kemampuan untuk mengatakan, sebagai seorang ibu Yahudi, 'itu membuat saya takut, dan itu membuat orang-orang yang saya cintai takut,' tanpa diberi tahu bahwa ketakutan kami hanyalah propaganda, dan tanpa diberi tahu bahwa saya setuju dengan genosida karena saya menyadarinya?”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah penampilannya viral di media sosial dan memicu petisi tersebut, rapper yang dijadwalkan tampil di delapan dari 10 pertunjukan yang tersisa tidak akan tampil karena mundur dari konser tersebut. “Saya tidak tahu harus bagaimana memulainya. Jadi, saya akan berbicara dari hati dan jujur. Ed Sheeran dan timnya sudah membuat keputusan untuk mengeluarkan saya dari The Loop Tour,” tulis Macklemore melalui unggahan Instagramnya. Ia pun menutupnya dengan mengungkapkan bahwa dua pertunjukkan dengan pidatonya tersebut sudah membuatnya sangat bangga. “Saya tidak butuh 10 pertunjukan dari Ed. Saya hanya butuh dua. Dua kesempatan tampil di depan 90 ribu orang dan mengatakan sesuatu yang terkadang menjadi sangat berbahaya untuk dikatakan,” tuturnya. “Free Palestine,” lanjutnya. “Namun, jika kata-kata itu membuat saya kehilangan kesempatan tampil di panggung, tapi justru mengarahkan kembali pembicaraan ke Palestina, maka itu adalah tur paling sukses yang pernah saya lakukan.”

Halaman
Show All
Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan