Kronologi Aisar Khaled Dilaporkan Agensi ke Polisi, Terkait Duit Rp 5,7 Miliar

Pihak agensi mengaku sudah berusaha menyelesaikan masalah secara baik-baik dengan Aisar Khaled.

Diterbitkan 15 September 2026, 10:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kreator konten asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah agensi. Pihak agensi yang diwakili kuasa hukumnya, Michael Sugijanto, menyebut masih ada kewajiban sekitar Rp5,7 miliar yang belum diselesaikan Aisar setelah agensi menalangi sejumlah kebutuhan sang kreator.

Michael mengatakan bahwa laporan polisi tersebut menjadi langkah terakhir setelah pihaknya berulang kali berupaya menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Menurutnya, hubungan antara agensi dan Aisar sebelumnya dibangun melalui kerja sama profesional yang cukup erat.

"Jadi, klien kami melaporkan ini sekali lagi ini hanya upaya terakhir ya, upaya terakhir dari klien kami sebagai tindak mencari keadilan. Nah, kenapa kok kita sampai melapor? Karena Aisar dan klien kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi," kata Michael Sugijanto di SPKT Polda Metro Jaya, Senin (14/9/2026).

Michael menjelaskan bahwa hubungan agensi dengan Aisar telah berlangsung sejak sang kreator pertama kali datang ke Indonesia. Pihak agensi mengaku ikut membantu Aisar mendapatkan pekerjaan hingga menggelar berbagai kegiatan di Tanah Air.

"Jadi klien kami ini orang yang apa ya, sudah membantu Aisar. Sudah membantu Aisar waktu pertama kali datang ke sini, ya salah satu yang membantu Aisar untuk mendapatkan pekerjaan, bikin event, ya itu adalah klien kami. Itu adalah klien kami," jelas Michael.

Bantuan tersebut, menurut Michael, tidak hanya sebatas urusan pekerjaan. Agensi juga pernah diminta membantu ketika Aisar menghadapi persoalan dengan pihak ketiga.

"Kita bahkan sempat nih, dimintain tolong oleh klien kita untuk, bantu dong si Aisar. Nah, kalau sudah dibantu seperti itu oleh klien kami lalu Aisar tetap melakukan tindakan ini atau menghilang ya, tidak ada kabar bagi klien kami, ya ini adalah upaya terakhir kami," tuturnya.

 

 

Sebut Bukan Pinjaman Uang Biasa

Persoalan lalu berkembang hingga kedua pihak menandatangani perjanjian investasi pada Februari 2026. Michael memastikan perjanjian tersebut dibuat pada awal tahun.

Menurut pihak agensi, kewajiban yang muncul bukan berasal dari pinjaman uang biasa. Agensi mengaku memilih menalangi kebutuhan Aisar karena merasa memiliki tanggung jawab setelah perusahaan tersebut turut membawa sang kreator untuk beraktivitas di Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Akhirnya karena klien kita ini agency yang merasa bertanggung jawab karena beliau yang membawa, perusahaan ini yang membawa Aisar ke Indonesia, kita talangin. Jadi bukan memang sengaja diutangin terus perjanjian utang piutang kayak kita pinjam sama teman atau perusahaan kontrak, nggak," jelas Michael. Dalam perjanjian tersebut, pihak agensi menyebut sisa kewajiban Aisar mencapai sekitar Rp5,7 miliar. Penyelesaian pembayaran sebelumnya disepakati dapat dilakukan melalui pekerjaan, termasuk tampil dalam sejumlah acara.

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan