Penjualan Elektrifikasi Toyota di Jateng-DIY Melonjak 133 Persen

Penjualan kendaraan listrik atau elektrifikasi Toyota, di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkat tajam

Diterbitkan 15 September 2026, 14:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan kendaraan listrik atau elektrifikasi Toyota, di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkat tajam sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Tercatat, sebanyak 2.320 unit terjual pada periode tersebut, atau meningkat 133 unit pada periode yang sama tahun lalu sebesar 995 unit.

Dengan pencapaian tersebut, kendaraan elektrifiaksi menyumbang 26 persen dari total penjualan ritel Toyota di Jawa Tengah-DIY. Jumlah tersebut, juga naik dua kali lipat, dibandingkan pencapaian periode sebelumnya tahun lalu yang hanya 12 persen.

Dijelaskan Jodjana Jody, Vice President Director Nasmoco, Main Dealer Toyota di Jateng-DIY, mengklaim posisinya sebagai penjualan kendaraan hibrida terbesar di wilayahnya.

Model yang terlaris di segmen elektrifikasi ini, adalah Veloz Hybrid dengan 1.130 unit atau 12,7 persen dari total penjualan, disusul Kijang Innova Zenix Hybrid sebanyak 995 unit (11,2 persen), dan Yaris Cross Hybrid 142 unit (1,6 persen).

Berbicara Veloz hybrid, penjualannya juga terbilang konsisten, dengan surat pemesanan kendaraan (SPK) mencapai sekitar 155 unit per bulan sepanjang November 2025 hingga September 2026, dengan akumulasi 1.610 unit hingga 10 September 2026.

"Ke depan,kami menargetkan penjualan Veloz Hybrid pada kisaran 200–250 unit per bulan," bebernya saat media test drive di Yogyakarta, Senin (14/9/2026).

Sementara itu, secara total, Toyota membukukan penjualan ritel 8.925 unit di Jawa Tengah dan DIY sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Capaian itu tumbuh 7,6 persen dibandingkan 8.295 unit pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut tidak berjalan mulus sejak awal tahun.

Penjualan Total Toyota

Pada kuartal satu 2026, penjualan justru turun 19 persen menjadi 3.105 unit dari 3.838 unit.

Pemulihan terjadi pada kuartal dua dengan 3.532 unit atau naik 36 persen dari 2.603 unit.

Pada Juli hingga Agustus 2026, penjualan mencapai 2.288 unit atau tumbuh 23 persen dibandingkan 1.854 unit.

Penurunan pada kuartal pertama berkaitan dengan tingginya basis penjualan tahun sebelumnya.