6 Fakta Ersya Aurelia Syuting Film Dusun Mayit: Sejak Awal Incar Peran Nita, Ada Ritual di Gunung Welirang

Dalam Dusun Mayit, Ersya Aurelia sebagai Nita yang diduga menjadi biang kerok konflik. Salah satu lokasi syutingnya di Gunung Welirang, Malang, Jawa Timur.

Diterbitkan 29 Desember 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Dan ternyata benar. Begitu dikabari jadi Nita wah senang banget. Perjalanan Nita di sepanjang fllm dan pengembangan karakternya itu menarik. Karena di awal dan akhir film, itu ada perubahan yang terjadi pada Nita baik secara karakter maupun emosi,” Ersya Aurela menyambung.

 

3. Sesajen di Gunung Welirang, Jawa Timur

Masih segar dalam ingatan kali pertama tiba di Gunung Welirang, Jawa Timur, Ersya Aurelia, Amanda Manopo, Randy Martin, dan Fahad Haydra, menjalani ritual doa lengkap dengan sajian alias sesajen berupa tumpeng. Hawa mistis seketika terasa.

“Ada sesaji berupa tumpeng, aku enggak tahu di situ ada apalagi, pokoknya semeja itu full dengan aku lupa (detailnya). Pokoknya kami harus menjalani ritual itu dulu sebelum naik gunung supaya enggak ada yang aneh-aneh terjadi,” beri tahu Ersya Aurelia.

 

4. Tantangan Berbahasa Jawa

Ada banyak tantangan selama syuting Dusun Mayit. Bagi Ersya Aurelia semua adegan yang mengharuskan berbahasa Jawa sangat sulit, khususnya pas kesurupan. Jargon film ini adalah siji loro telu, sing pada teka lali dalan mulih (Satu dua tiga siapa yang datang akan lupa jalan pulang).

“Itu lebih ke dialeknya, aku sering banget sama Mas Rizal dikasih dialog bahasa Jawanya itu, beberapa jam sebelum syuting. Karena ada pengembangan sedikit, terus ada pesan juga yang ingin disampaikan, dari dialog-dialog itu,” kenang bintang film Kampung Jabang Mayit.

 

5. Ersya Mirip Nita?

Setelah mendalami karakter Nita, Ersya Aurelia mendapati sejumlah kemiripan. “Nita pada dasarnya cukup manja ya. Aku banyak kesamaan dengan Nita. Kadang, aku butuh disentil realita dulu, untuk menyadari kayak: Oh ya, harusnya aku enggak begini ya,” ulasnya.

Rupanya, memerankan Nita salah satu bahan introspeksi diri bagi Ersya Aurelia. PR lain yang mesti dikerjakan dalam film ini, menemukan bentuk kesurupan yang beda sekaligus meyakinkan. Mengingat, ada banyak sekali adegan kesurupan dalam horor Indonesia.

 

 

6. Respons Jeropoint Setelah Ersya Aurelia Terpilih

Saat tahu Amanda Manopo, Fahad Haydra, Ersya Aurelia, dan Randy Martin membintangi Dusun Mayit, Jeropoint menyambut hangat. “Aku selalu percaya skrip akan selalu menemukan jodohnya sendiri. Ketika peran itu datang ke mereka, Pak Rocky Soraya memilih yang sesuai,” ungkapnya.

Jeropoint menjelaskan, Dusun Mayit dibahas bersama produser Rocky Soraya ketika proyek ini masih “embrio,” dua tahun lalu. “Dari awal kami sepakat bahwa film ini tidak akan melebar tapi justru pengembangannya ke dalam dari versi utasnya,” Jeropoint mengakhiri.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan