Krisjiana Cerita Sebelum Jalani Vasektomi, Sempat Mengira Dikebiri

Krisjiana Baharudin mengaku sempat mengira vasektomi sama seperti kebiri hewan sebelum mendapat penjelasan dari dokter urologi.

Diterbitkan 18 September 2026, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Krisjiana awalnya salah paham vasektomi seperti kebiri, lalu dokter menjelaskan mekanismenya.
  • Vasektomi tidak mengubah hormon atau fungsi seksual, namun butuh masa tunggu 3 bulan.
  • Prosedur ini semi-permanen, memungkinkan memiliki anak lagi melalui penyambungan atau bayi tabung.

Liputan6.com, Jakarta - Krisjiana Baharudin sempat memiliki pemahaman berbeda ketika pertama kali mendengar istilah vasektomi. Suami Siti Badriah ini bahkan mengira prosedur tersebut sama seperti kebiri pada hewan sebelum mendapat penjelasan dari dokter spesialis urologi.

Pemahaman tersebut berubah setelah dokter menjelaskan mekanisme tindakan secara langsung. Vasektomi dilakukan dengan memotong dan menutup saluran vas deferens, bukan dengan mengangkat organ reproduksi pria.

 

 

"Terus, dr. Maruto bilang lagi, yang sebenarnya paling aman ini yang paling jarang orang ambil sih, namanya itu vasektomi. Terus dijelasin vasektomi itu apa, kayak gimana," ujar Krisjiana saat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Rabu (16/9/2026).

"Kan aku mikirnya vasektomi itu adalah dikebiri kayak binatang gitu, ngerti enggak sih? Kayak kucing, kayak kucing kebiri kan itu sampai ininya diambil semua kan?," sambungnya.

Respon Santai Siti Badriah

 

Siti Badriah langsung tertawa ketika mendengar pemikiran sang suami saat berkonsultasi. Ia menganggap Krisjiana terlalu jauh membayangkan prosedur vasektomi.

"Kok gitu? Ya kamu mikirnya aneh-aneh," seloroh Siti Badriah.

 

Penjelasan Dokter tentang Vasektomi

Dokter kemudian menjelaskan bahwa vasektomi tidak mengubah hormon maupun fungsi seksual pria. Secara medis, prosedur tersebut juga tidak terbukti memengaruhi gairah seksual, kemampuan ereksi, atau ejakulasi.

"Terus kata dia, 'Enggak kok, itu enggak mengubah hormon apa pun, dan tetap bisa melakukan hal seperti biasa. Tetap bisa berdiri," papar Krisjiana.

Vasektomi Butuh Masa Tunggu

Selain itu, vasektomi tidak langsung membuat pria steril setelah operasi. Pasien masih perlu menjalani masa tunggu dan pemeriksaan analisis sperma untuk memastikan tidak ada lagi sperma dalam air mani.

"Yes, kita tetap enggak boleh berhubungan tanpa helm selama 3 bulan. Karena masih belum bisa ditentukan kalau misalnya memang sudah berhasil vasektominya," katanya.

Keputusan Vaksetomi harus Dipertimbangkan secara Matang

"Jadi ada waktu sekitar 20 kali untuk keluar, untuk bisa dicek apakah benar-benar sudah kosong, tidak ada sperma di dalamnya," tambah Krisjiana.

Krisjiana juga mendapat penjelasan bahwa peluang memiliki anak kembali tetap dapat dibicarakan melalui prosedur medis tertentu. Namun, keputusan vasektomi tetap perlu dipertimbangkan secara matang karena ditujukan bagi pria yang sudah yakin dengan rencana memiliki keturunan.

Vaksetomi yang Dijalani Semi-permanen

"Dan hal yang mencengangkan kata dokternya, 'Bisa,' jawabannya. Jadi itu tuh semi-permanen. Kita kalau misalnya mau punya anak lagi, itu bisa disatuin lagi," katanya.

"Bisa disatuin lagi, atau dengan opsi kedua dengan cara bayi tabung. Jadi tanpa harus disatukan lagi, dia bisa disedot. Lewat zakarnya disedot, lalu dibuat di luar seperti bayi tabung," imbuh Krisjiana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Siti Badriah Menangis Haru Lihat Ketulusan dan Keberanian Krisjiana Vasektomi

Febi Anindya KiranaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan