Film Tabayyun Sarat Makna, Titi Kamal dan Jenny Rachman Ungkap Pesan Mendalam di Balik Kisahnya

Memiliki premis tentang cinta dan sedihnya kehidupan seseorang yang sulit, film Tabayyun yang sudah tayang mulai hari ini, tepatnya Kamis (8/5/2025), rupanya memiliki banyak pesan mendalam.

Diterbitkan 08 Mei 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Film ini memiliki pesan yang sangat positif. Dari jalan kehidupan masing-masing tokoh, juga dialog-dialognya cukup meninggalkan kesan yang baik. Mudah-mudahan penonton setelah menonton Tabayyun bisa termotivasi bahwa kita ini harus ber-tabayyun. Jangan mudah memvonis seseorang karena berada di lingkungan negatf, jangan juga mencela seseorang," ungkap Jenny Rachman yang turut hadir bersama Titi Kamal.

 

Salah Satu Pesan yang Menarik

Selain itu, Jenny Rachman juga menyampaikan salah satu momen terbaik versinya di sepanjang adegan film ini. Menurutnya, adegan yang melibatkan Naysilla Mirdad memiliki kekuatan untuk menggerakkan penonton agar bisa memaknai pesan film Tabayyun secara mendalam.

"Ada pesan yang juga bagus dan menarik yang diperankan oleh Naysilla Mirdad, bahwa 'Kalian menunjuk seseorang dengan satu jari, padahal empat jari lagi menunjuk kalian sendiri.' Itu kan pesannya mendalam banget. Itu saya suka banget dan kena banget untuk diri kita sendiri. Jangan gampang kita menuduh dan menunjuk orang karena saat kita menunjuk satu jari, empat jari sedang menunjuk kita sendiri," terang Jenny Rachman.

 

Rumah Produksi dan Sineas di Belakangnya

Tabayyun merupakan karya terbaru dari rumah produksi Beehave Pictures yang sebelumnya sukses besar lewat film Air Mata di Ujung Sajadah, yang menembus 3,2 juta penonton di Tanah Air dan menjadi film drama Indonesia terlaris di Malaysia.

Film Tabayyun mengangkat kisah penuh gejolak tentang cinta, luka masa lalu, dan penghakiman sosial yang disutradarai oleh Key Mangunsong dan diadaptasi dari novel karya Ilyas Bachtiar.

Film ini juga menggandeng para produser berpengalaman, Ronny Irawan dan Nafa Urbach, yang berharap film ini bisa diterima baik oleh masyarakat, khususnya di tengah fenomena sosial saat ini yang cenderung cepat menghakimi tanpa memahami sepenuhnya keadaan seseorang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan