6 Fakta Film Komang 1 Juta Penonton, Aurora Ribero Syuting di Baubau Sulawesi Tenggara Disambut Pelangi

Perjalanan karier Aurora Ribero, aktris muda berbakat Indonesia keturunan Italia, dari model di Bali hingga membintangi sejumlah film dan serial populer, diulas lengkap dalam artikel ini.

Diterbitkan 10 April 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Aurora Sanjung Kinera Kiesha Alvaro

Aurora Ribero belajar banyak dari kepribadian Komang. Menurutnya, saking tulus, Komang sering lupa dengan dirinya sendiri. Kayak selfless karena fokus untuk bikin semua orang di sekitarnya bahagia. Kebahagiaan adalah saat melihat orang lain bahagia.

“Kalau soal fisik, enggak ada yang harus diubah,” tutur Aurora Ribero seraya menyanjung Kiesha Alvaro, “Dia terbuka sehingga aku bisa menggali karakter dan banyak berdiskusi. Kiesha tipe yang mau belajar terus. Itu yang saya suka.”

5. Disambut Pelangi di Bandara Baubau

Syuting di Baubau, Sulawesi Tenggara, menyisakan kenangan manis di benak Aurora Ribero. Salah satunya, saat pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandar Udara Betoambari. Pandangannya tertuju ke cakrawala. Di sana, ada pelangi yang seolah menyambut.

“Waktu saya tiba di Baubau, keluar dari bandara, ada pelangi. Aku dan Kak Naya sampai bengong, wah ini kayak pertanda semesta mendukung. Krunya seru-seru semua. Baubau menjadi tempat spesial. Banyak memori manis dan sedih di sana,” serunya.

6. Adu Akting dengan Ayu Laksmi

Bagi Aurora Ribero, salah satu adegan terberat sekaligus emosional saat Komang berkonflik dengan ibunya (Ayu Laksmi) yang akrab disapa Meme. Ini terkait restu. Jika Anda sudah menonton, salah satu adegan menampilkan Meme menerima paket berisi dupa.

Komang menonton Raim Laode di TV. Keduanya lalu berpelukan haru. “Adegan sama Meme, karena Komang lagi down karena hubungannya dengan Ode. Dari selfless, sekarang ingin memilih apa yang dimau. Titik balik Komang itu sangat menantang,” pungkas Aurora Ribero.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan