
Setelah korban berada di rumah, perban dibuka oleh keluarga dan ternyata kaki korban malah membusuk dan terdapat belatung di dalamnya. Akhirnya pihak keluarga mencoba mengonfirmasi kepada pihak RS S, dan sekali lagi pihak keluarga mendapatkan jawaban yang janggal.
Pihak RS S mengatakan bahwa belatung tersebut merupakan proses penyembuhan. Dan pihak RS S menyalahkan keluarga korban karena memaksa untuk membawa pulang korban yang masih dalam tahap pengobatan.
"Di rumah kami rawat sendiri anak kami, dan kata dokter panggilan menganjurkan untuk membuka perban tersebut. Alhamdulillah sekarang sudah mulai pulih walau pun tetap tidak bisa jalan," kata Ahmad Haris.
Karena pihak RS S tidak berupaya untuk melakukan perdamaian dengan keluarga korban, maka Ahmad Haris mengadukan perbuatan RS S yang diduga melakukan malapraktik kepada anaknya. Haris kemudian menggugat pihak RS S dengan tuntutan uang Rp500 miliar.
Diterangkan oleh Alexander Wass selaku kuasa hukum keluarga bahwa gugatan tersebut dilayangkan karena kerugian materi dan non materi yang diterima korban. Korban yang masih duduk dibangku SMA kini tidak bisa melanjutkan pendidikannya.
"Untuk dugaan malpraktek karena reka medis tidak diberikan ke keluarga pasien dari pihak RS S. Dokumen memang milik RS tetapi isi boleh diperlihatkan kepada keluarga, lagipula ada daging yang kita duga diambil, karena ada yang terlihat kempot dikaki korban," kata Alex.
Sunan Kalijaga yang juga sebagai kuasa hukum mengatakan akan melakukan upaya hukum apa pun demi menghilangkan malapraktik yang merugikan. "Kami akan mendatangai Komisi Perlindungan Anak, Pelindungan Konsumen dan Kementerian Kesehatan. Kami tidak akan berhenti sampai pengadilan saja," tandasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/716991/original/Nassar_dan_Mus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709339/original/015500500_1782788430-neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8906115/original/073442900_1782946797-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288986/original/034116600_1783373945-000_B9FD7NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288982/original/076824500_1783372194-000_B9FD6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4170907/original/047899100_1664161305-20220926-Nassar-Pestapora-2022-Herman-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4170901/original/017074700_1664161299-20220926-Nassar-Pestapora-2022-Herman-3.jpg)