Liputan6.com, Jakarta - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lesu sepanjang semester pertama 2026. Bahkan, kinerja IHSG berada di posisi ke-35 di dunia. Lalu bagaimana prospek IHSG pada semester kedua 2026?
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (2/7/2026), IHSG tersungkur 34,74% menjadi 5.643,19 hingga penutupan perdagangan Selasa, 30 Juni 2026. Jika melihat dari kinerja indeks acuan di dunia, IHSG berada di posisi ke-35.
Sementara itu, di Asia Pasifik, kinerja IHSG di posisi ke-13. Kinerja IHSG berada di posisi ke-6 di ASEAN. Kinerja IHSG ini di bawah Malaysia dan Filipina yang masing-masing susut 0,96% dan 0,26%.
Advertisement
Head of Research Syailendra Capital, Rizki Jauhari mengatakan, tekanan yang dialami IHSG sepanjang Januari-Juni 2026 bersumber dari beberapa lapisan faktor yang saling berinteraksi, baik dari sisi domestik dan eksternal.
Lalu bagaimana prediksi IHSG semester kedua?
Rizki menuturkan, ada sejumlah faktor kunci yang akan menjadi penentu arah IHSG pada semester kedua 2026. Ia mengatakan, pasar saat ini masih dalam mode wait and see terhadap beberapa di antaranya.
Pertama, keputusan peringkat kredit S&P terhadap Indonesia. "Ini adalah salah satu katalis terpenting, konfirmasi bahwa peringkat Indonesia dipertahankan atau bahkan diperbaiki akan memberikan landasan kepercayaan yang dibutuhkan investor, khususnya asing,” ujar dia kepada Liputan6.com.
Kedua, Rizki menuturkan, resolusi isu MSCI dan FTSE terkait aksesibilitas dan investability pasar Indonesia. "Kepastian di sini akan menentukan apakah terjadi rebalancing ulang portofolio institusional asing ke Indonesia," kata dia.
Ketiga, ia menambahkan, dampak berganda (trickle-down effect) dari konsolidasi fiskal. Ia menuturkan, sejauh mana pengetatan fiskal yang sedang berjalan akan berdampak pada daya beli, belanja pemerintah, dan pada akhirnya laba korporasi.
"Di samping itu, faktor global seperti arah kebijakan The Fed, trajectory (arah pergerakan-red) dolar Amerika Serikat, dan harga komoditas tetap relevan sebagai latar belakang makro,” kata Rizki.
Prediksi IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
Rizki menuturkan, pihaknya memiliki rentang target IHSG untuk 2026 di level 6.700 – 7.800. Hal itu dibangun atas dasar asumsi pertumbuhan laba korporasi sekitar 5% secara tahunan dan ekspektasi valuasi yang kembali ke kisaran normal historisnya, yakni pada rentang Price-to-Earnings (P/E) 10,8x hingga 12,8x.
“Perlu digarisbawahi IHSG saat ini diperdagangkan pada valuasi yang sangat terkompresi, mendekati 9x P/E, yang secara historis merupakan level yang sangat jarang terjadi dan hanya terlihat pada periode-periode tekanan ekstrem. Ini berarti bahwa ekspektasi pesimistis sudah sangat banyak ter-price-in dalam harga pasar saat ini,” ujar dia.
“Dengan demikian, potensi kenaikan (upside) secara valuasi cukup substansial apabila katalis-katalis yang kami sebutkan tadi mulai terkonfirmasi positif. Tentu, rentang target ini bisa bergerak tergantung pada bagaimana resolusi risiko-risiko utama tersebut berkembang,” ia menambahkan.
Ia melihat, dari perspektif risk dan reward, posisi saat ini terlihat jauh lebih menarik dibandingkan enam hingga 12 bulan lalu.
Advertisement
Tantangan Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, tantangan Indonesia saat ini yakni meyakinkan investor global kalau pertumbuhan di Indonesia memang layak sebagai tempat untuk investasi. Investor global melihat kombinasi pertumbuhan dari inovasi, transparansi, kredibilitas kebijakan dan eksekusinya.
Selain itu, Kiwoom Sekuritas Indonesia juga melihat sentimen kebijakan the Federal Reserve (the Fed) dan harga minyak masih mempengaruhi pada semester kedua 2026.
Meski demikian, Kiwoom Sekuritas Indonesia melihat IHSG berpotensi ke 7.250-7.700 pada akhir 2026. Namun, hal itu asal didukung kinerja IHSG pada Juli dapat positif jika melihat kinerja sebelumnya. Selain itu, S&P Global juga diharapkan memberikan komentar positif untuk Indonesia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008994/original/036183300_1577703439-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8812005/original/015017000_1782907759-PT_Trimegah_Bangun_Persada_Tbk__NCKL__atau_Harita_Nickel-1_Juli_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1563516/original/054046800_1491900182-RS-Jakarta-Eye-Center6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)