Ada Pungli Beasiswa KIP di Kampus Swasta Mataram

Polisi menyebut telah menemukan bukti-bukti adanya praktik pungutan liar terkait pengelolaan beasiswa KIP di kampus swasta Mataram.

Diterbitkan 02 Juli 2026, 09:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Mataram - Aksi pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) ternyata bukan hisapan jempol belaka. Di salah satu kampus swasta di Mataram NTB, polisi berhasil menemukan sejumlah bukti adanya praktik pungli. 

Direskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Fx. Endriadi, Kamis (2/7/2026) mengatakan, pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti pungli pada sektor bantuan dana pendidikan dari pemerintah ini di tahap penyelidikan.

"Bukti itu berupa surat, kuitansi, dokumen, ada bukti transfer juga," katanya.

Dari bukti-bukti tersebut, Endriadi menyampaikan bahwa proses telaah kini ditindaklanjuti tim Subdirektorat III Bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda NTB.

"Kami sedang melakukan penelitian terhadap laporannya. Dugaannya mengarah ke pungutan liar," ujarnya.

Dengan mendapatkan indikasi pidana pada pengelolaan beasiswa KIP kampus berinisial UBI yang bernaung di bawah yayasan berinisial MFH, Endriadi menyampaikan pihaknya kini butuh penguatan alat bukti.

Dalam memperoleh hal tersebut, Polda NTB mengagendakan serangkaian pengumpulan data dan bahan keterangan dengan memanggil sejumlah orang yang mengetahui dan terlibat dalam pengelolaan KIP ini.

"Yang baru diklarifikasi dari mahasiswa penerima," ucapnya.

Indikasi pungli ini masuk ke Polda NTB berdasarkan aduan kelompok masyarakat. Mereka menuding sejumlah orang dari pihak kampus telah mengambil keuntungan dari pengelolaan beasiswa KIP tersebut.

Mereka pun menyebut dalam aduan praktik pungli dengan mengeksploitasi para penerima beasiswa KIP dari kalangan mahasiswa ini berjalan secara sistematis dan berlangsung lebih dari dua tahun ajaran.