Simak Kumpulan Hoaks Seputar BBM, Pendaftaran Bantuan Palsu hingga Cara Hindari Kecurangan di SPBU

Hoaks terkait BBM banyak beredar di masyarakat, apa saja?

Diterbitkan 15 Agustus 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks seputar Bahan Bakar Minyak (BBM) banyak beredar di masyarakat. Tentu hoaks ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Video SPBU Dibakar Massa karena Protes Kebijakan BBM

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video SPBU yang dibakar oleh massa karena protes kebijakan pembatasan BBM. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Juli 2026.

Dalam unggahannya terdapat video sejumlah orang sedang berusaha memadamkan api di SPBU dan disertai narasi:

"SPBU dibakar Masaa.,!!!

karena kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak/ motor mati pajak tak boleh mengisi BBM ini peraturan yang sedang berlaku dinegara Konoha

Kira kira peraturan seperti membebani rakyat gak Gaes⁉️"

Lalu benarkah postingan video SPBU yang dibakar oleh massa karena protes kebijakan pembatasan BBM? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Program Bantuan BBM

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran program bantuan BBM, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 6 Juni 2026.

Klaim link pendaftaran program bantuan BBM berupa tulisan sebagai berikut.

"PROGRAM BANTUAN BBM GRATIS TAHUN 2026

Pemerintah menghadirkan program bantuan BBM untuk membantu masyarakat yang memenuhi syarat mendapatkan akses BBM bersubsidi secara lebih mudah dan tepat sasaran.

✅ Tersedia berbagai jenis BBM

✅ Mudah digunakan di SPBU Pertamina

✅ Membantu mobilitas dan aktivitas sehari-hari

✅ Proses pendaftaran mudah

📌 Daftarkan diri Anda sekarang juga untuk mendapatkan kartu penerima bantuan BBM Tahun 2026.

📍 Untuk pendaftaran & informasi lebih lanjut, klik link pendaftaran bawah ini!👇"

Dalam unggahan tersebut terdapat menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.

"https://registersekarang.statusinf0.com/?fbclid=IwY2xjawSXASRleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFyNldiaHJsNm44eVQ5bmk5c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuEtiId4VehJ67CjsDqwh3x1XCL5g16dkC5wj67GvtxdDlSUTul9z6AOwrAO_aem_hlJI30tZxVDuzQwyRNhSJQ".

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap, provinsi dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran program bantuan BBM? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Video Cara Hindari Kecurangan Saat Isi BBM di SPBU

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan video yang meminta masyarakat mengisi BBM di SPBU dengan beberapa cara untuk menghindari kecurangan. Postingan itu beredar sejak pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 12 Agustus 2026.

Dalam postingannya terdapat video cara menghindari kecurangan BBM seperti mengisi dengan nominal ganjil dan meminta kecepatan tertentu pada tuas selang bensin ke petugas SPBU.

Video itu disertai narasi:

"Fakta mengejutkan seputar isi bensin di SPBU yang jarang orang tahu! ⛽💡 Mau dompet tetap aman dan nggak boncos tiap kali mampir ke pom bensin? Tonton videonya sampai habis dan terapin trik sederhananya mulai hari ini!"

Lalu benarkah video yang meminta masyarakat mengisi BBM di SPBU dengan beberapa cara untuk menghindari kecurangan? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.