Deretan Hoaks Terkait Pajak, Simak Daftarnya

Hoaks terkait pajak kerap meresahkan masyarakat, simak beberapa di antaranya!

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait pajak kerap kali beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terkait pajak? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Zulhas Sebut Tugas Rakyat Hanya Bayar Pajak Bukan Campuri Urusan Pemerintah

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan kembali postingan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut tugas rakyat hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 26 September 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Zulkifli Hasan dengan narasi:

"Zulkifli hasan: tugas rakyat itu hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah"

Akun itu menambahkan narasi:

"Zulkifli hasan: tugas rakyat itu hanya membayar pajak, bukan ikut campur urusan pemerintahan."

Lalu benarkah postingan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut tugas rakyat hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Polri Bakal Razia Pajak Kendaraan ke Rumah Warga Mulai September 2026

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Polri bakal melakukan razia pajak kendaraan ke rumah warga mulai September 2026. Klaim itu beredar di Facebook sejak Minggu, 13 September 2026.

Dalam unggahan tersebut terdapat poster dengan narasi sebagai berikut:

"Pengumuman Penting & Resmi

Penertiban dan pemeriksaan kendaraan bermotor akhir September 2026 razia rumah ke rumah

- Kendaraan non pajak: Masa berlaku STNK/ Pajak mati

- Kendaraan sengketa kredit: Masih dalam sengketa pembiayaan bank/ finance

- Kendaraan STNK only: Tanpa kelengkapan BPKB resmi-

- Kendaraan over kredit ilegal: Dipindahtangankan tanpa sepengatahuan finance

Tim gabungan polisi & pihak finance akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan tegas

Dihimbau pada masyarakat

1. Lakukan pelunasan pajak anda segera

2. Lengkapi dokumen dan selesaikan tunggakan kredit sebelum pemeriksaan."

Akun itu menambahkan narasi:

"Kami dirumah cuma punya motor STNK only.... Sudah tentu kami tidak bisa bayar pajak😁😁. Apakah dikerinci bisa terapkan??? Tagih Pajak kendaraan rumah kerumah / dor to dor😁😁.

#pajak #polreskerinci #semuaorang #kerinci #reels @sorotan".

Lalu benarkah klaim Polri bakal razia pajak kendaraan ke rumah warga mulai September 2026? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Luhut Bakal Cabut Status WNI Bagi Rakyat yang Tak Bayar Pajak

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak. Klaim ini beredar di media sosial Facebook pada 28 Juli 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Luhut dengan narasi sebagai berikut:

"LUHUT SEBUT" RAKYAT HARUS BEKERJA KERAS UNTUK BAYAR PAJAK JIKA TAK MAU BAYAR PAJAK AKAN DICABUT STATUSNYA SEBAGAI WNI DAN SURUH PINDAH KE NEGARA LAIN".

Akun itu menambahkan narasi:

"Luhut tua bangka suruh kita bayar pajak, kalau tidak mau kewarga negaraan akan di cabut"

Lalu benarkah klaim Luhut Binsar Pandjaitan akan mencabut status WNI bagi rakyat yang tidak bayar pajak? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.